• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Friday, August 7, 2015

Pendopo di Kampung Jawa Akan dijadikan Mess

Bupati Aceh Singkil Syafriadi, SH. (DELINEWSONLINE – KHAIRUMAN)
SINGKIL – DELINEWSONLINE : Kepala Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil H Syafriadi, SH menegaskan ; “Pendopo Bupati yang berada di dusun Kurnia Kampung jawa Desa Pulo Sarok, tempo relatif singkat akan difungsikan sebagai mess”. Atau perumahan yang dapat dijadikan sebagai salah satu aset daerah, kemudian mampu mendatangkan penghasilan, demikian Syafriadi, SH menjawab pertanyaan wartawan di ruangan kerjanya Rabu (5/8.
 

“Berbicara tentang sejumlah infrastruktur di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil, Syafriadi, SH akan berupaya memfungsikannya sebagai aset daerah berbentuk fisik. Namun semua prgramnya itu sudah barang pasti membutuhkan tahapan dan kerja keras.
 

Seperti pendopo bupati di Kampung Jawa Dusun Kurnia Pulo Sarok, sudah barang pasti memerlukan renovasi, salah satu contoh di antaranya harus dilakukan penambahan pembatas ruangan. Sehingga fungsinya itu ke depan, benar - benar bermanfaat dan layak digunakan sebagai mess,” tuturnya.
 

Kesimpulannya, ‘Pendopo Bupati’ yang dibangun melalui sumber pendanaan Bantuan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR), pasca Gempa Aceh - Nias Mei 2005 lalmpau tersebut. Dikabarkannya sudah mulai direnovasi, dengan anggaran pembiayaan tahun 2015 kurang lebih mencapai angka Rp 1,5 Miliar.
 

Sedangkan terkait dengan kondisi ruas Jalan Lintas Provinsi antar Singkil – Rimo, yang kini kerusakannya semakin parah hingga mengancam keselamatan para pengguna kendaraan bermotor. Syafriadi, SH akan mengupayakan pembangunannya di tahun anggaran berikutnya.
 

Namun demikian Syafriadi, SH selaku Kepala daerah, menyadari dirinya masih memiliki janji terhadap berbagai lapisan masyarakat di jajaran pemerintahannya. Terutama tentang pembangunan ruas – ruas jalan produksi, di tingkat pedesaan yang sangat berguna memperlancar arus barang dan menunjang pertumbuhan perekonomian warga, tandasnya.
 

”Justeru demikian, semua bentuk pembangunan tersebut tidak sekedar memerlukan pendanaan, namun butuh tahapan - tahapan. Menurut Syafriadi, SH hal tersebut di atas merupakan salah satu rangkaian visi dan misinya sebagai Bupati, termasuk pembangunan sarana kesehatan maupun bidang pendidikan.

Syafriadi, SH kembali mengingatkan, dengan terbangunnya sarana dan prasarana jalan di pedesaan atau di perkotaan, dampaknya sangat mempengaruhi percepatan pembangunan perekonomian rakyat di Aceh Singkil”, tandasnya penuh rasa optimis.
 

Kemudian Syafriadi, SH menghimbau, berhasilnya Kabupaten Aceh Singkil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) selama kurun waktu16 tahun. Tegas Syafriadi, SH jangan dijadikan euporia, tapi sikapilah secara wajar dan berdayakan sebagai motivator dalam upaya mempertahankan predikat WTP tetap langgeng di Kabupaten Aceh Singkil.
 

Laporan hasil pemeriksaan Opini WTP, yang diserahkan Maman Abdurahman (Kepala BPK RI Perwakilan Aceh), diterima H Syafriadi, SH Bupati Aceh Singkil Jum’at (31/7), dihadiri Ketua DPRD Mulyadi, SE, Drs Azmi (Sekdakab), Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah Nasjudin, Kadis Inspektorat Abd Gani, termasuk Sekwan Ahmad Rifai.
 

Kata Syafriadi, SH Prestasi tersebut diraih berkat dukungan seluruh lapisan masyarakat.  Maksudnya selama 16 tahun Kabupaten Aceh Singkil berdiri, yang sebelumnya masuk kategori “rapor merah” kini sudah membaik,” paparnya mengakhiri wawancara.

Liputan : Khairuman
Editing  : DEC/MgE

Online Visitors


Popular Posts

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video