Namun bangunan air bersih tersebut terlihat sudah rata dengan tanah,”dihancurkan oleh pihak pengusaha tambak dari Medan”. Ketika buruh tambak yang merusak bangunan pemerintah itu ditanya, katanya disuruh kepala desa (Kades) Tanjung Ibus H.Surdik.Hal ini disampaikan tokoh masyarakat Tanjung Ibus Parmin pada DELINEWS saat tim Pemkab Langkat turun kelapangan melakukan pengukuran tapal batas sengketa tanah masyarakat dengan sang pengusaha tambak dari Medan itu,Rabu (11/3) di Pematang Buluh.
Pengerusakan fasilitas sarana air bersih untuk masyarakat yang dibangun pemerintah ini sudah kami laporkan ke polsek Secanggang,tapi dari pihak polsek secanggang member petunjuk agar masyarakat melaporkan secara tertulis kepada dinas kelautan dan perikanan kabupaten langkat,jadi nanti yang melaporkan dinas kelautan dan perikanan,itu petunjuk dari polisi bang,papar Parmin.
Memang kami masyarakat belum melaporkan kejadian itu kepada dinas kelautan dan perikanan,ketika ditanya kapan itu dirusak,sekitar bulan Oktober 2014 lalu.Dan peralatan bangunan itu sekarang ada di kantor Desa Tanjung Ibus.Kami masyarakat sangat menyesalkan atas perbuatan mereka yang telah merugikan masyarakat banyak.Padahal kami sangat membutuhkan air bersih itu,karena disini airnya payau/asin daerah pinggiran laut.
Bukan disitu saja bang,kata Parmin,tapi pihak pengusaha itu membuat portal memalang jalan,jadi kami masyarakat yang memiliki lahan disitu protes kepada pengusaha tersebut.Padahal itu jalan umum yang dibangun oleh pemerintah dari dinas kelautan dan perikanan.Ironisnya pengerusakan fasilitas pemerintah yang diperuntukkan masyarakat kades tanjung ibus tenang-tenang saja,tidak ada tindakan apapun,cetusnya.
Kami masyarakat desa Tanjung Ibus meminta kepada pihak kepolisian maupun dinas terkait pemkab langkat segera mengusut pengerusakan fasilitas bangunan air bersih di dusun 10 pematang buluh desa tanjung ibus.
Kades Tanjung Ibus H.Surdik ketika dikonfirmasi di kantor camat secanggang terkait pengerusakan tersebut,Surdik membatah,tidak ada saya menyuruh untuk merusak bangunan air bersih,siapa namanya yang ngomong,jawab Surdik berkelit.Camat Secanggang Satiman.S,sos saat ditanya DELINEWS,saya tidak tau jawab camat singkat sambil berlalu meninggalkan wartawan usai pengukuran tapal batas sengketa tanah masyarakat dengan pengusaha tambak dari Medan,Rabu (11/3) di pematang buluh.
Liputan : Prawito
Editor : Khairul Fata
