• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Saturday, August 1, 2015

Tayangan Film “ SELEMBAR ITU BERARTI” Dapat Sambutan Hangat

Illustrasi
LANGKAT – DELINEWSONLINE : Meskipun tayangan film 'Selembar Itu Berarti', menimbulkan berbagai kritikan tajam atau munculnya semacam prokontra di tengah - tengah masyarakat. Karena tayangan film yang diprioritaskan menjadi tontonan para guru se Kabupaten Langkat tersebut, dilakukan di hari kerja persisnya Kamis pagi hingga sore (30/7).

Ternyata Sansirita Production cukup sukses, ketika menggelar film tersebut di Gedung Olah Raga (GOR) Jalan KH Wahid Hasyim Stabat Langkat. Ironinya tak sedikit di antara 6 ribu penonton, yang menyaksikan tayangan film “Selembar Itu Berarti”, tanpa sadar meneteskan air mata hingga membasahi pipi.

Dikarenakan mereka, larut dalam perasaan terharu dan kesedihan. Ketika penonton, menyaksikan lakon yang diperankan Putri Dalilah Siagian 12, Raihan F Vanlendiaz 9, Ratu Rizka Apriani 11, Nisa Wafer 18, Cut Indah Rezky 30, Gloria Sinulingga 45, Supartik 62.

Film besutan Dedy Wafer itu bercerita tentang kakak beradik (Putri dan Diaz), yang berjuang keras di tengah keterbatasan ekonomi. Apalagi, di usia yang begitu dini, sang ibu (Indah) menyusul ayah mereka ke liang lahat.sungguh mengharukan  sehingga  para guru sebagai  tenaga pendidik   mempunyai  kesan  yang berarti  bagi mereka. Kata sejumlah guru kepada Delinesonline seusai melihat penayangan  Film tersebut.

Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu, SH melalui Wabup  Sulistianto  sambutannya mengatakan, dirinya sangat bangga atas karya anak-anak muda dalam film bertema pendidikan ini. Apalagi, shootingnya sepenuhnya dilakukan di Kabupaten Langkat.
 

Termasuk Asisten II Pemkab Langkat, Hermansyah alias Boy yang turut hadir mewakili Bupati Langkat mengatakan, dirinya sangat salut dengan penayangan film ini. Apalagi dia ada melihat banyak penonton yang terharu hingga meneteskan air mata.

Sementara  sambutan, Dedy Wafer, selaku sutradara mengatakan, film ini sebagai salah satu bukti bahwa telenta-talenta di Sumut tidak kalah dengan artis ibukota. Untuk menghimpun bakat-bakat terpendam anak-anak muda di sini, dia bersama tim Sansirita Production secara resmi memperkenalkan sekolah akting pertama di Pulau Sumatera. "Kami mengundang bapak ibu sekalian untuk mendaftarkan anaknya dalam sekolah ini,".

Meski penayang film “Selembar Itu Berarti”  cukup banyak  mendapat sambutan dari para Guru maupun pejabat,  tetapi sebaliknya, setelah Film yang bedurasi hampir 120 menit itu selesai ditayangkan, banyak masyarakat selaku wali murid  merasa kecewa. Sehingga  menimbulkan Pro dan kontra di kalangan mereka. Karena penayangan Film ini masih dalam katagori  hari kerja atau hari belajar bagi murid sekolah.

Sebagaima yang diutarakan  Sukariadi 54 salah seorang  pedagang  penduduk Kecamatan Stabat, sebagai wali murid dia merasa kecewa.  karena  pemutaran Film tersebut  diwaktu hari  kerja maupun hari belajar anak. Dengan  pemutaran film  tersebut para Guru diwajibkan  menonton/menyaksikan dan dipungut biaya sebesar Rp 30 ribu /guru, sedangkan  para siswa/siswi  sekolah harus diliburkan secara paksa.

Menurut Sukariadi,  meliburkan  siswa-siswa Sekolah  secara paksa disaat  jam belajar-mengajar  sedang berjalan ,  jelas   menimbulkan berbagai celoteh dikalangan  masyarakat  bahkan ada yang  mengatakan itu “Sudah Merusak Dunia Pendidikan.di Kabupaten Langkat katanya.

Liputan : Bono Yudha/R Mulyono
Editing : DEC and Managing Editor

Online Visitors


Popular Posts

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video