• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Monday, April 27, 2015

Komisi B DPRD Langkat Kunjungi Rumah Sakit Sapta Husada

 Ketua Komisi.B DPRD Langkat Mahruf Ritonga.SE Serta Anggotanya Saat Berbincang-Bincang Dengan Direktur RS Sapta Husada dr Andi. (DELINEWS-PRAWITO)
Langkat - DELINEWS  :  Menindaklanjuti banyaknya keluhan masyarakat tentang opsi Faskes RS BPJS  di Stabat hanya terdapat satu rumah sakit tunggal mitra BPJS,y aitu:rumah sakit Insani. Kemudian keluhan masyarakat yang direspon ketua Fraksi Nasdem DPRD Langkat H.Ajai Ismail.SE yang diberitakan Media diogital Delinews Online judul, "Faskes RS BPJS di Stabat Harus Banyak Opsi"..

Hal tersebut, langsung direspon Komisi.B DPRD Langkat yang membidangi kesehatan turun kelapangan ke rumah sakit Sapta Husada Jalan Murni Perdamain Stabat,Jumat (24/4) dipimpin langsung oleh ketua Komisi B Mahruf Ritongan.SE didampingi Ketua Fraaksi Nasdem H.Ajai Ismail.SE,Kirana Sitepu selaku sekretaris Komisi.B,Drs Johanes Sitepu,anggota,Nurul Azhar Lubis.SH anggota

Kunjungan Komisi.B DPRD Langkat ke rumah sakit Sapta Husada disambut direktur rumah sakit Sapta Husada dr,Andi didamping sejumlah dokter lainnya.Dalam kesempatan ini Ketua Komisi B DPRD Langkat Mahruf Ritonga.SE mempertanyakan kepada dr Andi,"kenapa rumah sakit ini yang dinilai memenuhi standart perlengkapan medis tidak menerima pasien

BPJS,karena pada saat kami sidak ke rumah sakit penerima BPJS di Stabat ini berdasarkan keluhan pasien yang langsung kami tanyai sangat buruk pelayananya,sehingga pasien yang menggunakan BPJS lebih memilih berobat keluar ke Binjai".

Menjawab pertanyaan Ketua Komis B DPRD Langkat dr.Andi selaku direktur rumah sakit Sapta Husada mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan ke BPJS,namun sampai sekarang belum ada jawaban.

Hal ini menjadi tugas bapak-bapak wakil rakyat untuk mendesak kepada BPJS untuk segera merealisasikan surat permohonan yang sudah kita layangkan ke BPJS.Menurut dr.Andi kunjungan pasien yang membutuhkan pertolongan tiap hari berkisar 15-20 orang,kata dr.Andi kepada anggota DPRD dari Komisi.B yang diterima diruang tamu rumah sakit Sapta Husada,Jumat (24/4) kemarin.

Mahruf Ritongan.SE selaku Ketua Komisi.B beserta anggotanya pada kunjungan ke rumah sakit Sapta Husada mengatakan bahwa hasil kunjungan menindaklanjuti keluahan masyarakat pengguna fasilitas BPJS akan kita bahas dalam rapat fraksi.Dijelaskan bahwa untuk menjadi mitra BPJS, rumah sakit harus melalui 5 tahapan, yaitu Verifikasi, Mapping, Analisis, Kredensial dan terakhir Kontrak.

Dalam menetapkan pilihan fasilitas kesehatan, seleksi dan kredensialing, menggunakan kriteria teknis meliputi (1) sumber daya manusia, (2) kelengkapan sarana dan prasarana, (3) lingkup pelayanan, dan (4) komitmen pelayanan. Kriteria tersebut digunakan untuk penetapan kerjasama dengan BPJS kesehatan, jenis dan luasnya pelayanan, besaran kapitasi dan jumlah peserta yang bisa dilayani,Sepertinya kalau rumah sakit Sapta Husada ini sudah layak untuk mitra BPJS,kata Mahruf.

Liputan   :  Prawito
Editing    :   Khairul Fata

Online Visitors


Popular Posts

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video