• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Wednesday, March 11, 2015

KNPI Langkat Tolak Penambangan Pasir Laut di Kwala Besar Secanggang

Langkat - DELINEWS :   Komite Nasional Pemuda Indonesia  (KNPI)  Kabupaten Langkat  menegaskan selain menolak kegiatan penambangan pasir laut di perairan  laut Desa Kwala Besar Kecamatan Secanggang  Kabupaten Langkat.    Karena terkesan   ada yang membekingi  kegiatan  penambangan pasir laut menggunakan kapal  motor tersebut.

Selain menolak kegiatan penambangan ,   mereka  juga  minta  agar Kapolres Langkat menindak secara tegas  bila ada oknum-oknum aparat yang membekingi  kegiatan penambangan pasir laut di perairan Desa Kwala Besar  tersebut .  kata Ketua DPD KNPI Kabupaten Langkat, Heriwidianto kepada wartawan di Langkat, kemarin.

Terkait adanya penambangan  pasir laut yang selama ini disoalkan  oleh warga Desa Kwala Besar dan Jaring Halus,  pihaknya sangat menyesalkan adanya kegiatan penambangan pasir laut di  pantai  Kecamatan Secanggang .  KNPI sangat tidak setuju dengan  kegiatan penambangan pasir laut dimaksud.

Pasalnya, tegas dia, penambangan pasir laut bukan hanya akan mengakibatkan kerusakan lingkungan atau ekosistem di lokasi  penambangan, tetapi terganggunya wilayah tangkapan ikan bagi nelayan  tradisional serta kemungkinan berdampak kepada tenggelamnya desa-desa  yang tidak jauh dari lokasi penambangan pasir laut tersebut.

 “Prinsifnya, selain KNPI  minta Kapolres Langkat menindak bila ada  oknum-oknum aparat yang membekengi kegiatan penambangan pasir laut  itu, juga menolak kegiatan penambangan pasir laut yang diperkirakann  akan banyak menimbulkan kerugian bagi warga Langkat,” tegas  Heriwidianto.

KNPI Langkat, Lembaga Pengkajian dan Pelayanan Masyarakat  (LPPM) Pusat juga angkat bicara terkait penambangan pasir laut di Desa  Kwala Besar yang mendapat perlawanan bahkan diusir oleh ratusan warga  Desa Kwala Besar tersebut.

“Sebelum dilakukan penambangan, harus terlebih dahulu dilakukan kajian  mengenai dampak lingkungannya. Banyak dampak yang timbul jika tanpa  kajian mendalam. Kajian atau analisa untuk dampak lingkungan itu juga  butuh waktu panjang,” kata Direktur LPPM Pusat, Misno Adi.

      Kementerian Lingkungan Hidup bersama Departemen Pertambangan Sumber  Daya Mineral harus dilibatkan  karena penambangan tersebut akan  berdampak pada kerusakan ekosistem laut, dan ekonomi warga termasuk  bahaya racun seperti limbah mercuri pada air laut akibat ekploitasi  pasir laut.

“Jangan hanya bisnis semata tanpa memikirkan kelangsungan hiduporang   banyak dan biota laut serta hamtaman ombak dari laut ke pemukiman  warga karena dirusaknya beting atau endapan pasir yang menyembul yang  selama menjadi benteng alam desa pemukiman warga.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa Kwala Besar dan  Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat pada Sabtu pecan lalu mengusir kapal motor Tanjung Pinang yang sedang melakukan  kekgiatan penambangan pasir laut tidak jauh dari desa mereka.

Menggunakan sampal, kapal motor, dan perahu warga bahu-membahu  menghalau kapal motor tersebut. Pengusiran itu merupakan kali ketiga  dilakukan warga yang mengaku siap mati melakukoan perlawanan bila kegiatan penambangan pasir laut  tetap dilakukan.  Warga keberatan dengan kegiatan tersebut karena menilai penambangan bukan hanya akan mengakibatkan kerusakan biota laut dan terganggunya  mencari ikan, tetapi yang lebih menakutkan bila desa mereka sampai  tenggelam akibat dampak dari penambangan pasir tersebut.

Sementara itu Kepela Dinas Pertambangan dan Energi Pemkab Langkat,  Iskandarsyah mengatakan kegiatan kapal motor di perairan laut kawasan  Desa Kwala Besar tersebut bukan melakukan penambangan pasir laut sebagaimana disebutkan warga. Kapal motor tersebut hanya melakukan  pengerukan beting atau endapan pasir di dekat Desa Kwala Besar atas  permintaan warga.

“Itupun dilakukan atas permintaan warga ke Pemkab Langkat. Warga yang  menyampaikannya permohonan melalui suratnya pada medio Pebruari lalu  mengatakan, beting tersebut menggangu kelancaran kapal-kapal motor,  boat maupun sampan nelayan yang hendak melaut maupun sebaliknya,” kata  dia.

Menurut Iskandar, memang ada rencana untuk melakukan penambangan pasir  laut di jarak dua mil dari Desa Kwala Besar. Namun rencana penambangan  yang akan dilakukan oleh PT Samudara  Madia Jaya (SMJ) itu, saat ini  masih dalam tahapan eksplorasi atau penelitian. Keberadaan kapal  tersebut kemudian dimohonkan oleh Pemkab untuk melakukian pengerukan  beting sebagai dimintakan warga.

 Liputan : Bono Yudha    
Editor : Khairul Fata

Online Visitors


Popular Posts

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video