Madina – DELINEWS : Bupati Madina Drs H
Dahlan Hasan Nasution menghadiri perpisahan siswa - siswi kelas IX SMP Negeri 5 Siabu di Hutaraja Kab Madina belum
lama ini, sekaligus pencanangan sekolah dimaksud sebagai salah satu sekolah
menengah pertama berbasis
keagamaan
di Kabupaten Madina.
Sejalan
dengan apa yang telah disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Siabu dalam
kegiatan extrakurikulernya, peserta didik mempunyai jadwal kegiatan yang sudah
diprogramkan dengan baik terutama di bidang keagamaan.
Bupati
Madina sangat berterimakasih atas apa yang disampaikan Kepala Sekolah, karena
sebagai pemeluk agama Islam sudah seharusnya dididik dan ditanamkan nilai-nilai
keislaman sejak dini. Tidak ada tawar menawar dalam membentuk akhlakul karimah
peserta didik, kembalilah pada Al Qur’an
dan hadist begitu juga bagi umat Kristiani kembalilah kepada Alkitab agar
generasi kita dibina karakternya dengan berbasis agama, tegas Bupati Madina.
Dahlan
kembali menegaskan, sebelum kehadirannya beliau mendapat laporan bahwa SMP-N 5
Siabu di Hutaraja termasuk sekolah yang paling parah karena banyak melakukan
kegiatan yang melanggar hukum umum dan agama, seperti dijadikannya wilayah ini
tempat perjudian dan di Desa Hutaraja wilayah SMP 5 sangatlah banyak kegiatan
penyalahgunaan Narkoba.
Bupati
berharap kepada seluruh orangtua siswa dan masyarakat Desa Hutaraja agar ada
kerja sama diantara kita semua demi menjaga dan memerangi bahaya Narkoba di
bumi Mandailing yang sama-sama kita cintaiini,tegas Dahlan.
Sejalan
yang disampaikan oleh Kakan Kemenag Madina Drs Mukhsin Batubara bahwa Madina
diberikan Allah limpahan rahmat yang tidak dimiliki derah lain, salah satu
nikmat Allah yang kita terima adalah bahwa kita memiliki masyarakat yang pintar
seperti H. Adam Malik Batubara,
Sutan
Syahril, Jenderal Abdul Haris Nasution, semuanya turut memperjuangkan
Kemerdekaan Indonesia, bahkan Mandailing Natal adalah tanahnya ulama dan santri
sebagai serambi mekahnya Sumatera Utara
Namun
semuanya mulai dirusak dengan maraknya Narkoba dan perjudian. Hanya kerjasama
yang baik dan peran serta orangtua dalam mendidik anak-anak di luar sekolahlah
yang diharapkan dapat mencegah kerusakan tersebut, demikian Mukhsin Batubara.
Bupati
Madina menegaskan agar pihak Disdik segera membangun musholla sekolah dan merehab
lima ruang kelas yang kondisi pisiknya memprihatinkan. Agar kenyamanan dalam
proses belajar mengajar tercipta.
Bupati
juga tidak bosan-bosannya menghimbau agar “Program Maghrib Mengaji” dapat
diterapkan di Mandailing Natal khususnya masyarakat Desa Hutaraja Kec Siabu
sehingga mesjid dapat diaktifkan serta diramaikan sebagai tempat membaca Al
Qur’an menjelang shalat Isya.
Liputan :
Harmain Harahap
Editing :
Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer :
Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd
