Ketua Yaspend PABA Binjai dalam sambutannya menegaskan, maksud dan tujuan dibentuknya organisasi OSIS tersebut, agar para siswa menjadi manusia seutuhnya. Dengan catatan para siswa/siswi sebagai anak didik, mempersiapkan diri dan mampu mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta memaknai pancasila secara benar. Hal tersebut sejalan dengan doktrin Yaspend PABA, yaitu mewujudkan "Pengabdian". Kesimpulannya, “bagaimana masyarakat terpelajar itu mampu menjadi manusia seutuhnya serta mencintai Negaranya, jika didalam jiwanya belum tertanam dasar - dasar kehidupan,” tegas Ir H Suprie Hamdani serius.
Tidak heran kata Ir H Suprie Hamdani, bilamana para pemimpin kita mempertontonkan tindakan tidak terpuji, contohnya melakukan korupsi, asusila, narkoba dan lain sebagainya. Sehingga kualitas pendidikan kita jalan ditempat, atau dapat dikategorikan mundur. Secara keseluruhannya, bermuara kepada mentalitas para pemimpin negeri yang tidak memahami maksud dan tujuan hidup.
Ir H Suprie Hamdani mempertegas jika politik yang kami lihat "nun jauh di luar sana", untuk mencapai sesuatu tujuan menghalalkan berbagai cara. Namun sebaliknya, di lingkungan Yayasan Pendidikan Panca Abdi Bangsa Kota Binjai hanya mengenal sistem, "Politik Pengabdian".
Sementara Ketua KPU Kota Binjai Heri Dani SE MAB, sangat mengapresiasi kegiatan seminar politik dan pendidikan demokrasi, yang diselenggrakan SMA Yaspend PABA. Kegiatan tersebut, dinilainya baru pertama kali diadakan di Kota Binjai. Dengan demikian, siswa/siswi sejak dini memperoleh pembelajaran politik serta demokrasi secara langsung, tidak hanya teori. Artinya para anak didik sebagai generasi penerus, mendapatkan pembekalan bagaimana menggunakan hak pilihnya, setelah mereka mengenal calon pemimpin dan visinya, tutur Heri Dani SE MAB.
Sedangkan Koordinator Komisi Pemilihan Ketua OSIS (Kopiko) Khairul, menyikapi kegiatan yang berlangsung ; Mereka sebagai anak didik, bukan hanya dijejali pembelajaran politik dan berdemokrasi secara teoristik belaka. Akan tetapi, betapa pentingnya para anak didik mendapatkan praktik langsung secara dini, dalam arti kata "Jujur, Adil dan Bersih".
Kegiatan tersebut, setelah di awali pagelaran seminar Senin (23/2), kemudian selasa dilanjutkan debat kandidat dan rabu dilangsungkan pemilihan ketua OSIS. Hadir di acara seminar, Ketua KPU Kota Binjai beserta segenap komisioner/sekretaris, Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai Ir Syamsul Sahari, termasuk seluruh dewan guru Yaspend PABA. (Drs M ARIFIN POHAN/mge)

