Langkat - DELINEWS : Bupati
Langkat H Ngogesa Sitepu SH, melalui wakilnya Drs H Sulistianto MSi salurkan bantuan uang tunai Rp 25 juta,
kepada
masyarakat Kalimantan di daerah ini, guna pembangunan Rumah Adat
Kalimantan terletak di Jalan Kartini Stabat. Ketika Wabup Drs H Sulistianto MSi
menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436, yang diselenggarakan Paduan
Masyarakat Kaluarga
Kalimantan (PMKK) Langkat di Rumah Adat Kalimantan "Lampau Banua", Rabu (14/1).
Wabup Drs H Sulistianto MSi, sa'at membacakan pidato tertulis Bupati Lagkat H Ngogesa Sitepu SH. Menyampaikan apresiasi bupati kepada Paduan Masyarakat Kaluarga Kalimantan di Langkat. Terkait banyaknya masyarakat Kalimantan di daerah ini, yang memiliki pengetahuan mendalam tentang agama Islam. Termasuk tampilannya sebagai pemuka yang layak ditauladani, ditengah - tengah umat beragama.
“Nuansa seperti demikian, tentunya memberikan nilai plus tersendiri bagi bumi Langkat Berseri. Karena tokoh agama masayarakat Kalimantan, secara tidak langsung turut memberikan sumbangsih ikhlasnya, tentang pemahaman ilmu agama Islam” tegas Wabup Drs H Sulistianto MSi.
Drs H Sulistianto MSi berharap serta menghimbau masyarakat Kalimantan di daerah ini, agar sama-sama memiliki kemampuan menjaga dan memelihara ikon Kabupaten Langkat. Demi berkibarnya bendera Langkat, sebagai salah satu kawasan religius di Indonesia. Terutama kemampuan masyarakat Kalimantan di negeri bertuah ini, tetap langgeng hidup berdampingan bersama suku atau etnis lainnya.
Melirik cuplikan realita peran positif masyarakat Kalimantan, layaknya sangat memaknai kata pribahasa, “Dimana bumi di pijak, disana langit dijunjung", artinya komponen masyarakat Kalimantan (Banjar), "tetap konsisten membudayakan hidup saling membantu mewujudkan kebaikan, dari apa yang mampu mereka lakukan demi kenyamanan antar sesama di bumi Langkat Berseri".
Tanpa mengabaikan tuntunan akhlak, sebagaimana ajaran agama Islam yang disampaikan Nabi akhir zaman Muhammad SAW, kepada para leluhur terdahulu termasuk kita di abad ini. Urgensinya, di mana rasulullah lebih mengedepankan persatuan umat”.
Demikian Drs H Sulistianto, MSi mengakhiri pidato tertulis bupati, di hadapan sejumlah SKPD jajaran pemerintahan, serta segenap anggota Paduan Masyarakat Kaluarrga Kalimantan (PMKK) termasuk undangan. (BONO YUDHA/y)
Wabup Drs H Sulistianto MSi, sa'at membacakan pidato tertulis Bupati Lagkat H Ngogesa Sitepu SH. Menyampaikan apresiasi bupati kepada Paduan Masyarakat Kaluarga Kalimantan di Langkat. Terkait banyaknya masyarakat Kalimantan di daerah ini, yang memiliki pengetahuan mendalam tentang agama Islam. Termasuk tampilannya sebagai pemuka yang layak ditauladani, ditengah - tengah umat beragama.
“Nuansa seperti demikian, tentunya memberikan nilai plus tersendiri bagi bumi Langkat Berseri. Karena tokoh agama masayarakat Kalimantan, secara tidak langsung turut memberikan sumbangsih ikhlasnya, tentang pemahaman ilmu agama Islam” tegas Wabup Drs H Sulistianto MSi.
Drs H Sulistianto MSi berharap serta menghimbau masyarakat Kalimantan di daerah ini, agar sama-sama memiliki kemampuan menjaga dan memelihara ikon Kabupaten Langkat. Demi berkibarnya bendera Langkat, sebagai salah satu kawasan religius di Indonesia. Terutama kemampuan masyarakat Kalimantan di negeri bertuah ini, tetap langgeng hidup berdampingan bersama suku atau etnis lainnya.
Melirik cuplikan realita peran positif masyarakat Kalimantan, layaknya sangat memaknai kata pribahasa, “Dimana bumi di pijak, disana langit dijunjung", artinya komponen masyarakat Kalimantan (Banjar), "tetap konsisten membudayakan hidup saling membantu mewujudkan kebaikan, dari apa yang mampu mereka lakukan demi kenyamanan antar sesama di bumi Langkat Berseri".
Tanpa mengabaikan tuntunan akhlak, sebagaimana ajaran agama Islam yang disampaikan Nabi akhir zaman Muhammad SAW, kepada para leluhur terdahulu termasuk kita di abad ini. Urgensinya, di mana rasulullah lebih mengedepankan persatuan umat”.
Demikian Drs H Sulistianto, MSi mengakhiri pidato tertulis bupati, di hadapan sejumlah SKPD jajaran pemerintahan, serta segenap anggota Paduan Masyarakat Kaluarrga Kalimantan (PMKK) termasuk undangan. (BONO YUDHA/y)
%2BK.jpg)
%2BKab.%2BLangkat%2Bdi%2BRumah%2BAdat%2BBanjar%2BLampau%2BB.jpg)
