Aceh Singkil – DELINEWS: Banyak sekolah belum siap menghadapi kurikulum
2013 yang di canangkan Kementerian Pendidikan Pusat beberapa bulan yang
lalu. Namun untuk wilayah Kabupaten Aceh Singkil mulai tingkat SD, SMP,
SMA dan sederajat 99 persen diperkirakan belum mampu untuk
menerapkannya.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMA
Negeri 2 gunung Meriah H. Saepul hidayat, S.Pd kepada delinewsonline
Sabtu(17/1) diruangan kerjanya.
Saepul Hidayat sekaligus
ketua Musyawarah Kerja Kelompok Kepala Sekolah(MKKS) menyebutkan, selain
guru-guru mesti ahli dalam Informasi telekomunikasi(IT), guru-guru juga
harus memberikan laporannya kepada Kepala Sekolah tempat dia mengajar
setiap bulannya tentang karakter/sifat siswa dan Siswi.
Dikatakan, Kepala Sekolah juga mempunyai tugas semakin berat
diawal permulaan menerapkan kurikulum 2013, disamping kepala Sekolah
menilai kecakapan dan kemampuan Gurur-guru di sekolah.
Menurutnya
kendati 2013 telah pernah menjadi polemik yang menasional, sehingga
beberapa Institusi berupaya memundurkan kurikulum untuk tetap memakai
kurikulum 2007, namun setiap sekolah mau tidak mau harus siap untuk
menghadapi Kurikulum 2013.
“Saya rasa setiap Kepala Sekolah harus
tegas terhadap guru-guru atau bawahannya. Secara pribadi saya sangat
mendukung Kurikulum 2013, disitu guru-guru dituntut untuk menilai
kepribadian(karakter) seorang anak didik, penilaian disiplin yang tinggi
dan bermartabat, jadi mudah-mudahan bisa untuk diterapkan
perlahan-lahan,” ujarnya. (KHAIRUMAN)
