• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Thursday, May 14, 2015

Mahasiswa Marah “Anggota Dewan Tidak Ada”

Palas - DELINEWS : Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (DPC PMII Palas) melakukan aksi unjukrasa ke kantor Bupati Padang Lawas, aksi mahasiswa tersebut menuntutperusahaan raksasa yang beroperasi di Kabupaten Padang Lawas.

Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan PMII Palas awal mulanya berkumpul di lapangan merdeka Sibuhuan dengan membawa sound system dan perlengkapan aksi lainnya seperti bendera dan spanduk tuntutan kepada perusahaan yang beroperasi di Palas. Aksi longmarch dilakukan mahasiswa menuju kantor bupati Palas, sesampai disana mahasiswa tidak
menemui pejabat yang berwenang menangani tuntutan tersebut, akhirnya massa memutuskan untuk memblokir jalan simpang ke kantor bupati.

Selang beberapa jam massa menyampaikan orasi politiknya akhirnya Asisten II Pemerintahan Palas, Abdurrahim menjumpai para pengunjuk rasa tersebut. Koordinator aksi PMII Palas, Muda Habibi Hasibuan dalam orasinya mengatakan Pemerintahan Kab. Padang Lawas agar menyelesaikan sengketa lahan masyarakat dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Palas, dan kami minta agar bupati dan Ketua DPRD Palas memanggil Pimpinan Permata Hijau Group (PHG).

 Agar disesuaikan izin usaha perkebunan, HGU, Amdal PMKS PHS Menanti, PMKS VAL
Hutalombang dan Amdal perkebunan PHG karena kami menilai kehadirannya tidak sesuai ijin yang dipegang dan tidak berkontribusi terhadap PAD kabupaten, ujarnya.

Tambahnya lagi, diminta kepada Bupati Palas untuk tidak memberikan izin pendirian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang bertitik di desa Papaso kecamatan Hutaraja Tinggi kabupaten Padang Lawas. PC PMII Palas menolak pendirian Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) di desa Papaso
tersebut.

Asisten II Pemerintahan Kab. Padang Lawas, Abdurrahim menyatakan bahwa tuntutan mahasiswa tersebut akan disampaikan secepatnya kepada bupati Kab. Padang Lawas, H. Ali sutan Harahap dan mengenai tuntutan massa terhadap perusahaan, kita tunggu prosesnya dan arahan dari bupati, ujarnya sembari menyalam massa satu persatu.

Setelah massa selesai menyampaikan orasinya di depan Asisten II massa berbondong-bondong mendatangi kantor DPRD Palas. sesampai di kantor DPRD Palas, satupun anggota dewan yang terhormat tersebut tidak ada di kantor pada Kamis (30/4) lalu untuk menerima aksi massa itu akhirnya terjadi keributan sehingga menimbulkan aksi dorong mendorong bersama Satpol PP Palas.

Liputan            :  Pitra
Editing             :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd

Teori Wajib Diikuti Tindakan Nyata

TAUSIYAH – Posisi berdiri berseragam pramuka dan memakai kaca mata, Yusra, SPd Kepala SD Negeri 054945 Dogang Kecamatan Gebang Langkat, didampingi para tenaga pengajarnya sa’at menyampaikan tausiyah singkatnya di hadapan anak didik, yang dijadwalkan setiap Jum’at pagi jelang akhir pekan. (DELINEWS – Ass CHIEF EDITOR/EDITOR EXCUTIEF)

KEBERSIHAN - Yusra, SPd Kepala SD Negeri 054945 Dogang Kecamatan Gebang Langkat, didampingi para tenaga pengajarnya, ketika mengajak para siswa – siswinya membersihkan pekarangan sekolah, termasuk apotik hidup, kebun mini serta green house. (DELINEWS – Ass CHIEF EDITOR/EDITOR EXCUTIEF)

PEDULI LINGKUNGAN - Yusra, SPd Kepala SD Negeri 054945 Dogang Kecamatan Gebang Langkat, didampingi para tenaga pengajarnya.Sedang menggunakan seragam Linmas, tampak bersama siswa – siswinya melakukan gotong royong membersihkan rumah ibadah di luar pekarangan SD Negeri 064945 Dogang, sebagai misi satuan pendidikan “Peduli Terhadap Lingkungan.” (DELINEWS – Ass CHIEF EDITOR/EDITOR EXCUTIEF)

BINA KARAKTER – Berdiri di samping tenda kemah pramuka Yusra, SPd Kepala SD Negeri 054945 Dogang Kecamatan Gebang Langkat, didampingi para tenaga pengajarnya. Berbaur bersama anak didik memberikan bimbingan tentang perkemahan kepramukaan. (DELINEWS – Ass CHIEF EDITOR/EDITOR EXCUTIEF)
Langkat – DELINEWS : Yusra, SPd Kepala SD Negeri 054945 Dogang Kecamatan Gebang Langkat, tetap konsisten membudayakan kegiatan kebersihan lingkungan. Mengingat urgensi kebersihan, merupakan sebahagian dari iman, demikian tausiyah rutin Yusra, SPd di hadapan ratusan siswa – siswinya. Termasuk para tenaga pengajar di satuan pendidikan tersebut, yang berhasil direkam Delinewsonline di pertengahan pekan lalu.

Menurut Yusra, SPd, betapa pentingnya membina anak didik agar menjaga kebersihan lingkungan secara berkesinambungan (sepanjang waktu). Karena lingkungan yang bersih, tertata apik dan rapi, tidak sekedar indah ketika dipandang mata. Namun lingkungan yang bersih, merupakan cermin kepribadian dan kehidupan yang sehat.

Menjawab pertanyaan Delinewsonline, Yusra, SPd mengakui tausiyah yang disampaikan setiap jum’at pagi secara rutin tersebut, belum optimal membentuk karakter anak didik. Bilamana ia sebagai Pimpinan Unit Kerja dan dewan tenaga pengajar, enggan mempraktikkannya kepada siswa – siswi di lapangan terbuka. Artinya tausiyah yang disampaikannya tersebut hanyalah bersifat teori, namun secara hakiki membutuhkan tindakan nyata. Seperti kata pepatah, “Perkataan harus disesuaikan dengan perbuatan”, tuturnya pasti.

Menyikapi hal tersebut, Yusra, SPd beserta segenap tenaga pengajar di satuan pendidikan dimaksud. Setiap akhir pekan atau Sabtu sebelum memasuki jam pembelajaran, wajib mengadakan gotong royong. Tidak saja membersihkan lingkungan sekolah, akan tetapi melakukan perawatan apotik hidup, kebun mini termasuk grenn house milik SD Negeri 054945 Dogang.

Ternyata Yusra, SPd, tidak hanya mahir menyampaikan tausiyah di hadapan generasi yang berusia bilangan jari, atau karena sejumlah tenaga pengajar disana sebagai bawahan baginya. Kini Yusra, SPd menterapkan tausiyah tentang kebersihan, mengerahkan sejumlah anak didiknya agar peduli lingkungan di luar pekarangan sekolah. Di antaranya melakukan gotong royong, ke salah satu rumah ibadah milik warga Desa Dogang tidak jauh dari letak SD Negeri 054945 tempatnya mengabdi.

Belum puas membina karakter dan mental anak didik lewat tausiyah rutin tersebut di atas. Meski tugas pokok Yusra, SPd sebagai pimpinan dan guru, sudah usai menurut jadwal yang ditentukan secara baku. Yusra tak pernah puas, ia bekerja keras tanpa kenal waktu istirahat.

Tegas Yusra, SPd kegiatan yang diurusinya itu sangat terkait terhadap pembinaan mental anak didik sejak usia dini melalui kegiatan ekstra kurikuler kepramukaan, salah satu contoh misalnya, tentang perkemahan. Dalam kegiatan berkemah, siswa dituntut mampu mengurus dirinya sendiri, tanpa bantuan orang lain. Melalui kegiatan tersebut, sikap kemandirian dan kreativitas siswa terbangun. Ketika berkemah, siswa menjalankan seluruh aktivtasnya seorang diri, tanpa bantuan orang tua seperti saat berada di rumah.

Liputan              :  Ass Chief Editor/Editor Excutif
Editing               :  Ass Chief Editor/Editor Excutif
Lay Outewr      :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd




Karawang Tuan Rumah Lomba Kompe SMK se - Jawa Barat

Karawang - DELINEWS : Bahwa dalam memenangkan persaingan merebut pasar kerja di era globalisasi bagi tamatan SMK di Jawa Barat bukan hanya perlu menguasai kemampuan teknis bagaimana mengerjakan sesuatu sesuai dengan bidang keahliannya, Namun sebaliknya, sangat perlu dibekali kemampuan generik agar bisa berkomunikasi secara efektif, berfikir kritis, merancang strategi pemecahan masalah, bekerja dalam kelompok disamping bekerja mandiri, toleran terhadap perbedaan, serta mampu memanfaatkan teknologi dan informasi yang ada untuk memfasilitasi penyelesaian tugas-tugasnya.

Untuk  itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat setiap tahun melaksanakan kegiatan Lomba Kompetensi Siswa SMK yang dilaksanakan secara bergilir di Kabupaten/Kota. Pada tahun 2015 diselenggarakan di Kabupaten Karawang untuk kelompok Teknologi serta Kabupaten Subang untuk kelompok Pertanian, Bisnis, Manajemen dan Pariwisata.

Di Kabupaten Karawang untuk kelompok Teknologi telah dimulai,
bertempat di Aula Husni Hamid Komlek Pemda Kabupaten Karawang  dibuka langsung oleh Plt.Bupati Karawang dr.Cellica Nurachadiana, Senin (27/4). Turut hadir, DR.H.Asep Hulman, Kadisdik Provinsi Jawa Barat, Drs H Dadan Sugardan Mpd., Kadisdikpora Kabupaten Karawang, para juri perlombaan serta undangan lainnya. Dalam sambutannya Kadisdik  Provinsi Jawa Barat menyampaikan, “guna mempromosikan perkembangan kualitas performa kerja siswa SMK dan
meningkatkan citra SMK di Jawa Barat, dan memicu peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran di SMK sesuai dengan tuntutan dunia kerja serta mencari siswa yang unggul dan berprestasi untuk menjadi wakil Provinsi Jawa Barat ke tingkat Nasional”, imbuhnya.

Sementara itu Plt.Bupati Karawang pada kesempatan itu mengatakan,“tentunya kita semua sependapat bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk pemupukan dan peningkatan kualitas para pelajar secara menyeluruh, disamping sebagai evaluasi dan alat ukur untuk mengetahui tingkat keberhasilan pengembangan dan optimalisasi potensi yang dilaksanakan di sekolah. dengan kegiatan ini kita dapat melihat sejauh mana para pelajar dapat menerapkan ilmu yang mereka peroleh, sekaligus sebagai indikator tingkat daya nalar, serta merupakan indikator untuk mengukur keberhasilan para pembina atau pendidik dalam menyampaikan materi yang sesungguhnya”, ungkapnya.

Lanjutnya, “dengan demikian, saya memandang kegiatan ini merupakan salah satu upaya strategis dan dapat menjadi langkah nyata dalamrangka pembinaan potensi serta peningkatan peningkatan kualitas para pelajar, kualitas sekolah, khususnya para guru, dalam pelaksanaan
kegiatan belajar-mengajar,” tandasnya.

Menurut data yang dihimpun dari panitia pelaksana, LKS ini akan berlangsung dari tanggal 27sampai 30 April 2015. Mata Lomba yang akandilombakan pada kelompok Teknologi ini sebanyak 18 mata lomba, terdiridari Automobile Technology, Industrial Control, Chemistry, Welding,

Production  Machine, Electrical Instalation, Bricklaying, Joinery, Wall and Floor Tilling, Grapich Design Technology, IT/Softwar Application, CADD Networking Support, Web Design, Animation, dan Electronic Application. Peserta adalah siswa-siswi SMK terpilih darimasing masing Kabupaten/Kota mengirimkan 1 (satu) orang atau 1 (satu) tim wakilnya pada setiap mata lomba yang diikutinya. jumlah seluruh peserta yang mengikuti lomba ini sebanyak 332 orang, pembimbing 318 orang. Adapun juri berasal dari Akademisi, profesional dan praktisi yang berpengalaman sesuai dengan bidang keahliannya yang berjumlah 57
orang.

Liputan            :  Rasime OP Hrj
Editing             :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd




Hardiknas ke 70 Dipusatkan di Helezalulu

Nias Selatan - DELINEWS : Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional ke 70 yang dipusatkan di Kec. Lahusa Nias Selatan, dengan tema “Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi
Berkarakter Pancasila”, Sabtu (02/05).

Dalam pidatonya Menteri Pendidikan yang di bacakan oleh Bupati Idealisman Dachi mengatakan,
pendidikan telah membukakan pintu wawasan, menyalakan cahaya pengetahuan, dan menguatkan “pilar ketahanan moral”. Persinggungan dengan pendidikanlah yang telah memungkinkan para perintis kemerdekaan memiliki gagasan besar yang melampaui zamannya. Gagasan dan perjuangan yang membuat Indonesia dijadikan sebagai rujukan oleh bangsa-bangsa di Asia dan Afrika.

Dunia terpesona pada Indonesia, bukan saja karena keindahan alamnya, keramahan penduduknya, atau keagungan budayanya, tetapi juga karena deretan orang-orang terdidiknya berani mengusung ide-ide terobosan dengan ditopang pilar moral dan intelektual. Ikhtiar
besar untuk pendidikan ini hanya akan bisa terwujud bila semua terus bekerja keras dan makin membuka lebar-lebar partisipasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam pendidikan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anies Baswedan berpesan, mulai hari ini semua harus mengubah perspektif, bahwa pendidikan bukan hanya urusan kedinasan di pemerintahan, melainkan juga urusan semua lapisan masyarakat, dan ikhtiar memajukan pendidikan
adalah juga tanggungjawab semua. Gerakan pencerdasan dan penumbuhan generasi berkarakter Pancasila adalah sebuah upaya mengembalikan kesadaran tentang pentingnya karakter Pancasila dalam pendidikan kita. Sudah digariskan bahwa pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan. Untuk itu dihari Pendidikan Nasional tahun ini, diharapkan dapat mengembalikan semangat dan konsep Ki Hajar Dewantara bahwa sekolah harus menjadi tempat belajar yang menyenangkan supaya pendidikan  itu mampu menumbuhkembangkan potensi peserta didik agar menjadi insan berkarakter Pancasila. Hadir dalam upacara peringatan tersebut antara lain Idealisman Dachi, Faduhusi Daely, Foarota Laoli, Siado Zai, Restujaya Duha, Fabowosa Laia, Murniati Dachi, Sio Gaho, Yohana Duha, Sidi Adil Harita.

Liputan           :  Eddie
Editing            :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd





Pemkab Madina Apresiasi Program BPJS

Madina - DELINEWS : Kepala BPJS Cabang Padangsidimpuan dr Sari Quratulaini memberikan apresiasi kepada Pemkab Madina dalam Program Jamkesda di Panyabungan minggu lalu. “Program Jamkesda Madina akan dilaksanakan secara bersama yang merupakan upaya dan wujud kepedulian Pemkab Madina dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan  Masyarakat.”

Demikian dikatakannya, pada penyerahan Kartu BPJS PBI APBD Madina di lapangan kantor bupati yang lama di Panyabungan. “Jaminan Kesehatan adalah hak Asasi setiap manusia, tidak hanya masyarakat miskin namun semua lapisan masyarakat baik masyarakat mampu
serta yang berpenghasilan menengah sekalipun,” katanya.

Pihak BPJS juga sudah mengadakan pertemuan dengan forum kemitraan termasuk Manajemen Rumah Sakit Umum Panyabungan pada 8 April lalu dalam rangka membicarakan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dengan beberapa Program.

“Hal itu sesuai dengan Visi amanat Pemerintah paling lambat 1 Januari 2019 seluruh penduduk Indonesia telah memiliki jaminan kesehatan yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Saat ini, khusus Madina peserta BPJS telah mencapai 216.130 jiwa,” kata dr Sari. Sari menambahkan sebelumnya sudah diadakan pertemuan formal antara BPJS Kesehatan, Puskesmas, Dokter Keluarga/Klinik serta Apotik dan dalam waktu dekat sesuai hasil evaluasi akan mengadakan pertemuan gabungan kembali bersama Puskesmas, Rumah Sakit, Apotik serta distributor obat di Madina.

“Harapannya komunikasi dan kerja sama yang baik dapat ditingkatkan demi pelayanan kesehatan yang lebih baik, bermutu, dengan output meningkatnya status kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, jelasnya. “Dengan program JKN semakin besar peserta BPJS Kesehatan di suatu
daerah maka iuran yang terkumpul juga besar sehingga perputaran biaya pelayanan kesehatan dapat langsung dirasakan oleh fasilitas kesehatan baik Puskesmas, Rumah Sakit serta Dokter Keluarga. dr Sari Quratulaini menyerahkan sertifikat kepada Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nst didampingi istri Ny Ika Desika Dahlan Hasan sebagai wujud atas keikutsertaan Pemkab Madina dalam program jaminan kesehatan BPJS Kesehatan.

Liputan           :  M Harmen Harahap
Editing            :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd




Di Karawang Lahan PT KAI Jalan Pasundan Jadi Bancakan

Karawang - DELINEWS : Perseteruan  antara Pemkab Karawang dengan masyarakat penggarap di lahan PT KAI di sepanjang jalan Pasundan semakin meruncing, pasalnya para penggarap lahan tersebut tetap akan mempertahankan haknya sebagai penggarap di lahan tersebut

Akibatnya Dana Anggaran Perbelanjaan Daerah (APBD) 2014 sebesar Rp. 450 juta yang dialokasikan sebagai pembuatan taman di sepanjang jalan Pasundan Karawang akhirnya akan sia-sia dan menjadi kerugian pada keuangan Daerah.

Berdasarkan keterangan dari Budi Tanius SH penggarap lahan PT KAI yang dinyatakan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) oleh Pemda Karawang mengatakan bahwa sebelum adanya pembuatan taman di jalur hijau tersebut sekitar bulan September 2014 yang lalu, Ia sudah memilki
perjanjan dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Dijelaskan pula olehnya, jauh sebelumnya sejak bulan April 2014 ia sudah mengajukan permohonan sewa lahan ke pihak PT KAI kemudian dalam menindak lanjuti permohonan itu telah diadakan survey oleh PT KAI ke lokasi dan permohonan sewa itu pun disetujui sehingga terbit pula Surat Perjanjian tentang Persewaan lahan milik PT KAI yang terletak di KM 63+300/900 (kanan Rel) antara KW-KLI lintas Jak-PDL seluas 72 m2 antara PT. Kereta Api Indonesia (Persero)  dengan Budi Tanius SH  pada tanggal 15 Juli 2014 dengan nomor : 0083/41311/DJ/KW/TN/VII/2014.

Dikatakannya, perjanjian ini ditanda tangani oleh Heru Isnadi sebagai Executive Vice Presiden DAOP 1 Jakarta dan membayar lunas semua kewajibannya kepada pihak PT KAI jadi menurutnya ia sah secara hukum untuk membangun di atas lahan tersebut, katanya

Budi juga menjelaskan bahwa pihak PT KAI telah menperingatkan secara lisan ke Dinas Cipta Karya kalau pembuatan taman jangan diteruskan sebab lahan tersebut sudah ada kontrak dengan masyarakat namun hal ini tidak pernah diindahkan," Stop, ini sudah ada kontrak jangan
diteruskan," Budi menirukan salah seorang petugas dari PT KAI dan kita juga sudah punya kesepakatan dengan Sekda kalau yang ada kontrak jangan dibangun, jelas Budi.

Dijelaskan pula oleh Ridwan Salam Kabid Pertamanan melalui pesan singkat (SMS) yang ia kirimkan," terkait masalah itu dalam UU Tata Ruang Wilayah Kota bahwa sempadan rel KA itu selebar 21 meter harus RTH. Pihak PT KAI 3 kali saya undang pembahsan tidak pernah hadir. Saya coba terapkan ketentuan, saya tidak pernah menerima pihak rekanan.sekarang pun masih dibahas terkait ketentuan tersebut.

Saya malah minta pembahasan khusus dengan dewan untuk kunjungan ke DAOP I PT KAI. Saya hanya mencoba menata Karawang dengan ketentuan yang ada dan berpedoman ketentuan UU serta masterplan.jika memang dipandang masih kurangan bukan sepenuhnya kewajiban saya. Ada pihak rekanan dan pengawas yang melaksanakan fungsinya masing-masing.

Di tempat terpisah Ridwan Salam Kabid  Kebersihan Dinas Cipta Karya Karawang ketika dikonfirmasi menjelaskan tidak usah meminta ijin lagi dengan pihak PT KAI karena jalur tersebut adalah jalur yang sudah dinyatakan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH),"ini sudah ada Undang -undang dan masterplan, jelasnya.

Liputan            :  Rasime OP Hrj
Editing             :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd





Humas dan Infokom Latih SDM Jurnalis Bidang Informatika

Aek Kanopan - DELINEWS : Pemkab Labuhanbatu Utara melalui Kabag Humas Infokom Setdakab Labura, M.Ikhsan S.STP, M.Ap melaksanakan acara kegiatan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang komunikasi dan informatika Tahun 2015, Rabu 06 Mei 2015 di Grand Hotel Aekkanopan. Sebelum kegiatan ini dilaksanakan terlebih dahulu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kabag Humas dan Infokom Setdakab Labura, M Ikhsan SSTP, MAp dalam kata pembukaannya menuturkan tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini supaya menghasilkan jurnalis yang profesional, serta meningkatkan kualitas pers/wartawan yang bertugas di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Acara bertemakan "Melahirkan Jurnalis Yang Profesional". Pasca reformasi profesi wartawan/pers sangat mendapat perhatian dari pemerintah dibuktikannya dengan lahirnya Undang-undang Pers Nomor 40Tahun 1999.

Jurnalis memiliki peran yang sangat penting untuk menyampaikan informasi bagi publik, dan juga jurnalis berhasil membuat perubahan yang baik diberbagai bidang, dalam hitungan detik saja  kita bisa memperoleh informasi dari belahan dunia dengan membuka TV, internet dan membaca koran, semua itu adalah hasil kerja jurnalis/wartawan, tentu untuk memperoleh itu harus didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dengan latar belakang pendidikan yang memadai, supaya bisa jadi wartawan/ jurnalis yang profesional.

Selanjutnya Kabag Humas dan Infokom Labura memberikan cendramata kepada nara sumber Sugiatmo Sag MA editor Harian Analisa Medan. Nara Sumber Sugiatmo SAg MA menjelaskan wartawan/pers merupakan sebuah profesi, dan wartawan yang Profesional adalah wartawan yang dapat mengimplementasi Kode Etik Jurnalistik. Beliau menceritakan pengalamannya sewaktu mengikuti jurnalis di negeri jiran Singapore dan pengalaman jurnalisnya di daerah Medan sekitarnya.

Coba kita bayangkan apabila dalam jangka waktu satu hari saja kita tidak buka siaran TV, tidak baca surat kabar atau majalah dan juga tidak membuka internet kita pasti ketinggalan informasi, dengan adanya wartawan kita mengetahui informasi di berbagai belahan dunia. Beliau memberi pengertian dan penjelasan tentang Kode Etik Jurnalistik dan Undang-undang Pres No:40 Tahun 1999, dan wartawan bekerja  harus profesional untuk menjalankan tugas jurnalistiknya, imbuhnya.

Acara kegiatan tersebut dihadiri puluhan wartawan dari  berbagai media, media cetak maupun media elektronik/online. Dalam rangka kegiatan pelatihan  ini Humas Infokom Labura mengundang siswa/i yang gemar menulis berita atau cerpen dll, dan siswa/i yang berbakat menjadi seorang jurnalis sekolah. Banyak sekolah yang mengirimkan siswa/i nya untuk mengikuti pelatihan ini.

Adapun sekolah yang mengikuti Pelatihan SDM jurnalis ini yaitu dari Sekolah SMA Negeri I Kualuh Hulu, SMA Negeri I Kualuh Selatan, SMA Swasta Hasamuddin Kualuh hulu, SMA Swasta Muhammadiyah Kualuh hulu, PP Negeri I Kualuh Selatan dan SMK Swasta Pelita Kualuh Hulu. Kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan acara makan siang bersama.

Liputan           :  Parasian Lubis
Editing            :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd







Dinas Pendidikan Nias Jaring Guru dan Pengawas Berprestasi

Nias - DELINEWS : Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Tahun Anggaran 2015 melaksanakan Pemilihan Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah berprestasi Tahun 2015 di Aula SMA N 1 Gido, Kecamatan Gido Kabupaten Nias (22/4). Dasar pelaksanaan kegiatan tersebut adalah Program Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Tahun Anggaran 2015 dan Surat Keputusan Bupati Nias Nomor 861.5/172/K/2015 tentang Pembentukan Panitia Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah Berprestasi tahun 2015.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH, MH, Asisten Adpemdan Kesra Maimun Zebua, BA (Plh. Sekretaris Daerah KabupatenNias), Kepala Dinas Pendidikan, Sekretaris Bappeda dan PM Kabupaten Nias, Kasatpol PP Kabupaten Nias.

Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu dalam sambutannya mengungkapkanbahwa Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengamanatkan bahwa kedudukan guru sebagai tenaga professional bertujuan untuk melaksanakan sistim pendidikan nasional dan mewujudkan
tujuan pendidikan nasional untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia.

Kemudian peserta didik yang sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara demokratis serta bertanggungjawab. Hal ini dapat terwujud apabila guru dalam melaksanakan tugas profesinya mampu bersinergi menciptkan suasana pendidikan yang bermakna dengan
pendekatan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan.

Mengakhiri arahannya, Wakil Bupati Nias mengharapkan agar peserta mampu berkompetisi secara sehat, dengan menunjukkan kebolehan dan kemampuan untuk meraih predikat yang terbaik, dan kepada tim penguji untuk bekerja dengan jujur dan objektif dalam memberikan penilaian dengan berpedoman kepada ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya dalam laporan Ketua Panitia, peserta terdiri dari Guru SD 10 orang, Guru SMP 7 orang, Guru SMA/SMK 7 orang, Kepala Sekolah SD 10 orang, Kepala Sekolah SMP 6 orang, Kepala Sekolah SMA/SMK 6 orang, pengawas TK/SD 5 orang dan Pengawas Rumpun Mata Pelajaran 3 orang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang telah dicapai oleh guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, memilih dan menetapkan guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi tingkat Kabupaten Nias Tahun 2015.

Mempersiapkan guru, kepala sekolah, pengawas sekolah untuk mengikuti lomba pemilihan pendidik dan tenaga pendidik di tingkat provinsi, dan mendorong serta memotivasi guru, kepala sekolah, pengawas sekolah untuk tetap mengembangkan diri dan meningkatkan profesionalisme serta menjadi teladan dalam melaksanakan tugas.

Liputan            :  A’an
Editing            :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer        :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd








Juliadi, SPd, MM ke Golkar Agung Laksono

Binjai - DELINEWS : Juliadi SPd.MM resmi mengembalikan formulir pendaftaran calon Walikota Binjai periode 2015-2020 di kantor DPD Partai Golkar kota Binjai kubu Agung Laksono jalan.Gatot Subroto kelurahan Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat rabu (13/5)

Sosok muda, cerdas dan religius ini diterima Ketua Panitia Penjaringan Ir Jendangena Sembiring, Ketua DPD Partai Golkar Polmen Sihotang dan Bendahara Taufik, SE . Juliadi yang didampingi beberapa tokoh masyarakat dan anggota DPRD kabupaten Langkat, tim sukses ,serta simpatisan tiba dikantor DPD Partai Golkar kota Binjai kubu Agung Laksono sekira pukul 14.30.wib.

Kepada Delinewsonline, Juliadi SPd.MM menuturkan visinya adalah ingin membangun kota Binjai dan mewujudkan Binjai sebagai kota bermarwah, bersih, makmur, religius, wibawa, asri , dan hijau

Menurut Juliadi kota Bermarwah dapat diwujudkan bila mana perekonomian rakyat kota Binjai dapat di tingkatkan dengan mengembangkan sektor koperasi UKM dan Inovasi,karena itu saya mengharap dukungan Partai Golkar kota Binjai untuk dapat mengusung saya menjadi calon Walikota Binjai periode 2015-2020 ,” Saya yakin dan percaya warga kota Binjai mendukung dan akan memenangkan Pilkada apabila di dukung Partai Golkar ,” katanya

Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar kota Binjai Polmen Sihotang memberikan apresiasi kepada Juliadi SPd.MM yang sudah mendaftarkan diri ke partai Golkar sebagai calon Walikota Binjai periode 2015-2020

Dikatakannya Partai berlambang pohon beringin ini membuka pintu seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin mendaftar ke Partai Golkar ,tentunya panitia penjaringan akan menseleksi para calon Walikota untuk melihat visi dan misinya yang sesuai dengan visi dan misi partai dan kehendak masyarakat kota Binjailah yang akan kita rekomendasikan ke DPD Tk I provinsi Sumatera Utara dan Pusat ,” kata Polmen Sihotang

Liputan           :  M Arifin Pohan, Drs
Editing            :  Khairul Fata, Amd
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd





Meningkatkan Martabat Konsumen Diperlukan Kesadaran

Batu Bara – DELINEWS :  Untuk meningkatkan harkat dan martabat konsumen perlu di tingkatkan kesadaran, pengetahuan, kepedulian, kemampuan dan kemandirian konsumen untuk melindungi dirinya serta menumbuh kembangkan perilaku usaha yang bertanggung jawab. Demikian dikatakan Bupati Batu Bara H OK Arya Zulkarnain SH MM pada peringatan Hari
Konsumen Nasional (Harkonas) XIV tahun 2015 di Kantor BPSK Batu Bara, Jalan Jenderal Sudirman Indrapura, Senin (20/4).

Lebih lanjut dikatakannya peresmian proyek pelabuhan internasional Kuala Tanjung serta mega proyek lainnya merupakan bagian dari pertumbuhan kawasan indrustri yang berimplikasi pada geliat perekonomian masyarakat Batu Bara sehingga akan terbangun komunitas pelaku usaha dan konsumen dalam pola komunikasi bisnis yang tentunya berimplikasi terhadap hak dan kewajiban antara konsumen dan pelaku usaha.

Oleh karena itu perhatian terhadap konsumen akan terus ditingkatkan dengan peningkatkan pengetahuan konsumen mengenai hak dan kewajiban, dukungan kepastian hukum sampai pada hal-hal yang membuat mereka lebih cerdas, cermat, serta mandiri dan waspada.

Sebelumnya inisiator Pembentukan BPSK Batu Bara, Khairil Anwar SH Msi mengatakan, bahwa dengan keberadaan BPSK di Batu Bara menjadikan Kabupaten ini di kenal di Sumatera Utara. Hal itu disebabkan beberapa bulan terakhir BPSK Batu Bara kerap menerima pengaduan sengketa
konsumen dari luar Batubara seperti dari Kabupaten Simalungun, Labuhanbatu hingga Padang Sidimpuan.

Liputan          :  Ali
Editing            :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Barus, SPd

Anggota DPRD Palas Divonis 1 Tahun Penjara

Medan – DELINEWS :  Majelis Hakim Tipikor Pengadilan Negeri Medan, menghukum anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas (Palas), Aminuddin Harahap selama satu tahun penjara, dalam persidangan yang berlangsung di ruang Cakra VII Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Kamis (07/05).

Majelis Hakim yang diketuai oleh Parlindungan Sinaga menyatakan anggota DPRD Palas itu bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dalam penggunaan dana Bantuan Bencana Daerah (BBD) tahun 2011 yang merugikan keuangan negara senilai Rp1,2 miliar.

Aminuddin dinyatakan bersalah karena menyalahgunakan kewenangan atau melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Dalam putusan tersebut,

Majelis Hakim juga menghukum agar terdakwa membayar denda sebesar Rp. 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Begitu pula, Ketua Majelis Hakim Tipikor Parlindungan Sinaga dengan uang pengganti sebesar Rp. 201 juta yang telah diserahkan kepada penyidik Kejari Penyabungan segera diserahkan ke kas Negara.

Sebelumnya, Penuntut Umum Tipikor dari Kejati Sumatra Utara, Polim Siregar menuntut terdakwa selama 1,5 tahun penjara. Menanggapi vonis ini, terdakwa yang didampingi Taufik selaku penasehat hukum menyatakan menerima putusan itu namun JPU masih menyatakan pikir-pikir. Dijumpai di luar persidangan, terdakwa Aminuddin mengaku menerima putusan ini karena sama dengan putusan 6 terdakwa lainnya.

Kasus ini bermula, pada Tahun Anggaran (TA) 2011, Pemkab Palas menerima dana BBD sebesar Rp. 6 miliar lebih. Dana yang bersumber dari Bantuan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) itu diperuntukkan bagi rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di daerah itu tahun 2010.

Pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi itu dibagi dalam sebelas paket pekerjaan, salah satunya pemasangan bronjong yang dikerjakan CV Gading Mas dengan kuasa direkturnya terdakwa Aminuddin Harahap. Namun, menurut jaksa, pekerjaan sebelas paket tersebut tidak sesuai
spesifikasi yang ditetapkan. Antara lain adalah bahan-bahan yang digunakan seperti batu dan kawat dalam pemasangan bronjong sungai.

Penyimpangan itu sesuai hasil pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut. Meski pekerjaan tidak sesuai kontrak, Aminuddin menandatangani pembayaran untuk pekerjaan 40 persen dan 100 persen. Perbuatan terdakwa tersebut sesuai pemeriksaan BPKP telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp.1,2 miliar.

Liputan          :  H Mahmud Nasution
Editing            :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd





Mantan Bupati Tobasa dan Plt “Saling Tuding”

Medan – DELINEWS :  Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Toba Samosir, Liberty Pasaribu mengaku, tidak tahu menahu soal proyek PLTA Asahan III yang berada di Desa Meranti Utara Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Tobasa. Penegasan ini disampaikannya Liberty saat bersaksi untuk Bupati Tobasa nonaktif Pandapotan Kasmin Simanjuntak, dalam sidang korupsi pembangunan PLTA Asahan III di Pengadilan Tipikor Medan.

Dia juga mengatakan tidak mengetahui pembentukan Panitia Pengadaan Tanah (P2T) dan SK Menhut No 44 Tahun 2005 tentang Penunjukkan Kawasan Hutan di Sumatera Utara. “Saya tidak tahu soal proyek ini, karena tidak ada keterlibatan saya di proyek ini,” kata Liberty, dihadapan
majelis hakim yang diketuai Parlindungan Sinaga.

Liberty mengakui memang menghadiri rapat negosiasi harga ganti rugi tanah antara PLN dan pemilik tanah di ruang rapat mini kantor bupati Tobasa pada 15 November 2010 lalu. Rapat tersebut, menurut dia, dibuka Bupati Tobasa Kasmin Simanjuntak.

“Saat itu saya duduk di samping bupati. Beliau membuka rapat dan meminta laporan pekerjaan. Tapi saya tidak mengerti apa keputusan rapat itu,” katanya. Luhut Simanjuntak, Kuasa Hukum Kasmin, kemudian bertanya kenapa Liberty tidak tahu padahal menghadiri rapat tersebut. “Anda sebagai Wakil Bupati pada rapat itu, masa’ anda tidak tahu apa inti rapatnya,” tanya pengacara Kasmin.
Liberty tetap ngotot mengatakan tidak mengetahuinya karena dia tidak serius mendengarkannya. “Saya tidak tertarik mendengarkannya karena saya tidak terlibat. Jadi, untuk apa saya tahu (rapat itu-red) dengan serius,” ketusnya.

Didesak penasihat hukum terdakwa kenapa dirinya melihat contekan saat menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tentang Marole Siagian, Liberty mengaku tidak ingin salah. “Saya hanya tidak mau salah,” tegasnya.

Dalam keterangannya, Liberty juga mengaku tidak pernah melihat Perda Rencana Tata Ruang Tobasa, namun mengetahui Perda Induk Rencana Tata Ruang Tobasa yang berlaku mulai 2001-2010. Saksi lainnya, Hardi Silaen, Kepala Bidang Pengawasan Hutan Dinas Kehutanan Pemprov Sumut menyatakan, pasca dibatalkan SK Menhut No 44 Tahun 2005 dan terbitnya SK Menhut No 579 Tahun 2014 tentang Perubahan Kawasan Hutan di Sumut, lokasi base camp PLTA Asahan III tetap masuk kawasan Hutan Lindung. “Jadi, dengan SK Menhut No 579 tahun 2014 yang
baru ini, status hutan tersebut masih sebagai Hutan Lindung,” kata Hardi.

Menyusul terbitnya SK Menhut 579 itu, lanjutnya, Kementerian Kehutanan telah melakukan tapal batas di sebagian wilayah yang masuk dalam kawasan hutan. Namun, lokasi base camp PLTA Asahan III di Desa Meranti Utara Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Tobasa, belum dilakukan. “Kenapa belum? Ini masalah anggaran,” katanya. Dia juga mengatakan, PLN telah memperoleh izin pinjam pakai kawasan hutan dari Menteri Kehutanan pada 2014 untuk pembangunan fasilitas PLTA Asahan IIItersebut.

Saksi lainnya, mantan Manajer Proyek PLTA Asahan III, Robert Purba, mengatakan, PLN tidak perlu membayar ganti rugi tanah kepada masyarakat bila pembangunan PLTA Asahan III berada di kawasan Hutan Lindung dengan mekanisme izin pinjam pakai.

Sidang tersebut juga mendengarkan keterangan mantan anggota DPRD Tobasa Mangapul Siahaan dan Gustav, serta pegawai BNI Balige dan Bank Mandiri Balige. Dalam keterangannya, Mangapul mengaku pernah berhutang kepada Kasmin sebesar Rp200 juta untuk bisnis jual beli mobil dari Jakarta.

“Ternyata saya tidak paham bisnis mobil, jadi uang itu saya kembalikan beberapa hari setelah saya pinjam,” ujar Mangapul. Sedangkan Gustav mengaku sering meminjam uang dari Kasmin. Yang terbaru dia meminjam Rp. 436 juta dan Rp. 500 juta. “Karena utang saya bertambah, saya beri jaminan sertifikat rumah yang dipegang notaris,” katanya.

Sementara kepada pegawai BNI Balige dan pegawai Bank Mandiri, JPU dan Majelis Hakim mengkonfirmasi transaksi-transaksi melalui rekening Kasmin di kedua bank tersebut, serta pencairan cek dengan jumlah bervariasi. Dari transaksi di BNI Balige diketahui, Kasmin menerima
transfer uang sebesar Rp. 2 miliar pada November 2010 dan Rp.1,8 miliar pada 28 Desember 2010 dari pegawai PLN.

Usai mendengarkan keterangan para saksi, Majelis Hakim pun bertanya kepada Kasmin apakah keberatan dengan kesaksian para saksi. Terkait keterangan saksi Mangapul dan Gustav, Kasmin mengkritik keduanya. Dia menuding keduanya terlalu takut dan ingin menyembunyikan sesuatu.
Padahal, mereka sudah kenal sejak lama, apalagi Mangapul dulunya juga sebagai Ketua Tim Sukses Kaliber (Kasmin-Liberty). “Jangan terlalu takutlah. Kalau pun saya masuk penjara, saya tidak takut,” ucapKasmin.

Kasmin Simanjuntak pun kemudian menyerang Liberty. Kasmin menyatakan ketidaksenangan terhadap Liberty, soal rencana mantan anak buahnya tersebut yang akan menyita seluruh fasilitas dari Pemkab Tobasa yang dinikmatinya selama ini sebagai Bupati Tobasa. Bahkan, dia akan
dilaporkan ke polisi bila tidak segera mengembalikan fasilitas tersebut. “Kemarin saya dapat surat dari Plt Bupati (Liberty), bahwa seluruh fasilitas Pemkab akan ditarik dari saya. Jika saya tidak segera mengembalikannya, maka saya akan dilaporkan ke Polisi. Karena saya sudah nonaktif menjabat Bupati,” ucap Kasmin.

Majelis Hakim pun terkejut dengan pernyataan Kasmin ini. Sebab, pernyataannya itu tidak ada sangkut pautnya dengan perkara yang disidangkan. “Pernyataan saudara ini diluar keterangan saksi Liberty. Tidak ada sangkut pautnya dengan perkara ini, itu masalah konflik internal kalian.

Yang ditanya majelis, sekarang ini ada tidak anda keberatan soal kesaksian Liberty,” kata hakim Parlindungan. Kasmin kemudian membantah keterangan Liberty yang menyatakan dirinyatidak tahu soal proyek PLTA Asahan III itu. Pasalnya, kata Kasmin, Liberty pernah mengikuti rapat dengan PLN di rumah dinas bupati.

Selain itu, Liberty pernah menerima surat tugas menggantikan dirinya menjalankan roda pemerintahan Pemkab Tobasa selama dua bulan. Karena selama dua bulan itu, Kasmin mengikuti pertemuan bupati/walikota se-Indonesia. Dan disaat itu juga, pembahasan soal rencana pembangunan PLTA Asahan III sedang hangatnya. “Tapi, terserahlah bila beliau (Liberty) mengaku tidak tahu menahu soal proyek Asahan III itu,” kata Kasmin. Namun Liberty tetap pada keterangannya yang menyatakan tidak tahu menahu soal proyek itu. “Ya, saya memang tidak tahu,” tegas Liberty.

Kedua pucuk pimpinan Pemkab Tobasa ini pun menjadi saling serang. Keduanya tampak emosi di ruang sidang karena masing-masing tetap pada pendapatnya. Bahkan dalam ruang sidang itu, keduanya pun sama-sama membawa massa. Hal itu terlihat setelah sidang ditutup Majelis Hakim. Baik Liberty maupun Kasmin sama-sama dijaga puluhan algojo. Bahkan wartawan yang ingin wawancara usai sidang pun tidak diperbolehkan masing-masing pengawal.

Liputan            :  H Mahmud Nasution
Editing             :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd

SMP Negeri 5 Siabu, Dicanangkan Bupati Berbasis Keagamaan

Madina – DELINEWS : Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution menghadiri perpisahan siswa - siswi kelas IX SMP  Negeri 5 Siabu di Hutaraja Kab Madina belum lama ini, sekaligus pencanangan sekolah dimaksud sebagai salah satu sekolah menengah pertama berbasis
keagamaan di Kabupaten Madina.

Sejalan dengan apa yang telah disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Siabu dalam kegiatan extrakurikulernya, peserta didik mempunyai jadwal kegiatan yang sudah diprogramkan dengan baik terutama di bidang keagamaan.

Bupati Madina sangat berterimakasih atas apa yang disampaikan Kepala Sekolah, karena sebagai pemeluk agama Islam sudah seharusnya dididik dan ditanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. Tidak ada tawar menawar dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik, kembalilah  pada Al Qur’an dan hadist begitu juga bagi umat Kristiani kembalilah kepada Alkitab agar generasi kita dibina karakternya dengan berbasis agama, tegas Bupati Madina.

Dahlan kembali menegaskan, sebelum kehadirannya beliau mendapat laporan bahwa SMP-N 5 Siabu di Hutaraja termasuk sekolah yang paling parah karena banyak melakukan kegiatan yang melanggar hukum umum dan agama, seperti dijadikannya wilayah ini tempat perjudian dan di Desa Hutaraja wilayah SMP 5 sangatlah banyak kegiatan penyalahgunaan Narkoba.

Bupati berharap kepada seluruh orangtua siswa dan masyarakat Desa Hutaraja agar ada kerja sama diantara kita semua demi menjaga dan memerangi bahaya Narkoba di bumi Mandailing yang sama-sama kita cintaiini,tegas Dahlan.

Sejalan yang disampaikan oleh Kakan Kemenag Madina Drs Mukhsin Batubara bahwa Madina diberikan Allah limpahan rahmat yang tidak dimiliki derah lain, salah satu nikmat Allah yang kita terima adalah bahwa kita memiliki masyarakat yang pintar seperti  H. Adam Malik Batubara,

Sutan Syahril, Jenderal Abdul Haris Nasution, semuanya turut memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia, bahkan Mandailing Natal adalah tanahnya ulama dan santri sebagai serambi mekahnya Sumatera Utara

Namun semuanya mulai dirusak dengan maraknya Narkoba dan perjudian. Hanya kerjasama yang baik dan peran serta orangtua dalam mendidik anak-anak di luar sekolahlah yang diharapkan dapat mencegah kerusakan tersebut, demikian Mukhsin Batubara.

Bupati Madina menegaskan agar pihak Disdik segera membangun musholla sekolah dan merehab lima ruang kelas yang kondisi pisiknya memprihatinkan. Agar kenyamanan dalam proses belajar mengajar tercipta.

Bupati juga tidak bosan-bosannya menghimbau agar “Program Maghrib Mengaji” dapat diterapkan di Mandailing Natal khususnya masyarakat Desa Hutaraja Kec Siabu sehingga mesjid dapat diaktifkan serta diramaikan sebagai tempat membaca Al Qur’an menjelang shalat Isya.

Liputan          :  Harmain Harahap
Editing            :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd








Guru Jangan Diberi Rekomendasi Mutasi !

Bagansiapiapi – DELINEWS : Dihimbau kepada Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah jangan mudah memberi rekomendasi untuk guru-guru pindah dari fungsional ke struktural, itu akan bisa menghancurkan tatanan pendidikan, hal itu diungkapkan Plt Sekda Rokan Hilir kepada wartawan
Rabu (29/4) di Bagansiapiapi.

 ”Jumlah guru secara kuantitas di Keb. Rohil ini memang banyak namun  yang memenuhi standar jenjang pendidikan masih terbatas, kita tahu sendiri guru masih banyak tamatan SMA sementara yang pindah ini semuanya sarjana,” tegas Surya Arfan.

Beliau mengakui, di dalam seleksi guru-guru yang pindah dari fungsional ke struktural memang betul-betul memilih yang mana dibutuhkan. “Kalau dibuka kran nanti bisa hancur. Saya sudah memohon kepada bapak Bupati agar kita batasi yang mana guru-guru fungsional untuk masuk ke struktural,”katanya. Surya Arfan berharap guru-guru yang ada tetap bertahan menjadi guru dan bertambah dengan guru-guru yang lainnya.

Liputan          :  Andi
Editing            :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd

TMMD Digelar Pemkab Palas Terbantu Rp 2 Milyar

Palas – DELINEWS : Pemerintah Kab. Padang Lawas menggelar rapat bersama di aula kantor bupati (04/05), rapat yang digelar tersebut membahas tentang finalisasi pelaksanaan pembangunan jalan Pagur Satio Desa Hapung yang melibatkan sejumlah personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan tema "Dengan Semangat Kemanunggalan TNI, POLRI, Kementerian,/LPNK, Pemerintah Daerah dan seluruh komponen bangsa lainnya, kita laksanakan percepatan pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan".

Dalam rapat tersebut turut hadir Dandim 0212/TS Inf. Uyat Harahap S.I.P, Bupati Padang Lawas, Asisten Pemerintahan, Kepala SKPD dan para Stakeholder Kab. Padang Lawas. TNI Manunggal Masuk Desa atau yang disingkat TMMD merupakan bukti pengabdian TNI kepada rakyat dan negara, sehingga skala prioritas pembangunan yang di idam-idamkan masyarakat Kab. Padang Lawas dalam hal ini pembangunan jalan bersama TNI sudah terealisasi dan sekarang sedang dalam proses pengerjaan dari Desa Hapung Torop ke Harang Julu.

Dandim 0212/TS Inf. Uyat Harahap S.I.P saat diwawancarai wartawan di kantor bupati Padang Lawas mengatakan; pembukaan jalan yang menghubungkan desa Harang Julu menuju desa Hapung Torop ukurannya sepanjang lebih kurang 2, 460 km, kita akan mengerjakan jembatan
sementara dengan bahan batang kelapa.

Perbaikan drainase dengan pemasangan gorong-gorong pipa beton bertulang, merehab sarana ibadah berupa masjid sebanyak 1 unit yang berada di Desa Hapung Torop Kec. Sosa Kab. Padang Lawas dan sasaran tambahan kegiatan kami adalah pembuatan MCK di Desa Harang Julu, Desa Hapung Torop, Desa Hapung, Desa Batu Gajah. Dan pembuatan lapangan volly di Desa Harang Julu.

Dengan kegiatan TMMD ke 94 di Kab. Padang Lawas kami berharap agar masyarakat kita puas dengan kinerja sebagai wujud pengabdian TNI, sehingga akses hubungan darat antara desa Harang Julu dengan desa Hapung Torop dapat dilalui dengan mudah.

Bupati Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap usai rapat TMMD di kantor bupati mengatakan; “kegiatan TMMD di Indonesia diadakan hanya 4 provinsi tahun ini, kalau di Provinsi Sumatera Utara cuma dua yaitu di Kab. Langkat dan Kab. Padang Lawas. Alhamdulillah Pangdam I/Bukit
Barisan Bapak Mayjend. TNI Edy Rahmayadi memilih daerah kita.”

Lebih lanjut dikatakan, bahwa kegiatan TMMD yang ke 94 kali ini, Pemerintah Kab. Padang Lawas sangat terbantu karena kalau di tenderkan pembukaan jalan ini diperkirakan bisa menelan biaya sebesar Rp 3 (tiga) sampai 4 (empat) milyar akan tetapi dengan pengabdian TNI dalam membangun bangsa, Pemerintah Kab. Padang Lawas hanya menganggarkan sebesar 2 Milyar saja dan ini bukan hanya pembangunan jalan saja,

Pembangunan masjid, gorong-gorong dan MCK di desa-desa juga dibangun. Kalau kita kalkulasikan pemerintah merasa terbantu dengan acara ini. Beliau menambahkan, Pemerintah Kabaupaten Padang Lawas berharap kepada masyarakat khususnya di desa Hapung dan sekitarnya agar mendukung penuh program dari pemerintah ini, dan mengenai pembukaan jalan lintas antara Palas dengan Mandailing lewat jalan Hapung, Pemkab Palas telah menyurati Pemerintah Pusat agar jalan lintas tersebut dapat kita akseske Mandailing.

Seberapa besar harapan Pemkab Mandailing Natal untuk merealisasikan pembukaan jalan lintas daerah tersebut, maka harapan kita adalah sepuluh kali lipat agar jalan dimaksud dapat segera terealisasi.dan alhamdulillah Bapak Pangdam I/BB Mayjend Edy Rahmayadi bersedia memfasilitasi sampai ke Pemerintah Pusat agar jalan lintas daerahtersebut dapat kita buka, ujarnya.

Liputan           :  Pitra Romadoni, SH.
Editing            :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd






Regional

    MEDAN :


    BINJAI :


    ACEH :


    LANGKAT :

Delik

    NASIONAL :


    INTERNATIONAL :

Tajuk

    RELIGI :


    PENDIDIKAN :


    EKONOMI :


    HUKUM :

From Twitter

Archive

Powered by Blogger.
Klik dan Isi Surveynya..!!

×

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video