Langkat - DELINEWS : Dalam upaya meningkatkan swasembada pangan di
Kabupaten Langkat, Bupati membuat kesepahaman dengan Dandim 0203/Lkt
ditandai dengan penandatanganan MoU. Untuk mendukung program gerakan
tersebut dalam perbaikan irigasi yang dilaksanakan berlangsung
serentak secara nasional.
Pangan tidak hanya
sebagai kebutuhan mendasar dan utama, makanya pemenuhannya menjadi
bagian hak azasi setiap individu sehingga merupakan kewajiban moril
maupun hukum yang harus terpenuhi.
“Mengingat
pentingnya memenuhi kecukupan pangan, tak heran jika setiap negara
mendahulukan pembangunan ketahanan pangannya karena menjadi pondasi
untuk pembangunan sektor lainnya. Pemkab Langkat telah menetapkan
kebijakan ketahanan pangan daerah setiap tahunnya, sebagai acuan bagi
instansi terkait dan pemangku kepentingan melaksanakan tufoksi
masing-masing,” kata Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu SH, saat
dilaksanakannya penandatanganan MoU tentang swasembada pangan dan
pencanangan gerakan perbaikan irigasi di Desa Namo Ukur Utara Kecamatan
Sei Bingei, Selasa (27/1) pagi.
Acara yang
berlangsung di tengah hujan rintik, membuat Bupati Ngogesa semakin
bersemangat sembari ingatkan, meskipun setiap tahunnya Langkat mampu
mempertahankan swasembada pangan tetapi tantangan kedepannya semakin
besar terutama persoalan iklim. Artinya, dengan areal persawahan
didominasi tadah hujan mensebabkan banjir di musim penghujan dan
sebaliknya kekeringan saat kemarau. Parahnya lagi, alih fungsi lahan
sawah diperkirakan semakin meningkat setiap tahunnya.
“Ini menjadi momen penting, sebagai tindak lanjut Mou disepakati
Gubernur Sumut dan Pangdam I Bukit Barisan mewujudkan ketahanan pangan
khususnya swasembada di Sumut. Apalagi secara nasional gerakan perbaikan
irigasi secara nasional telah dicanangkan. Hendaknya kerjasama erat dan
harmonis antara Pemkab dan TNI sebagai upaya mempertahankan swasembada
pangan berkelanjutan,” ujar Bupati seraya tekankan agar tidak terfokus
kepada beras tetapi bahan pangan strategis lainnya sebagai usaha pokok
masyarakat.
Seraya berharap ridho Allah SWT,
lanjut Bupati, komitmen dan upaya keras untuk bekerja, bekerja dan
bekerja terus diinstruksikan kepada seluruh Camat berkoordinasi denga
Muspika menindaklanjuti program dimaksudkan di kecamatan masing-masing.
Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Agusman Heri sebelumnya mengatakan, sikapi
program dicanangkan pemerintah tersebut pihaknya bersikap melatih para
Babinsa mempunyai pengetahuan tentang pertanian sehingga dapat
bersinergi dengan petugas penyuluh lapangan.
“Berbagai kendala ditemukan dalam masalah ketahanan pangan ini mulai
terbatasnya tenaga penyuluh, pengetahuan ilmu pertanian modern serta
berbagai hal lainnya. Semoga dengan program ini kita dapat mengatasinya
tentu melalui sinergitas seluruh aspek pendukung,” tukas Dandim.
Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Pempropsu, M Roem, kemukakan
Kabupaten Langkat merupakan penyandang pangan favorit di Sumut. Selain
itu diharapkan, petani mampu memaksimalkan lahan dengan menyisipkan
tanaman pendukung seperti sayuran diantara lahan pertanian dimiliki. (BONO YUDHA)
![]() |
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
