Binjai-DELINEWS : Dinas Pendapatan dan Pasar kota Binjai yang melakukan penertiban dengan sistem melakukan eksekusi pemindahan pedagang ikan basah dari kaki lima (K-5) ke pasar mega losd pasar tavip Binjai minggu (4/1) masih menuai protes, pasalnya para pedagang menilai kebijakan ini akan menambah beban kesulitan, karena berjualan di pasar mega losd jika dibandingkan dengan berjualan di kaki lima yang selama ini dirasakan jumlah penghasilannya tidak sebanding
Beberapa pedagang ikan K-5 mengungkapkan, aktivitas jual beli di pasar mega losd kondisinya tidak seramai di k-5,selain aktivitas jual beli yang rendah fasilitasnya juga kurang memadai. Menurut pedagang infrastruktur sarana jalan dipasar mega losd juga kurang mendukung contohnya sarana fasilitas jalan yang sering dilintasi para pembeli kondisinya agak rendah dan saluran airnya belum dibangun, jika turun hujan dengan cepat membanjiri jalan tersebut, akibatnya para pembeli (Konsumen) enggan singgah dan belanja dampaknya jualan kami tidak laku dan nyaris setiap hari sepi pengunjung ,” keluh pedang pasar mega losd
Mereka meminta agar Walikota Binjai M.Idaham SH MSI sebelum melakukan eksekusi pemindahan ,sebaiknya turun langsung meminjau lokasi pasar mega losd ,apakah layak pasar mega losd itu dijadikan pasar ikan ,kalau belum layak maka fasilitasnmya dulu dibenahi ,” Untuk apa pasar tradisional ini dibangun kalau tidak berfungsi, sementara jualan kami tidak laku kami perlu makan dan membiayai anak-anak kami yang sekolah,” ujar pedagang
Sementara itu kordinator penertiban pedagang K-5 Dinas Pendapatan dan Pasar kota Binjai Mikyal Nasution mengatakan,pihaknya hanya menjalankan Perda kota Binjai tentang Pasar Tavip Binjai ,kami hanya menertibkan dan membantu pedagang K-5
Tujuannya sendiri agar pedagang K-5 mendapat tempat berjualan yang layak dan tidak digusur lagi selain itu Menurut Mikyal pihaknya memberi solusi kepada pedagang dengan menyediakan tempat berjualan di pasar mega losd tujuannya untuk mengangkat harkat dan martabat pedagang k-5 agar tetap aman dan tentram berjualan ( Drs M.ARIFIN POHAN)
![]() |
| Pedagang ikan pasar Tavip Binjai yang enggan di eksekusi ke Pasar Mega Losd (DELINEWS/Drs M.ARIFIN POHAN) |

