Depok – DELINEWS : Nasib malang menimpa puluhan calon tenaga kerja indonesia (TKI) asal
Langkat, Sumatera Utara. Mereka terdampar di Polsek Sukmajaya, Depok karena
tidak memiliki tempat tinggal. Puluhan calon TKI ini mengaku
kebingungan mencari tempat tinggal setelah diusir oleh petugas PT. Indikom
perusahaan penyalur tenaga kerja yang berjanji memberangkatkan mereka bekerja
di Busan, Korea Selatan. Putra Kelana (30) bersama rekan-rekannya sempat tinggal
di mess penampungan di Kompleks Pasar Segar Depok selama 2 bulan.
Mereka juga sudah membayar uang
administrasi ke pihak penyalur sebesar Rp. 1 Juta. Selain diusir, mereka juga
mendapat perlakuan kasar selama menunggu diberangkatkan. “Kami bingung mau
kemana lagi untuk tinggal. Mau pulang ke Langkat nggak ada uang. Kami disini
memang belum melapor, hanya minta izin tinggal sementara saja. Kami sudah 2 hari tinggal disini (Polsek
Sukmajaya)” kata Putra di Polsek Sukmajaya, Rabu 11 Februari kemarin.
Putra menuturkan masalah yang
dihadapi para calon TKI itu beragam. Diantaranya ada yang sempat diberangkatkan
ke Busan tapi sempat di pulangkan lagi. “Saya di Depok sejak Juli 2014.
September diberangkatkan ke Busan untuk kerja jadi anak buah kapal. Kontraknya
2 tahun, tapi baru 2 bulan kerja sudah disuruh pulang.” Ujar Putra.
Selama jadi ABK di sebuah kapal ikan,
Putra juga kerap dipukuli para ABK asal China. Dikatakan Putra, pemulangan
dirinya terkait masalah Visa. Setelah dipukuli ABK itu saya dipulangkan dan
dijanjikan uang sebesar 500 dolar
amerika sama pemilik Kapal. Tapi sampai sekarang belum diterima,” tuturnya.Johanes (29) TKI yang juga terdampar
di Polsek Sukmajaya, lebih prihatin. Dia mengaku belum pernah diberangkatkan
kerja. Padahal, sudah membayar uang administrasi yang diminta PT. Indikom.
“Saya sudah bayar 1 Juta dan sudah 6 bulan tinggal di Penampungan.” Ujar
Johanes.
Kaspolsek Sukmajaya, Agus Widodo mengatakan, para calon TKI itu baru sebatas meminta izin untuk tinggal sementara di Polsek. “Mereka belum melapor. Kami hanya mempersilahkan tinggal di Mushalla Polsek karena mereka mengaku gak ada tempat tinggal.” Kata Agus. (Sumber/MI – Int)
Kaspolsek Sukmajaya, Agus Widodo mengatakan, para calon TKI itu baru sebatas meminta izin untuk tinggal sementara di Polsek. “Mereka belum melapor. Kami hanya mempersilahkan tinggal di Mushalla Polsek karena mereka mengaku gak ada tempat tinggal.” Kata Agus. (Sumber/MI – Int)

