Singkil – DELINEWS : Tim BPBD Aceh Singkil, Tim SAR, TNI, Polri, Tagana serta Masyarakarakat. Hingga hari keempat, belum berhasil mendapatkan “signal” tentang keberadaan jasad Ogek Lao (penyelam lokan), yang dilaporkan hilang terseret arus sungai. Yang diduga keras akibat korban terlepas dari selang oksigen, akhirnya misterius tak diketahui rimbanya, Selasa (30/12) tahun lalu
Penegasan Humas Satgas Tim SAR Aceh Singkil Edi Sugianto, “proses pencarian secara gabungan antara Pol Airud, TNI, Tim BPBD, Tagana maupun Masyarakat, layaknya menemui jalan buntu”. Menurut Edi Sugianto, segenap lokasi termasuk sekitar hilangnya korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Meskipun dilakukan penyisiran dan penyelaman, namun upaya tim yang cukup maksimal, belum menemukan tanda atau signal, tentang keberadaan jasad korban, Demikian Edi Sugianto menjawab pertanyaan Delinews Jum’at (2/1).
“Padahal selama proses pencarian berlangsung, sejumlah penyelam berupaya mencari dan mendeteksi dasar sungai hingga meliputi pinggiran air”. Suka duka tim selama melakukan penyelaman, diakui Edi Sugianto tak luput dengan berbagai tantangan ketika berinteraksi dengan air di dasar sungai. Artinya selain melawan derasnya arus air, tim penyelam dirintangi sejumlah kayu – kayuan. Sehingga menghalangi jarak pandang tim penyelam, untuk mendeteksi jasad korban di kedalaman sungai dimaksud.
Ketika dipertanyakan upaya lanjutan tim terhadap pencaharian korban, Edi Sugianto menegaskan “untuk sementara waktu dihentikan”. Maksud Edi Sugianto, hingga ada perintah berikutnya agar melakukan pencaharian kembali, dari Satgas SAR Kuta Cane selaku Perwakilan BASARNAS pusat, tuturnya memperjelas.
Terakhir kesimpulan sementara Edi Sugianto , "informasi" hilangnya korban yang simpang siur akhirnya memunculkan berbagai pendapat. Sehingga diprediksi berdampak terhadap konsentrasi pencaharian, yang dilakukan tim ketika itu. Justeru hal tersebut, pihak Satgas SAR Aceh Singkil, memilih untuk menghentikan pencaharian korban sementara waktu. Tapi kata Edi Sugianto, tidak tertutup kemungkinan masyarakat sekitar, masih melanjutkan pencarian menggunakan fasilitas seadanya..
Liputan : KHAIRUMAN
Editor : Khairul Fata

