• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Friday, March 18, 2016

Meningkatkan Prestasi Pelajar Medan dan Menumbuhkan Budaya Baca

MEDAN (Berita): Medan sebagai kota ter¬be¬sar ketiga di Indonesia menumbuhkan budaya membaca di kalangan pelajar sebagai upaya meningkatkan prestasi. Untuk itu, sekolah-sekolah mulai menerapkan aksi membaca buku selama 15 menit sekali seminggu di halaman sekolah secara bersama-sama Kepala sekolah, guru dan siswa.

"Penerapan aksi membaca itu dikemas semenarik mungkin, sehingga semua orang terlibat. Kami mendorong agar kegiatan membaca ini lebih bervariasi dan dilakukan lebih giat lagi," kata Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs Masrul Badri MPsi pada lokakarya perencanaan buku bacaan berjenjang yang difasilitasi USAID Prioritas di Hotel Grand Kanaya Medan, Selasa (15/3).

Dijelaskannya, menumbuhkan budaya membaca menjadi salah satu program prioritas di Indonesia. Medan juga ikut menggiatkan budaya membaca tersebut di kalangan pelajar. Namun, sebelumnya harus dipahami tidak mungkin seorang anak menjadi pintar kalau tidak memiliki keterampilan membaca. Jika ingin anak-anak terampil membaca, maka harus menumbuhkan budaya membaca terlebih dulu.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Medan, H Iwan Zulhami SH MAP mengatakan, membaca merupakan kunci menuju ilmu pengetahuan. "Siswa perlu didekatkan kepada ilmu pengetahuan dengan cara meningkatkan keterampilan membacanya. Guna mendukung budaya membaca, maka siswa harus bisa mengakses buku dengan mudah," ungkapnya.

Disebutkannya, buku bukan barang yang harus disembunyikan tapi buku harus dibuat dimana-mana. Di setiap sudut harus ada buku yang bisa dibaca. Koordinator Provinsi USAID Prioritas Sumatera Utara, Agus Marwan mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan menjadikan Medan sebagai Kota Literasi.
Pemko Medan harus didukung mempercepat pembudayaan literasi. Sebab hal itu diyakini mampu menghasilkan manusia-manusia unggul guna mendukung Medan sebagai World Class City.

"Medan adalah rumah kita, jadi harus mendukung segala usaha untuk membuat kota ini menjadi lebih baik. Membangun kota berarti harus membangun manusia, budaya dan infrastruktur. Literasi merupakan salah satu aspek penting dalam membangun manusia dan budaya," katanya.

Agus Marwan mengatakan, USAID Prioritas terus mendukung Pemko Medan menyediakan layanan pendidikan berkualitas. Guna mengembangkan literasi, akan menghibahkan sekitar 100 ribu eksemplar buku bacaan berjenjang kepada 166 SD dan MI di Medan.

Diperkirakan lebih dari 14 ribu siswa kelas 1-3 SD/MI bisa menikmati layanan buku tersebut. Saat ini Kemendikbud sedang mengembangkan kabupaten dan kota pilot literasi. Namun baru Surabaya yang secara resmi mendeklarasikan diri sebagai Kota Literasi. "Untuk itu kami siap men¬dukung jika Medan ingin menjadi Kota Literasi," ujarnya. (aje)

Online Visitors


Popular Posts

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video