• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Thursday, May 14, 2015

Mahasiswa Marah “Anggota Dewan Tidak Ada”

Palas - DELINEWS : Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (DPC PMII Palas) melakukan aksi unjukrasa ke kantor Bupati Padang Lawas, aksi mahasiswa tersebut menuntutperusahaan raksasa yang beroperasi di Kabupaten Padang Lawas.

Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan PMII Palas awal mulanya berkumpul di lapangan merdeka Sibuhuan dengan membawa sound system dan perlengkapan aksi lainnya seperti bendera dan spanduk tuntutan kepada perusahaan yang beroperasi di Palas. Aksi longmarch dilakukan mahasiswa menuju kantor bupati Palas, sesampai disana mahasiswa tidak
menemui pejabat yang berwenang menangani tuntutan tersebut, akhirnya massa memutuskan untuk memblokir jalan simpang ke kantor bupati.

Selang beberapa jam massa menyampaikan orasi politiknya akhirnya Asisten II Pemerintahan Palas, Abdurrahim menjumpai para pengunjuk rasa tersebut. Koordinator aksi PMII Palas, Muda Habibi Hasibuan dalam orasinya mengatakan Pemerintahan Kab. Padang Lawas agar menyelesaikan sengketa lahan masyarakat dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Palas, dan kami minta agar bupati dan Ketua DPRD Palas memanggil Pimpinan Permata Hijau Group (PHG).

 Agar disesuaikan izin usaha perkebunan, HGU, Amdal PMKS PHS Menanti, PMKS VAL
Hutalombang dan Amdal perkebunan PHG karena kami menilai kehadirannya tidak sesuai ijin yang dipegang dan tidak berkontribusi terhadap PAD kabupaten, ujarnya.

Tambahnya lagi, diminta kepada Bupati Palas untuk tidak memberikan izin pendirian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang bertitik di desa Papaso kecamatan Hutaraja Tinggi kabupaten Padang Lawas. PC PMII Palas menolak pendirian Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) di desa Papaso
tersebut.

Asisten II Pemerintahan Kab. Padang Lawas, Abdurrahim menyatakan bahwa tuntutan mahasiswa tersebut akan disampaikan secepatnya kepada bupati Kab. Padang Lawas, H. Ali sutan Harahap dan mengenai tuntutan massa terhadap perusahaan, kita tunggu prosesnya dan arahan dari bupati, ujarnya sembari menyalam massa satu persatu.

Setelah massa selesai menyampaikan orasinya di depan Asisten II massa berbondong-bondong mendatangi kantor DPRD Palas. sesampai di kantor DPRD Palas, satupun anggota dewan yang terhormat tersebut tidak ada di kantor pada Kamis (30/4) lalu untuk menerima aksi massa itu akhirnya terjadi keributan sehingga menimbulkan aksi dorong mendorong bersama Satpol PP Palas.

Liputan            :  Pitra
Editing             :  Chief Editor/Tony Hermansyah, drg
Lay Outer       :  Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd

Online Visitors


Popular Posts

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video