| Gambar atas, Abdul Aziz 72 kakek korban, mengangkat leher jenazah Syaiful Azhari. Sedangkan bawah, tampak warga sekitar berdatangan ke rumah duka. (DELINEWSONLINE – JULIANTO IRWANSYAH SILITONGA) |
Menurut tetangga korban yang namanya enggan disebutkan dimedia mengatkan malam Rabu, Syaiful Azhari bersama tiga rekannya berangakat melaut, untuk mencari ikan setelah mendapat ikan 3 piber mereka berencana pulang kerumah melalui muara Bedagai.
Beberapa rekannya sempat tertidur, namun penyakit ayan diderita Syaiful Azhari mendadak kumat, kemudian Syaiful Azhari kejang - kejang dan terjatuh kelaut. Rekannya mengetahui kejadian itu mencoba memberikan pertolongan. Namun tubuh Syaiful Azhari langsung tenggelam kedasar muara.
Rekan korban yang bingung dengan kejadian tersebut langsung meminta bantuan kepada nelayan dan Satpol Air Bedagai. Pencarian langsung dilakukan nelayan Bedagai bersama Satpol Air Rabu pagi (16/09), hingga malam hari.
Pencarian membuahkan hasil Jenazah Syaiful Azhari berhasil ditemukan warga bersama Satpol Air Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WIB (17/09), persisnya dibiir pantai Bedagai.
Warga yang melihat Jenazah Syaiful Azhari terdampar dipinggir pantai terkejut dan langsung membungkus dengan menggunakan kain kafan. Selanjutnya membawa jenazah Syaiful Azhari ke rumah duka bersama warga lainya.
Abdul Aziz (72) kakek korban sa’at dikonfirmasi wartawan, sangat mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga dan nelayan, khususnya yang turut melakukan pencarian jenazah cucunya Syaiful Azhari. Termasuk segenap Satgaspol Air Bedagai yang telah bersusah payah mengupayakan pencarian jenazah cucunya, sehingga ditemukan dalam kurun waktu cukup singkat, ujarnya.
Sementara Camat Tanjung Beringin Sudarno S Sos yang hadir di rumah duka, menyampaikan turut berdukacita dan rasa belasungkawa yang sedalam dalamnya. Semoga keluraga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan menerima cobaan tersebut. Sudarno S Sos menghimbau segenap warganya yang berprofesi sebagai nelayan agar lebih berhati – hati dan tetap menjaga keselamatannya masing - masing.
Liputan : Julianto Irwan Syahputra Silitonga
Editing : Editor Excutief
