Aceh Singkil-DeliNews, Gas Elpiji ukuran tabung 3 kilogram di Kabupaten Aceh Singkil sejak sepekan terakhir mengalami kelangkaan. Sejumlah warga terpaksa beralih menggunakan minyak tanah dan kayu bakar lantaran sulitnya didapat gas berukuran tabung kecil tersebut.
Sejak hari Minggu yang lalu gas elpiji tabung 3 kilogram mulai dari Singkil sampai desa Kampung Baru Singkil Utara kosong. Sementara ini terpaksa membeli tabung gas berukuran 12 kilogram karena itu yang masih tersedia. Ucap Ika salah satu ibu rumah tangga di Desa Ketapang Indah Singkil Utara.
Hal yang sama juga dirasakan Rostani salah satu warga BRR Singkil, Kamis (11/12), diakuinya gas tabung 3 kilogram sudah kosong sejak sepekan yang lalu. sekarang ini gas tabung melon (3 kilogram) sudah dicari ke para pengecer disingkil semua kosong. Ucapnya.
Dengan Kondisi tersebut kata Rostani, sementara ini keluarga terpaksa memasak dengan menggunakan kayu api, sedangkan minyak tanah (minah) juga sama langkanya dan sudah dijatah oleh pengencer yang ada. kalau dulu ya sebelum program pemerintah kepada warga beralih mengunakan elpiji kita dapat jatah minah, tapi sekarang kan sudah tidak dapat lagi. Tandasnya.
Dari pantauan Deli News sejak dua hari terakhir harga gas elpiji jenis tabung 3 kilogram di Kabupaten Aceh Singkil pasca kenaikan BBM dari harga sebelumnya Rp.22 ribu menjadi Rp.25 ribu. Sedangkan tabung 12 kilogram dari Rp.120 ribu menjadi Rp.140 ribu.
Disamping itu selain kelangkaan gas elpiji, sejak Rabu (10/12) kemarin juga terjadi kelangkaan BBM jenis Peremium. Hingga Kamis (11/12) siang warga mulai kesulitan mencari premium karena dipengecer juga sudah kehabisan stok. Sementara SPBU satu-satunya di Ibukota Kabupaten juga masih telihat mengantungkan mensin Pompanya karena belum masuk nya pasokan dari Pertamina. (Arief)
Sejak hari Minggu yang lalu gas elpiji tabung 3 kilogram mulai dari Singkil sampai desa Kampung Baru Singkil Utara kosong. Sementara ini terpaksa membeli tabung gas berukuran 12 kilogram karena itu yang masih tersedia. Ucap Ika salah satu ibu rumah tangga di Desa Ketapang Indah Singkil Utara.
Hal yang sama juga dirasakan Rostani salah satu warga BRR Singkil, Kamis (11/12), diakuinya gas tabung 3 kilogram sudah kosong sejak sepekan yang lalu. sekarang ini gas tabung melon (3 kilogram) sudah dicari ke para pengecer disingkil semua kosong. Ucapnya.
Dengan Kondisi tersebut kata Rostani, sementara ini keluarga terpaksa memasak dengan menggunakan kayu api, sedangkan minyak tanah (minah) juga sama langkanya dan sudah dijatah oleh pengencer yang ada. kalau dulu ya sebelum program pemerintah kepada warga beralih mengunakan elpiji kita dapat jatah minah, tapi sekarang kan sudah tidak dapat lagi. Tandasnya.
Dari pantauan Deli News sejak dua hari terakhir harga gas elpiji jenis tabung 3 kilogram di Kabupaten Aceh Singkil pasca kenaikan BBM dari harga sebelumnya Rp.22 ribu menjadi Rp.25 ribu. Sedangkan tabung 12 kilogram dari Rp.120 ribu menjadi Rp.140 ribu.
Disamping itu selain kelangkaan gas elpiji, sejak Rabu (10/12) kemarin juga terjadi kelangkaan BBM jenis Peremium. Hingga Kamis (11/12) siang warga mulai kesulitan mencari premium karena dipengecer juga sudah kehabisan stok. Sementara SPBU satu-satunya di Ibukota Kabupaten juga masih telihat mengantungkan mensin Pompanya karena belum masuk nya pasokan dari Pertamina. (Arief)
%2BGas%2BElpiji.jpg)
