Singkil - DELINEWS: Seratusan
Masyarakat dan Forum Pemuda Peduli Aceh Singkil (FOPPAS) Kota Lae Butar Rimo
Kamis (15/1) mulai pukul 14.30 Wib Siang hingga sore hari melakukan aksi unjuk
rasa di halaman Kantor besar PT. Socfindo Laebutar hingga menjelang sore hari. FOPPAS
dan Masyarakat menuntut tiga item hal agar segera direalisasikan perusahaan Perkebunan
Kelapa Sawit tersebut.
Koordinator
Foppas Aksi unjuk rasa Herman Syahputra SPd yang memimpin puluhan massa itu
dalam orasinya menyebutkan, aksi demo yang dilakukan pada hari kamis itu
dilakukan lagi karena, aksi demo pada hari senin 12 januari yang lalu belum ada
titik temunya.
Padahal
Masyarakat dan Pemuda setempat hanya meminta tiga pokok tuntutan kepada pihak
perusahaan PT Socfindo Laebutar yakni, pihak perusahaan agar segera membuka
selebar-lebarnya lapangan kerja untuk Para pemuda setempat, Perusahaaan
memberikan kompensasi atas polusi udara yang disebabkan mobil-mobil angkutan
buah Kelapa sawit juga Cerobong asap Pabrik Kelapa sawit, dan meminta
perusahaan Socfindo merealisasikan dana Sosial (CSR) secara transparan kepada
Masyarakat.
''Pemuda
dan Mahasiswa merasa hanya dapat tindasan sewenang-wenang dari Perusahaan.
Selama ini PT Socfindo memandang sebelah mata terhadab pemuda dan mahasiswa
Singkil yang tidak pernah diperhatikan oleh perusahaan Belanda ini,'' kata
Herman berteriak dengan lantang dalam orasinya.
Herman
menegaskan, Masyarakat Kota Rimo sangat berharap Erikson ginting selaku pucuk
pimpinan PT Socfindo Lae Butar dapat segera menanggapi aspirasi-aspirasi Masyarakat
Kota Rimo dan sekitarnya, dimana demo hari senin yang lalu belum ditanggapi
secara serius.
Herman
menyatakan, sudah ber abad-abad lamanya masyarakat tidak mendapatKan apa-apa dari perusahaan PT Socfindo
Lae Butar ini.Masyarakat mengecam apabila perusahaan PT. Nafasindo Lae Butar tidak mau memenuhi tuntutan tiga hal itu, maka
masyarakat meminta perusahaan PT Nafasindo Lae Butar untuk hengkang dan angkat
kaki dari Wilayah ini dan bertekat terus mengganyang perusahaan Kelapa Sawit
tersebut. ''jangan sampai kami meminta tuntutan secara anarkis,” teriaknya lagi.
Selang
beberapa jam dalam aksi orasi Unjuk rasa itu akhirnya, Pihak perusahaan PT. Socfindo
Lae Butar meminta lima perwakilan Masyarakat yang berunujuk rasa, kedalam
kantor untuk melakukan kesepakatan atas tuntutan dengan Pimpinan perusahaan PT.
Socfindo Lae Butar Singkil Erikson Ginting dengan catatan berita acara yang di
bubuhi tanda tangan keputusan realisasi tuntutan Masyarakat diselesaikan pada
hari Senin 19 Januari 2015 mendatang.
Selanjutnya
Waka Polres Aceh Singkil Kompol Galih Indra giri yang memimpin 70 personal
kepolisian dan 50 pasukan Brimob untuk
menjaga keamanan keberlangsungan Demo juga ikut serta personel TNI, kepada
sejumlah wartawan mengatakan,” kita tunggu realisasi kesepakatan ini pada hari
Senin mendatang.
Alangkah indahnya, bila ada permasalahan-permasalahan di selesaikan dengan baik secara bermusyawarah dan mengedepankan realisasi tuntutan. Khususnya kepada masyarakat, yang ada di wilayah perusahaan PT Nafasindo Lae Butar Kecamatan Gunung Meriah ini, dimana tiga hal yang diminta Foppas dan masyarakat untuk di tindak lanjuti perusahaan ,” katanya.(KHAIRUMAN)
Alangkah indahnya, bila ada permasalahan-permasalahan di selesaikan dengan baik secara bermusyawarah dan mengedepankan realisasi tuntutan. Khususnya kepada masyarakat, yang ada di wilayah perusahaan PT Nafasindo Lae Butar Kecamatan Gunung Meriah ini, dimana tiga hal yang diminta Foppas dan masyarakat untuk di tindak lanjuti perusahaan ,” katanya.(KHAIRUMAN)

