Langkat-DELINEWS : Dalam rangka menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Langkat melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar operasi pasar di sejumlah pasar tradisional dan swalayan yang ada di Kab. Langkat diantaranya pasar tradisional Stabat Baru dan Swalayan Aisyah Stabat, Senin (22/12).
Sekretaris TPID yang juga Kabag Perekonomian H. Sutrisuanto S.Sos, M.AP memimpin jalannya operasi pasar yang didampingi Kadis Pertanian H. Basrah Daulay SP, Kadis Peternakan Ir. H. Tambeng dan sejumlah staf bagian Perekonomian sebelumnya H. Sutrisuanto mengatakan bahwa tujuan diadakan operasi pasar tersebut merupakan bagian dari pantauan stok sembilan bahan pokok (Sembako) menjelang Natal dan Tahun Baru tahun 2015.
Menurut H. Sutrisuanto, melalui operasi yang dilaksanakan tersebut keadaan stok untuk sembako di Kabupaten Langkat dalam keadaan aman dan stabil, mengenai harga tidak ada yang mengalami pelonjakan harga yang signifikan dan rata-rata stabil.
“ kami akan terus mengadakan pemantauan dan pengawasan terhadap sembago menjelang akhir tahun diantaranya tanggal 23 Desember 2014 dilakukan operasi di pasar tradisional Kec. Babalan, tanggal 24 Desember 2014 dilakukan operasi di pasar tradisional Kec. Kuala “.
Dari hasil pantauan TPID melakukan operasi pasar, telah didapat harga sembako diantaranya, beras kuku balam Rp. 11. 000/kg, beras jonggong IR 64 Rp. 10. 000/kg, gula pasir Rp 9500/kg, minyak goreg kemasan bimoli Rp 27.000/2 ltr, tepung terigu jenis segitiga biru Rp. 173.000/kg, cabe merah Rp. 60. 000/kg, cabe rawit hijau Rp 28. 000/kg, Bawang merah Rp 18. 000/kg, gula merah Rp 16.000/kg, tomat Rp 6.000/kg, ikan tongkol Rp 20. 000/kg, ikan mas Rp. 30.000/kg, iakn teri Rp 44. 000/kg dan ikan kembung Rp. 42. 000/kg.
Sedangkan untuk Daging sapi murni Rp. 90. 000/kg, daging ayam broiler Rp. 28.000/kg, dan daging ayam kampung Rp 40. 000/kg.

