Singkil – DELINEWS :
SMA Negeri 1 Singkil Utara setiap tahunnya menalami kebanjiran, terutama di musim
penghujan di akhir November hingga Desember. Faktor penyebabnya, akibat pekarangan
SMA Negeri 1 di kota tersebut, selain berada di dataran rendah dan tidak lancarnya
aliran air melalui drinase menuju anak sungai. Demikian Sugiarto, SPd Kepala SMA
Negeri 1, kepada wartawan di ruangan kerjanya Senin (26/1).
Kata Sugiarto, SPd, halaman
gedung SMA Negeri 1 yang dipimpinya itu tampak terendam air, ketika hujan mengguyurnya
selama dua hari berturut – turut. Sehingga segala aktivitas yang terkait dengan
proses belajar mengajar, jadi terhambat karenanya tutur Sugiarto, SPd
memperjelas.
Menurut Sugiarto, SPd yang terparah, genangan air di musim
penghujan November hingga Desember. Kedalaman air mengenangi kantor SMA Negeri
1 dan Ruang Kelas Belajar (RKB), ketinggiannya mencapai kurang lebih 70 sentimeter. Termasuk halaman dan pekarangan sekolah maupun tempat diadakannya
upacara bendera serta lapangan olah raga.
Menjawab pertanyaan wartawan, persoalan banjir yang melanda
SMA Negeri 1 akibat hujan sudah berulang kali dilaporkan ke Dinas Pendidikan
Singkil. Artinya SMA Negeri 1 di sana, membutuhkan penimbunan, serta dilantai
dengan pavingblok. Ironisnya, laporan tersebut tidak pernah mendapat respon
pihak berwewenang institusi pendidikan. “Meskipun hampir dua tahun sudah, saya
memegang tampuk jabatan di satuan pendidikan dimaksud”, ujarnya agak kecewa.
Sugiarto, SPd berharap semoga tempo relatif singkat, ada
perubahan dan kemajuan yang signifikan. Terutama di sektor penataan pembangunan
SMA Negeri 1 Singkil Utara, agar segera di realisasikan. Khususnya terkait
penimbunan halaman sekolah, serta pemasangan pavingblok demi lancarnya proses
belajar mengajar. (KHAIRUMAN/y)
