![]() |
| Kondisi mayat (sengaja disamarkan) yang sudah membusuk saat akan dimasukkan kekamar mayat RSUD Aceh Singkil. (DELINEWS – ARIEF HELMY, SPd) |
Singkil - DELINEWS:
Warga Desa Lentong Kecamatan Kuta Baharu Aceh
Singkil digemparkan dengan penemuan
sesosok mayat laki - laki tanpa identitas dipinggir Sungai Lae Soraya.
Saat
pertama kali ditemukan Idin, salah seorang warga setempat yang sedang mandi
disungai tersebut, sekitar pukul 11.00 wib Selasa (21/04) kondisi mayat
diperkirakan berusia 30 - an tahun dalam keadaan terapung di permukaan air dan
menimbulkan aroma busuk.
Camat
Kuta Baharu Sofian sa’at dikonfirmasi DELINEWS menyebuitkan; “Akibat perasaan takut
Idin terhadap penemuan mayat tanpa busana itu”. Dan agar mayat tidak
dihanyutkan arus sungai, Idin terpaksa mengikatkannya terlebih dahulu. Sebelum Idin
melaporkan temuan mayat tersebut kepada warga lain, maupun ke pihak mapolsek
setempat, tutur camat.
Pengakuan
Sofian Camat Kuta Baharu, seusai mendapat laporan warga adanya temuan mayat terapung
di permukaan sungai, ia segera berkoordinasi dengan Satuan Tugas SAR Aceh
Singkil dan Badan Penanggulangan Becana Daerah(BPBD). Guna meminta di lakukan
Evakuasi, namun hingga menjelang siang dan akibat bantuan yang diminta tidak
kunjung datang. Akhirnya warga memutuskan, mengevakuasi mayat tersebut dengan
menggunakan perahu dan peralatan seadarnya.
Sementara
Kapolres Aceh Singkil AKBP. Anang Triarsono, SIK , ketika di konfirmasi
perantaraanKapolsek Kuta Baharu IPTU. Dwikora David, ia membenarkan
peristiwa penemuan mayat laki-laki tanpa
identitas tersebut ekitar 1 jam, setelah mendapat laporan warga. Ketika itulah
petugas polsek bersama warga, langsung turun ke TKP untuk melakukan evakuasi. Kata polisi petugas
sempat kesulitan mengevakuasi korban, karena peralatan yang minim terlebih lagi kondisi mayat dimaksud sudah
membusuk hingga sulit untuk diangkat.
Setelah
berhasil di evakuasi, petugas langsung membawa mayat laki - laki tersebut ke
puskesmas Kutabaharu, kemudian di bawa ke RSUD Aceh Singkil guna proses otopsi termasuk visum et revertum
agar segera memperoleh faktor penyebab kematian korban.
Kapolsek
mengaku telah berkoordinasi dengan jajaran polsek di wilayah lain, untuk
mengetahui apakah ada warga yang kehilangan anggota keluarganya. Namun sejauh ini
hasilnya masih nihil karena warga belum ada melaporkan kehilangan anggota
keluarganya. Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh penyebab kematian
korban. Kini mayat tanpa identitas tersebut
masih disimpan di kamar mayat RSUD Aceh Singkil.
Liputan : Arief Helmy, SPd
Editing : Ass Chief Editor/Syofian HSy

