SEI LEPAN - DELINEWS : Sejarah berdirinya Sekolah
Menengah Atas ( SMA ) Swasta Yayasan Pendidikan Masyarakat ( YASPENMAS )
di Jalan Sidodadi Jasa Makmur Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Sei
Lepan Kabupaten Langkat. Bermula dari gagasan Muhadi, Spd seorang guru
yang kreatif dan cinta akan pendidikan serta sangat peduli akan nasib
generasi penerus bangsa agar tidak putus sekolah.
Menurut Muhadi selaku kepala sekolah di Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Swasta Yayasan Pendidikan Masyarakat ( YASPENMAS ) mengatakan. Awalnya dirinya sangat prihatin akan nasib masyarakat yang ada di daerah tersebut. Bila anak – anak yang ingin melanjutkan kesekolah tingkat lanjutan Sekolah Menengah Atas ( SMA ), harus jauh menempuh berkilo – kilo meter perjalannya keluar dari kampung tersebut. Akhirnya karena jarak tempuh untuk menuju kesekolah terlalu jauh, banyak anak – anak yang akan melanjutkan sekolah ketingkat SMA jadi terkendala. Karena paktor trasportasi, dan kondisi jalan yang tidak stabil. Apabila musim penghujan jalannya berlumpur, sehingga sulit dilalui kendaraan untuk menuju keluar kampung. Sehinga anak – anak yang akan bersekolah keluar desa selalu terlambat untuk ke sekolah.
Berkat ide cemerlang dari Muhadi dan keluarganya, akhirnya mereka berencana untuk mendirikan sekolah di daerah tersebut. Dari dana sedikit demi sedikit, mereka melakukan pencicilan untuk dapat membeli lahan yang akan di bangun gedung sekolah itu. Setelah bangunan Sekolah SMA Swasta milik Yayasan Pendidikan Masyarakat yang di singkat dengan “ Yaspen Mas “ berhasil didirikan. Pada tahun 1998 sekolah tersebut mendapatkan izin operasional dari dinas pendidikan awal berdiri sekolah yaspenmas mendapatkan siswa 11 orang. Saat itu jumlah guru yang mengajar di sekolah tersebut berjumlah 8 orang guru termasuk saya tutur muhadi.
Sekarang jumlah murid yang ada di sekolah yaspenmas ada sebanyak 200 orang siswa yang terdiri dari kelas X, kelas XII dan kelas XIII. Sekolah yaspenmas hingga tahun ini telah meluluskan 14 angkatan. Bantuan yang pernah di dapatkan sekolah yaspenmas dari dinas pendidikan berupa alat – alat peraktek ipa pada tahun 2014. Dan satu unit bangunan kelas dari dana APBN direktorat pembinaan SMA tahun 2014. Muhadi sangat bersyukur, dengan bantuan yang telah diberikan di sekolahnya.
Petrus Kaungan selaku Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM – Kupas Tumpas ) Kabupaten Langkat mengatakan, sungguh mulia hati muhadi, dirinya telah mengabdikan dirinya untuk kemajuan pendidikan di pelosok desa. Sudah sewajarnya kalau sekolah muhadi mendapatkan perhatian yang khusus, karena pendidikan sangat perlu dikembangkan hingga kepelosok desa tuturnya. (GUNARSO)
![]() |
| Terlihat Muhadi, Spd poto di depan bangunan sekolah bantuan dari APBN tahun 2014 (DELINEWS/GUNARSO) |

