Langkat
– DELINEWS : Yusra,
SPd Kepala SD Negeri 054945 Dogang Kecamatan
Gebang Langkat, tetap konsisten membudayakan kegiatan kebersihan lingkungan.
Mengingat urgensi kebersihan, merupakan sebahagian dari iman, demikian tausiyah
rutin Yusra, SPd di hadapan ratusan siswa – siswinya. Termasuk para tenaga
pengajar di satuan pendidikan tersebut, yang berhasil direkam Delinewsonline di
pertengahan pekan lalu.
Menurut Yusra, SPd, betapa
pentingnya membina anak didik agar menjaga kebersihan lingkungan secara
berkesinambungan (sepanjang waktu). Karena lingkungan yang bersih, tertata apik
dan rapi, tidak sekedar indah ketika dipandang mata. Namun lingkungan yang
bersih, merupakan cermin kepribadian dan kehidupan yang sehat.
Menjawab
pertanyaan Delinewsonline, Yusra, SPd mengakui tausiyah yang disampaikan setiap
jum’at pagi secara rutin tersebut, belum optimal membentuk karakter anak didik.
Bilamana ia sebagai Pimpinan Unit Kerja dan dewan tenaga pengajar, enggan
mempraktikkannya kepada siswa – siswi di lapangan terbuka. Artinya tausiyah
yang disampaikannya tersebut hanyalah bersifat teori, namun secara hakiki
membutuhkan tindakan nyata. Seperti kata pepatah, “Perkataan harus disesuaikan
dengan perbuatan”, tuturnya pasti.
Menyikapi
hal tersebut, Yusra, SPd beserta segenap tenaga pengajar di satuan pendidikan
dimaksud. Setiap akhir pekan atau Sabtu sebelum memasuki jam pembelajaran, wajib
mengadakan gotong royong. Tidak saja membersihkan lingkungan sekolah, akan
tetapi melakukan perawatan apotik hidup, kebun mini termasuk grenn house milik
SD Negeri 054945 Dogang.
Ternyata
Yusra, SPd, tidak hanya mahir menyampaikan tausiyah di hadapan generasi yang
berusia bilangan jari, atau karena sejumlah tenaga pengajar disana sebagai
bawahan baginya. Kini Yusra, SPd menterapkan tausiyah tentang kebersihan,
mengerahkan sejumlah anak didiknya agar peduli lingkungan di luar pekarangan
sekolah. Di antaranya melakukan gotong royong, ke salah satu rumah ibadah milik
warga Desa Dogang tidak jauh dari letak SD Negeri 054945 tempatnya mengabdi.
Belum
puas membina karakter dan mental anak didik lewat tausiyah rutin tersebut di
atas. Meski tugas pokok Yusra, SPd sebagai pimpinan dan guru, sudah usai
menurut jadwal yang ditentukan secara baku. Yusra tak pernah puas, ia bekerja
keras tanpa kenal waktu istirahat.
Tegas
Yusra, SPd kegiatan yang diurusinya itu sangat terkait terhadap pembinaan mental
anak didik sejak usia dini melalui kegiatan ekstra kurikuler kepramukaan, salah
satu contoh misalnya, tentang perkemahan. Dalam kegiatan berkemah, siswa dituntut
mampu mengurus dirinya sendiri, tanpa bantuan orang lain. Melalui kegiatan
tersebut, sikap kemandirian dan kreativitas siswa terbangun. Ketika berkemah,
siswa menjalankan seluruh aktivtasnya seorang diri, tanpa bantuan orang tua seperti
saat berada di rumah.
Liputan :
Ass Chief Editor/Editor Excutif
Editing :
Ass Chief Editor/Editor Excutif
Lay Outewr :
Khairul Fata, Amd/Ilham Syahputra Barus, SPd
%2BA.jpg)
.jpg)
