Langkat - DELINEWS :: Diperkirakan seratusan Warga dan Orang Tua Murit
Desa. Namuntrasi. Kecamatan. Sei Bingai Kamis (18/12) unjuk rasa ke
Kantor Dinas Pindidikan dan Pengajaran Langkat, kedatangan mereka ke
kantor P&P itu terkait pencopotan Kepala Sekolah SDN 050621
Marlon Tarigan yang dilaksanakan Ka.UPTD Sei.Bingai secara tiba-tiba .
Kemudian KA. UPTD. Sei Bingai Gloria. S.pd Langsung Melantik Naik Ginting mejadi kepala Sekolah SDN 050621. Diduga Naik Ginting telah Memberikan Uang pelicin sebesar Rp. 35 juta kepada KA. UPTD sebagaimana yang diungkap Perwakilan Orang Tua Murid Ibu Lita Br. Keliat kepada delinews Dikantor Dinas P & P Langkat
"Terkait Pencopoton Marlon Tarigan dikarenakan tidak bisa memberikan uang pelicin sebagaimana yang diminta kepada KA.UPTD. Sei Bingai. Sementara Kepala KA. UPTD. Sei Bingai, Gloria dimata masyarakat moralnya sudah buruk . karena hoby nya Tukang Kawin / Main Wanita, jadi kami minta kepada Bapak Kepala Dinas P&P Langkat H. Sujarno untuk mencopot jabatannya sebagai KA.UPTD.
Sepertinya seluruh Wali Murit tidak terima begitu saja dengan pencopotan Bapak Marlon Tarigan karena jasanya semasa beliau menjabat Kepala sekolah, selalu mau memberikan sebagian Gajinya kepada Murit yang Juara KLS. Jadi Kami Selaku Orang Tua Murit wajar saja kami tidak terima dengan kejadian pergantian ini untuk itu seluruh Orang Tua Murid dan Murit-murit masih membutukan Bapak Marlon Tarigan sebut Ibu Lita.
Menurut Ibu Lita, “ Kami datang kemari bersama warga, orang tua murit, juga Guru pengajar. jadi kami tidak main-main masalah ini, kami minta Kepada Bapak Kadis untuk segera untuk mengembalikan posisi Marlon Tarigan menjadi kepala sekolah di SDN. 050621. " saat di tanya Kepala Dianas P d P Berapa jumlah siswa di SDN 050621sebut Ibu Lita yang juga di dampingi 10 orang Guru. Jawab nya untuk jumlah Murit di SDN. 050621 Sebanyak 216.
Kadis P d P Sujarno Juga mengatakan terkait masalah ini Hari Sabtu saya akan datang Meninjau ke Sekolah dan kita akan bicarakan. begitu juga kita tunggu kehadiran pak Kepala Dinas Hari Sabtu untuk datang ke sekolah dan kami minta kepada bapak Kepala KA. UPTD Sei Bingai. Gloria untuk Segera di copot dari jabatannya. Karena kami nilai moral Oknum kA.UPTD sudah buruk dimata masyarakat, sebab Suka Kawin, Main wanita dan apa lagi Identik dengan Pemerasan dan Pungli terhadap kepala sekolah.
Begitu juga seperti tertulis di kertas yang dibawa warga/ Orang Tua Murit “Pak Bupati Tolong Copot Gloria KA. UPTD Sei. bingai karena tukang kawin, jika dibiarkan bagai mana pula nasib Guru-guru nantinya “.
Ironisnya lagi saat kedatangan warga dan orang Tua Murit ke Dinas P&P Langkat Kabid Dikdas Gembira Ginting. S.pd yang membidangi SD dan SMP padasaat itu di Ruang Mushola dinas P&P bukan nya menaya kan kedatangan Warga/ Orang tua murit, malah sebaliknya Kabid Dikdas Gembira Ginting. melarikan diri dari dinas P&P untuk menghindari kedatangan masyatakat hingga ratusan orang. ( B.Yudha)
Kemudian KA. UPTD. Sei Bingai Gloria. S.pd Langsung Melantik Naik Ginting mejadi kepala Sekolah SDN 050621. Diduga Naik Ginting telah Memberikan Uang pelicin sebesar Rp. 35 juta kepada KA. UPTD sebagaimana yang diungkap Perwakilan Orang Tua Murid Ibu Lita Br. Keliat kepada delinews Dikantor Dinas P & P Langkat
"Terkait Pencopoton Marlon Tarigan dikarenakan tidak bisa memberikan uang pelicin sebagaimana yang diminta kepada KA.UPTD. Sei Bingai. Sementara Kepala KA. UPTD. Sei Bingai, Gloria dimata masyarakat moralnya sudah buruk . karena hoby nya Tukang Kawin / Main Wanita, jadi kami minta kepada Bapak Kepala Dinas P&P Langkat H. Sujarno untuk mencopot jabatannya sebagai KA.UPTD.
Sepertinya seluruh Wali Murit tidak terima begitu saja dengan pencopotan Bapak Marlon Tarigan karena jasanya semasa beliau menjabat Kepala sekolah, selalu mau memberikan sebagian Gajinya kepada Murit yang Juara KLS. Jadi Kami Selaku Orang Tua Murit wajar saja kami tidak terima dengan kejadian pergantian ini untuk itu seluruh Orang Tua Murid dan Murit-murit masih membutukan Bapak Marlon Tarigan sebut Ibu Lita.
Menurut Ibu Lita, “ Kami datang kemari bersama warga, orang tua murit, juga Guru pengajar. jadi kami tidak main-main masalah ini, kami minta Kepada Bapak Kadis untuk segera untuk mengembalikan posisi Marlon Tarigan menjadi kepala sekolah di SDN. 050621. " saat di tanya Kepala Dianas P d P Berapa jumlah siswa di SDN 050621sebut Ibu Lita yang juga di dampingi 10 orang Guru. Jawab nya untuk jumlah Murit di SDN. 050621 Sebanyak 216.
Kadis P d P Sujarno Juga mengatakan terkait masalah ini Hari Sabtu saya akan datang Meninjau ke Sekolah dan kita akan bicarakan. begitu juga kita tunggu kehadiran pak Kepala Dinas Hari Sabtu untuk datang ke sekolah dan kami minta kepada bapak Kepala KA. UPTD Sei Bingai. Gloria untuk Segera di copot dari jabatannya. Karena kami nilai moral Oknum kA.UPTD sudah buruk dimata masyarakat, sebab Suka Kawin, Main wanita dan apa lagi Identik dengan Pemerasan dan Pungli terhadap kepala sekolah.
Begitu juga seperti tertulis di kertas yang dibawa warga/ Orang Tua Murit “Pak Bupati Tolong Copot Gloria KA. UPTD Sei. bingai karena tukang kawin, jika dibiarkan bagai mana pula nasib Guru-guru nantinya “.
Ironisnya lagi saat kedatangan warga dan orang Tua Murit ke Dinas P&P Langkat Kabid Dikdas Gembira Ginting. S.pd yang membidangi SD dan SMP padasaat itu di Ruang Mushola dinas P&P bukan nya menaya kan kedatangan Warga/ Orang tua murit, malah sebaliknya Kabid Dikdas Gembira Ginting. melarikan diri dari dinas P&P untuk menghindari kedatangan masyatakat hingga ratusan orang. ( B.Yudha)
![]() |
| Terlihat waga dan wali murit membanjiri Kantor Dinas P&P Langkat dan sebagian warga membawa lembaran kertas tebal/karton yang bertuliskan himbauan. (delinews: Bono Yudha) |

