Mayat tanpa indentitas tersebut pertama kali ditemukan salah seorang nelayan yang sedang melintas. Ketika itu korban hanya menggunakan celana dalam dengan kondisi tangan terikat kebelakang dan kaki terikat, mulut terikat kain.
Sedang ciri ciri korban yakni lengan kanan sebelah kiri tato bergambar naga dan betis kaki sebelah kanan bertuliskan scorpion dengan bergambarkan cecak. Bahkan wajah nya lembam dan mengeluarkan darah segar.
Setelah di evakuasi petugas dibantu masyarakat setempat dari dalam sungai, korban langsung dibawa ke rumah sakit umum Tanjungpura. Kemudian selanjutnya mayat tersebut di antar ke RS Medan guna dilakukan outopsi.
Kapolsek Tanjungpura AKP Juriadi Sembiring ketika dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon seluler, Selasa (11/8) membenarkan atas penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan.
“ Saat ditemukan mayat MR X yang diduga menjadi korban pembunuhan hanya menggenakan celana dalam dengan kondisi tangan terikat kebelakang dan kaki terikat serta mulutnya juga terikat sama kain, “ ujar Juriadi
Bagi keluarga yang ada merasa kehilangan dengan ciri ciri korban yakni lengan kanan sebelah kiri tato bergambar naga dan betis kaki sebelah kanan bertuliskan scorpion bergambarkan cecak, agar dating ke rumah sakit
Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro melalui Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Agus Sobarna Praja ketika ditemui , mengatakan mayat tersebut hari ini juga di bawa ke rumah sakit Bhayangkara Medan
“ Mayat tersebut siang ini kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara di Sei Wampu Medan dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, “ tegas Agus.
Liputan : Prawito
Editing : DEC/MgE


