• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Wednesday, March 16, 2016

Pak Guru Jadi ‘Permaisuri’ Saat Main Dengan Dua Siswa

guru lgbt

ML (32) guru honorer yang ditangkap Polisi usai pesta s*ks dengan dua orang pria di bawah umur ternyata sudah punya istri.

ML mengaku sudah berkeluarga selama dua tahun tetapi belum mempunyai keturunan. Dan, selama setengah tahun belakangan, ia sudah pisah ranjang dengan istrinya.

"Sudah (berumah tangga), tapi sekarang kami pisah rumah. Dia tinggal bersama keluarganya di Laru. Sudah setengah tahun kami tak sama. Memang belum resmi bercerai," ujarnya.

Menurutnya, ia pisah sama istrinya karena merasa tidak cocok. "Cara berpikir kami sudah tak sama. Karena dia lebih tua dibanding aku. Beda usia kami lebih sepuluh tahun," ucapnya.

Ia juga menjelaskan, waktu mereka masih tinggal satu atap, ia sudah sering membawa kawannya dan menginap di rumah kontrakannya di Jalan Staim Panyabungan. "Kalau bawa kawan laki-laki, waktu kami masih serumahpun sudah sering aku bawa dan nginap di rumah," tambahnya.

Pesta S*ks dengan 2 Pria
ML sendiri diamankan petugas usai melakukan seks sesama jenis, Senin malam (7/3) lalu. Ironisnya, lawan main ML masih anak di bawah umur dan berjumlah dua orang; RD (14) dan ND (14).

Saat wawancara dengan Metro Tabagsel (Grup Posmetro Medan), Selasa (8/3), di Mapolres Madina, ML mengakui semua perbuatannya. Ia menyebut sudah tiga kali melakukan perbuatan asusila tersebut dengan korban. Pelaku mengaku, dia lah yang tertarik kepada korban, sehingga mengajak korban ke rumahnya.

"Awalnya aku kenal mereka dari kawan saya (waria). Kata kawan saya itu, mereka sudah sering gituan. Lalu saya ajak main-main ke rumah. Di rumah kami masak sama-sama. Mereka juga beberapa kali tidur di rumah saya. Tidak ada paksaan, kami lakukan suka sama suka. Sudah tiga kali kami lakukan, saya kasih uang Rp15 ribu sama mereka. Kalau rokok saya yang naggung," sebut ML.

ML tidak menyangkal, dalam perbuatan homoseks tersebut, dia menjadi 'permaisuri' nya. Artinya dia yang melayani nafsu dua anak di bawah umur tersebut. "Saya layani mereka, tapi tidak dipaksa. Mereka juga sudah pernah gituan sama kawanku itu," ujarnya.

Kapolres Madina AKBP Andry Setiawan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Henro Sutarno mengungkapkan, penangkapan tersangka pencabulan anak di bawah umur ini terungkap atas laporan pengaduan warga setempat, warga menangkap basah perbuatan seks sesama jenis tersebut di rumah tersangka.

"Tadi malam kami dapat laporan dari warga, terjadi perbuatan pencabulan anak di bawah umur, prilaku homoseks, tersangka merupakan guru honorer dan korban adalah siswa," ucap Henro.
Ia menjelaskan, tersangka telah mengakui perbuatannya, dan mereka melakukan prilaku seks menyimpang itu di dalam rumah tersangka. "Tersangka tidak membantah yang ia lakukan. Pengakuannya sudah ada tiga kali di rumah tersangka," pungkasnya. (wan/MT)

Online Visitors


Popular Posts

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video