• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Sunday, December 13, 2015

Hebat! Tukang Ikan Asin Akhirnya Gapai Sarjana

(analisa/kali a harahap) diabadikan: irham marpaung diabadikan beserta ke 2 orangtuanya usai wisuda pada kampus ii uinsu, yang terbaru.


Dimana ada kemauan di situ ada jalan. Pribahasa ini sempurna ditujukan pada irham marpaung. Kendati berjualan ikan asin buat membiayai kuliahnya pada universitas islam negeri sumatera utara (uinsu). Pria berasal kota tanjungbalai 9 mei 1991 ini tak patah arang.

Dia permanen semangat serta  optimis, Bila allah swt memberikan rezeki kepada umatnya walau wajib  bersusah payah buat meraihnya.

“yg krusial kita harus  rajin dan  ingat minta doa di yang kuasa yang maha kuasa dan  restu kedua orangtua, supaya apa yang dicapai dapat terlaksana,” istilah irham baru-baru ini, usai mengikuti prosesi wisuda di kapus uinsu, jalan willem iskandar medan estate.

Irham menuturkan, selain berjualan ikan asin, anak bungsu berasal 9 bersaudara pasangan amran marpaung dan  asmah bekerja serabutan, yg krusial baginya pekerjaan itu halal. “tidak perlu membuat memalukan, saya  juga pernah jualan bakso,” celoteh irham.

Pekerjaan yg dilakoninya lanjut irham, memang sulit sebab wajib  membagi waktu antara jualan serta  kuliah. Alumni sman i kota tanjungbalai ini pun memulai dagangannya pada wilayah kota medan. Yg akan terjadi dari jualan itu kata irham, dikumpulkan sedikit demi sedikit buat ditabung. “alhamdulilah uang yg ditabung bisa membantu porto  kuliah,” pungkasnya.

Irham fakultas dakwah jurusan komunikasi islam ini, menceritakan Jika dirinya memang wajib   berdikari. Karena perekonomian keluarga yang tidak memadai. Kendati demikian hal itu tidak membuatnya surut untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.

Saat di bangku kuliah irham terbilang mahasiswa yang cerdas. Terbukti dari nilai ipk selalu tinggi. Akhirnya dia ditawari mengajar di salahsatu Sekolah Menengah kejuruan pada medan. Tawaran itu tidak disia-siakan. Irham kemudian mengajar. Selesainya beberapa tahun lalu mahasiswa stambuk 2011 ini pun balik  ke daerah kelahirannya.

30 november 2015 kemudian, beliau menjumpai ke 2 orangtuanya, dan   minta restu kalau dia akan diwisuda. Impulsif ke 2 orangtua menangis terharu.”kedua orangtua aku   sangat bangga dan   bersyukur bila saya akan diwisuda,” ucap irham menirukan ucapan orangtuanya. Akhirnya di hari “h” 30 november 2015, irham marpaung diwisuda beserta 570 wisudawan lainnya di kampus ii uinsu memakai ipk tiga,54 dengan sangat memuaskan.

Disinggung apakah usai diwisuda akan melanjutkan ke jenjang s2 (pascasarjana), irham marpaung ssos.I menyatakan jikalau virtual buat kuliah sangat besar . Hanya saja lanjut irham terkendala biaya  kuliah pada pascasarjana itu sangat besar . “Bila berharap dari ekonomi famili tak mungkin, tapi Bila terdapat donatur yang akan membantu kuliah di s2 tentu saya akan bersyukur,” pungkas irham.

Namun demikian, menurutnya, dia akan permanen mengenyam pendidikan setinggi-tingginya karena beliau berkeyakinan, dimana ada niat pasti disitu terdapat jalan. Inshaa allah cita-cita ini akan terleksana dan   ridhoi allah, ucapnya. (kali a harahap)

Online Visitors


Popular Posts

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video