MEDAN – Permasalahan penerimaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi warga kurang mampu yang belum merata, mengemuka dalam kegiatan reses anggota DPRD Medan Hj Umi Kalsum di Belawan.
Seperti yang diutarakan sejumlah warga kepada anggota Fraksi PDIP tersebut, bahwa penyaluran KIS dinilai banyak yang kurang tepat sasaran. Warga menilai masih ada tebang pilih dalam penyaluran KIS.
Ada dugaan, penerima KIS merupakan mereka yang memiliki kedekatan dengan pihak yang mendata. "Sebab kami melihat warga berkecukupan ekonomi seperti memiliki mobil turut terdata menerima kartu pelayanan kesehatan tersebut,"ungkap Lina warga Belawan Bahari, di hadapan Umi Kalsum, baru-baru ini.
Tidak hanya soal BPJS, warga juga berharap kepada Umi Kalsum membantu memfasilitasi mereka dalam pengurusan surat tidak mampu di kelurahan, serta surat rekomendasi dari Dinsos.
"Termasuk juga kami mohonkan agar DPRD Medan memperjuangkan kemudahan pembuatan akta kelahiran dan surat nikah yang hilang, ke instansi terkait bagi warga lanjut usia,” kata Neneng, warga Lingkungan III Belawan II.
Pada kesempatan itu, Hj Umi Kalsum menyatakan siap membantu warga dalam pengurusan surat-surat penting itu.
“Nantinya kami akan melakukan pendataan terhadap warga yang akan mengajukan kebutuhan surat penting,"ungkapnya didampingi Kabid Dinsos Zailun SH.
Dia juga menyesalkan tidak adanya kehadiran dari pejabat kecamatan setempat. "Karena melalui reses Pemerintah setempat dapat menyerap aspirasi yang tengah berkembang di lingkungan warganya. (win)
