Aceh Singkil-DELINEWS: Meski kondisi air tidak separah banjir-banjir
sebelumnya, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Aceh Singkil tetap menetapkan status siaga banjir.
Begitupun
BPBD akan terus mengawasi kondisi air hingga beberapa hari kedepan, dan
masyarakat yang berada dilokasi banjir diminta agar tetap waspada karena
kondisi cuaca yang masih belum stabil dan masih tingginya curah hujan
dikawasan itu.
Demikian keterangan yang disampaikan Edi Hartono
Bidang Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Aceh Singkil kepada DELINEWS
ketika sedang mengawasi lintasan lokasi banjir dari arah Rimo menuju
Singkil, Jumat (26/12).
Kata Edi, masyarakat yang hendak
melintasi jalur tersebut harus ekstra hati-hati, karena arus air yang
mengalir bermuara kelaut cukup deras. “ Pengendara maupun pejalan kaki
tetap harus ekstra hati-hati karena arusnya sangat deras beda dari
sebelumnya”. Imbuhnya
Dari amatan DELINEWS para pengendara yang
ragu-ragu melintas bisa memanfaatkan jasa becak angkutan
penyebrangansorong dan jika banjir sudah besar perahu nelayan juga
dikerahkan jadi angkutan penyebrangan.
Biasanya ongkos
penyebrangan plus dengan kendaraan roda dua yang dinaikkan kebecak
tersebut mencapai Rp.25 ribu sampai Rp.50 ribu tergantung kondisi besar
kecilnya banjir yang melanda. Demikian (Arief)
![]() |
| Dua beca angkutan penyebrangan banjir sedang beroperasi membawa penumpang dan kendaraan roda dua dari arah Singkil, yang akan menuju kearah Rimo Gunung Meriah. (DELINEWS/ARIEF HELMY) |

