LANGKAT-DELINEWS : Tempo relatif singkat DPRD Langkat secara
bersinergi, akan
melakukan evaluasi disegala bentuk perijinan yang dimiliki perusahaan
diberbagai sektor. Hal tersebut dilakukan, karena tidak tertutup
kemungkinan banyaknya pelaku bisnis yang memiliki perusahaan khususnya
sektor Perkebunan, diprediksi kuat menyalahi aturan. Demikian
Agustinus Riza Kaban SE, anggota komisi A DPRD Langkat (Fraksi
Hanura) sa'at menjawab pertanyaan Delinews di
Sttabat Minggu (11/1)..
Menurut Agustinus Riza Kaban SE, rencana kegiatan tersebut di atas bukan
mencari - cari
kelemahan atau kesalahan. Namun sebatas menjalankan Tugas
Pokok dan Fungsi (Tupoksi). "Yang jelas langkah awal rencana kerja
tersebut, kami akan mengevaluasi segala bentuk perijinan
perusahaan/pengelola sektor Kehutanan dan Perkebunan". Secara tegas,
kami tidak hanya
duduk dan mendengar dibelakang meja. Artinya kami harus koveratif dan
siap turun langsung kelapangan ucap Agustinus Riza Kaban, SE, penuh
semangat juang "demi rakyat".
Lanjut Agustinus Riza Kaban SE, penertiban yang akan dilakukan anggota
Komisi A DPRD Langkat terhadap pemilik perijinan. "Pengelola perusahaan
sebagaimana kami maksudkan, diharuskan mematuhi peraturan
serta menta'ati bunyi perundang - undangan yang berlaku saat ini,
termasuk tentang Peraturan Daerah (Perda)". Kemudian evaluasi yang
dilakukan secara inspeksi mendadak tersebut, memprioritaskan peninjauan
Hak Guna Usaha (HGU), Alih
Pungsi Lahan (APL) maupun proyek galian C, tuturnya pasti.
Kata Agustinus Riza Kaban SE, komisi A DPRD Langkat secara universal
berupaya meminimalisir kerugian negara dan bertujuan mendongkrak
lajunya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketika dipertanyakan hal serupa
sebagaimana dilakukan berbagai komisi di DPRD tersebut, Agustinus Riza
Kaban SE menyebutnya 'demi kemakmuran dan menunjang masukan kas daerah.
Dan Agustinus Riza Kaban SE sangat berkeyakinan, rekan kerja di komisi
lainya akan berbuat hal yang sama. Seperti pajak misalnya, dengan
lancarnya pembayaran, sudah barang pasti finansialnya dapat
mengentaskan pembangunan serta berbagai insprasturktur, ujarnya
mengakhiri wawancara. (PRAWITO/y)
