Aceh Singkil-Delinews: Sedikitnya 15 Jurnalis Warga(JW) Kabupaten Aceh
Singkil bersama sejumlah Wartawan dari berbagai Media yang tergabung
dalam Organisasi Perwasi dan PWI mengadakan koordinasi dan diskusi untuk
membuat Komunitas Wartawan Peduli Pelayanan Publik(KWPLP) Guna
memperluas jaringan Komunikasi antar daerah Jum'at(19/12) di Pujasera
Pulosarok.
Pertemuan yang didukung oleh USAID Kinerja tersebut
menghadirkan dua orang Perwakilan PWI Provinsi yakni Iranda Novandi dan
Azhari. Dalam sambutannya Iranda menyebutkan, Komunitas Wartawan dan JW
perlu dibentuk untuk memperluas jaringan komunikasi, sehingga melahirkan
Jurnalis-jurnalis yang handal dalam menembus sumber-sumber terpercaya.
''Disini
Jurnalis warga dan Wartawan perlu di singkronisasikan dan saling
keterkaitan, Kemampuan dan kemahiran JW yang telah terasah harus terus
disalurkan, untuk itu perlu dibangun Komunitas Wartawan dan JW yang
menjadi jembatan penghubung antara Masyarakat dan Pemerintah seperti di
Provinsi Banda Aceh yang bernama KWPLP,'' kata Iranda.
Menurutnya
JW bisa diandalkan untuk membangun komunikasi dengan wartawan jika
wartawan merasa butuh JW bisa menjadi informan atau perpanjangan tangan
mengingat luasnya wilayah tugas yang di tempati wartawan.
Diforum
itu juga Putra dari Organisasi Perwasi sekaligus Koordinator JW yang
ada di Kabupaten Aceh Singkil mengatakan, lahirnya JW ditengah-tengah
masyarakat sangat mendorong pelayanan informasi kepada publik, kendati
JW tidak memiliki media tersendiri dan tidak terikat dan tidak disertai
ID Card apapun namun JW masih bisa menyalurkan bakatnya yang sudah
terasah melalui jejaring Sosial baik itu website, Facebook maupun blog
dalam bentuk group atau pribadi dengan berbagai jenis tulisan baik jenis
berita 5W1H maupun berbentuk Feature, namun harus benar-benar mengacu
kepada Undang-undang ITE yang resikonya ditanggung sendiri itulah yang
membedakan wartawan dan JW, dimana wartawan mengacu pada payung hukum UU
Pers Nomor:40 tahun 1999 yang kuat dan mempunyai sandaran Organisasi,
dan JW mempunyai batasan,'' ujarnya.
Dikatakan, JW tidak terikat
dengan apa-apa namun dengan adanya Jw Jaringan makin kuat. Keberadaan JW
sangat diperhitungkan karena disitu juga banyak penulis-penulis yang
handal dari Masyarakat yang hobi menulis dan terasah kemampuannya. JW
diminta singkron dengan wartawan terkait dengan isu-isu yang diangkat
karena kemampuan Wartawan juga terbatas.
Kemudian Iranda
mengharapkan, Satu bulan sekali antara wartawan dan JW perlu ada
pertemuan. ''Adakalanya program ini ibarat melahirkan sesuatu Komunitas
sehingga nanti pembentukan KWPLP(Komunitas Wartawan peduli Pelayanan
Publik) yang bertujuan Share layanan publik tidak sia-sia. Dan untuk
perencanaan selanjutnya bila membentuk Website link JW antar daerah itu
akan sangat mendukun sekali,'' cetusnya.(Khairuman)
![]() |
| 15 JW Aceh Singkil dan sejumlah Wartawan Aceh Singkil yang tergabung dalam Organisasi Perwasi dan PWI Jum'at(19/12) di Pujasera Pulo sarok.(Delinews/Khairuman) |

