![]() |
| Tim Pemadam Kebakaran Langkat berusaha memadamkan api asrama para santri Ulumul Qur’an. (DELINEWSONLINE – BONO YUDHA) |
Api yang berkorbar dapat dipadamkan setelah Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Langkat tiba dan langsung memberikan pertolongan baru api tersebut bisa dipadamkan. Menurut salah seorang saksi mata Ahmad Zais, kejadian ini telah membuat beberapa santri shock berat, bahkan beberapa diantaranya mengalami sedikit kelelahan fisik akibat bahu membahu memadamkan api.
Menurut Zais, kerugian dari kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. namun aktivitas pembelajaran tetap dilanjutkan.
Zais yang juga Kepala Lingkungan daerah setempat mengucapkan terima kasih kepada tim kebakaran yang datang tepat waktu, walaupun si jago merah telah melalap beberapa ruangan, tetapi, tidak sampai menjalar keruangan lainnya. “Semoga kejadian ini mengingatkan kita betapa pentingnya berhati-hati terhadap segala kemungkinan yang menyebabkan si jago merah kembali beraksi” kata Zais.
Kasubbag Penerbitan Dan Pemberitaan Informasi Humas/Informasi Langkat, T. Syafri SSTP yang juga hadir dilokasi kejadian menyampaikan hal yang sama dengan Ahmad Zais, namun, ketika ditanya perihal mengapa terjadi Kebakaran, Syafri enggan berkomentar, karena masih dalam penyelidikan.
“Walalupun duggaan kuat mengarah pada korslet aliran arus listrik, bukan berarti itu jawaban pasti, kita lihat saja hasil dari penyelidikan, dan yang terpenting dari kejadian ini, mari sama-sama tingkatkan kewaspadaan, apalagi menjelang lebaran, banyak rumah yang ditinggalkan mudik, karenanya, seluruh masyarakat Langkat khususnya diharapkan berhati-hati seraya memeriksa keadaan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman” ujar Syafri.
Liputan : Bono Yudha
Editing : Deputy Chief Editor and Managing Editor

