Binjai - DELINEWS : Aksi penyitaan dan penagihan yang dilakukan Debt Collector terhadap konsumen yang mengkredit sepeda motor marak terjadi ditengah jalan, bahkan saat menagih soal kredit macat para debt colelektor kerap melakukan unsur paksa dan kekerasan,hal ini dialami Adilta dan Eka Mulia Ningsih warga kelurahan Limau Sundai kecamatan Binjai Barat jum’at (6/3).
Adilta yang didampingi eka mulia ningsih kepada Delinews mengatakan, bahwa pada hari jum’at (6/3) sekira pukul 10.00.wib dirinya sangat dikejutkan dengan kehadiran 4 orang laki-laki yang tidak dia kenal, mereka langsung memepat dan menyetop sepeda motor Supra X BK.4886 RAL yang saat itu sedang di pakainya.
Saat itu saya bertanyak ,ada apa ini ,koq kalian main ambil paksa aja ,apa salahku ,kemudian saya bertanyak kepada 4 orang lalki-laki tersebut 3 diantaranya mengaku dari debt colektor showroom Adira cabang kota Binjai ,sedangkan salah seorangnya mengaku dari oknum TNI-AD dari kesatuan Detasemen Polisi Militer (Den-Pom) kota Binjai berinisial Sertu Deni.
Setelah terjadi dialog kata Adilta ke-empat debt colektor itu melakukan penyitaan secara paksa terhadap sepeda motor yang dipakainya dan mereka meminta saya ikut ke kantor Showrom Adira untuk menyelesaikan soal kredit macat, setibanya di kantor saya disuruh menunggu,setelah dua jam menunggu oknum PM tersebut tak juga muncul saya menjadi curiga.
Menurut Adilta dirinya merasa ditipu oleh oknum yang mengaku oknum Polisi Militer ,karena percaya langsung menyerahkan sepeda motor Supra X tersebut ,namun pada akhirnya Adilta sadar dirinya langsung mendatangi kantor kepala Den-PM Polisi Militer kota Binjai tujuannya mempertanyakkan oknum PM yang dijadikan kuli penarik sepeda motor oleh pihak Adira Finence.
Melalui Bintara piket Serka Harri membenarkan bahwa oknum PM yang berinisial Deni masih bertugas aktif dikesatuan PM kota Binjai ,ketika disinggung mengenai surat tugas dan MoU dengan pihak perusahaan,serka Harri mengatakan sejauh ini saya tidak mengetahui apakah ada surat tugasnya dan MoU-nya ,” Itu urusan Komandan Tanya aja pada pihak Adira ,” ujarnya.
Pihak management Adira Finance ketika di konfirmasi Delinews jum’at (6/3) membenarkan adanya penarikkan sepeda motor Supra X BK.4886-RAL atas nama Eka Mulia Ningsih
Liputan : Drs M Arifin Pohan
Editor : Khairul Fata
