![]() |
| Illustrasi |
LANGKAT – DELINEWSONLINE : Dua warga yang diduga melakukan pencurian buah sawit mengalami luka, akibat mobil yang mereka tumpangi di tembak anggota Polri (Personel BKO Brimob LNK Marike) di Blok I Perkebunan LNK Marike Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat, Jumat (14/8) pukul 18.30 WIB.
Keduanya yakni ERK (20) warga Pekan Kutambaru, mengakami luka robek di bagian leher ke belakang dan saat ini sudah mendapatkan perawatan di RS Djoelham Binjai serta SS (23) penduduk Desa Kutambaru, hanya menglami luka lecet dipelipis kiri (kena serpihan kaca).
Informasi diperoleh, Jumat (14/8) sore, sekira pukul 18.30 WIB, anggota Brimob (BKO LNK ) Brigadir Yudi melaksanakan patroli di Dusun Penantian Desa Kutambaru. Ketika itu dia melihat ada mobil carry minibus biru BK- 1489 AD, melintas di areal kebun Marike dengan muatan buah sawit.
Kemudian, diduga karena berusaha kabur saat hendak diberhentikan, spontan anggota Brimob (BKO) melakukan tembakan ke arah mobil dan mengenai kaca mobil bagian belakang dan tembus hingga kaca depan sehingga kedua korban mengalami luka.
Setelah itu, kendaraan tersebut berhenti, selanjutnya kedua korban yang berada di dalam mobil itu dibawa ke Puskesmas Kutambaru dan selanjutnya dirujuk ke rumah sakit dr Djoelham Binjei.
Akibat peristiwa tersebut, kondisi di lokasi itu mencekam, sehingga Polres Langkat mengerahkan dua Pleton Personel Sabhara dan gabungan fungsi di Polsek Salapian serta satu Pleton Brimob di Polsek Kuala untuk mengantisipasi jika terjadi aksi anarkis.
Saat ini, pihak Polres Langkat telah melakukan penggalangan kepada pihak keluarga korban dan para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, agar menyerahkan permasalan tersebut kepada pihak penegak hukum.
Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro didampingi Kaden Brimob A Binjai AKBP Dedy Indriyanto, juga telah menjenguk diduga pelaku yang juga korban yang kini mendapatkan perawatan dirawat di rumah sakit umum Dr Djoelham Binjai.
Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro, SIK, ketika dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon seluler, Sabtu (15/8) membenarkan peristiwa tersebut dan mengakui korban yang diduga pelaku kini sudah mendapatkan perawatan secara intensif di rumah sakit umum Dr Djoelham Binjai.
“ Kini situasi di lokasi kejadian sudah kondusif, sedangkan diduga pelaku yang juga korban sudah mendapatkan perawatan secara intensif di rumah sakit. Bahkan saat ini kita juga sudah melakukan pertemuan dengan para tokoh masyarakat, agama dan adat guna menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan,” ujar Kapolres seraya menambahkan semua personel sudah ditarik dari lokasi kejadian.
Liputan : Prawito
Editing : DEC/MgE

