Singkil-DELINEWS: Seiring cerahnya cuaca dan mengecilnya debit air
dari luapan sungai. Akhirnya banjir yang melanda ribuan perumahan warga,
ruas jalan, areal persawahan dan pertambakan milik penduduk, di 16 desa
Kecamatan
Singkil Kabupaten Aceh Singkil. Telah berangsur surut ketika memasuki
hari ke enam persisnya Minggu (28/12), Terkecuali sejumlah perumahan
warga di pesisir pantai, yang masih digenangi air ketika luapan air laut
sedang pasang di malam hari.
Namun BPBD setempat, tetap waspada terhadap
berbagai kemungkinan terhadap warga Aceh Singkil. Artinya, hingga berita
ini dikirimkan ke meja redaksi Delinews, pihak BPBD tetap
mengkondisikan dapur umum di dua lokasi seperti di Desa Ujung Bawang dan
Jembatan Desa
Suka Makmur. Yang dipediksi ketinggian luapan banjir di sana, mencapai
40 hingga 100 Cm, tegas BPBD kepada wartawan Delinews.
Ironisnya, banjir yang melanda beberapa kawasan
Aceh menjelang akhir tahun ini, layaknya tidak mendapat bantuan
pemerintahan setempat.
Menurut informasi yang digulirkan, pihak BPBD Kabupaten Aceh
Singkil. "Safriadi sebagai bupati di sana, menetapkan Aceh Singkil belum
dikategorikan kawasan bencana banjir terparah". Demikian antara lain
penegasan Bupati Aceh
Singkil, seusai mengunjungi medan bencana di
16 desa Kecamatan Singkil, yang dikutip BPBD, .
Sementara banjir yang melanda sejumlah ruas jalan
provinsi, termasuk Desa
Ujung Bawang sebagai penghubung Kota Singkil - Rimo. Kini meninggalkan
puing bencana, berupa pasir, sertu dan sejumlah lobang yang menganga.
Akibat terjadinya gesekan ketika luapan banjir melanda sejumlah ruas
jalan, berikut sarana maupun prasarana kepentingan khalayak
ramai.(KHAIRUMAN/y)
