| LUTUT KENA LANTAI: Aping, yang kedua kakinya terlihat mengenai lantai seperti bersujud. Keluarga korban mengaku dia bunuh diri dengan cara seperti di foto ini. HULMAN SITUMORANG/PM |
Namun polisi tak mengungkit masalah ini, dengan alasan pihak keluarga korban sudah membuat surat perjanjian yang mengatakan bahwa mereka pasrah dengan kejadian tersebut, dan tidak akan menuntut siapa-siapa. "Keluarganya keberatan jika korban diotopsi. Mereka (keluarga) sudah membuat surat pernyataan dengan polisi takkan menuntut jika terjadi suatu hal nantinya,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa, Ipda Herwin, kepada POSMETRO MEDAN.
Nah, sebelum mengakhiri hidupnya, di dalam kamar tidur rumahnya di Dusun II, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang, sekitar pukul 04.00 WIB, korban yang sudah setahun jarang pulang itu mendadak datang ke rumah dengan kondisi mulut mengeluarkan aroma minuman keras.
Korban pun menggedor pintu rumah, namun Linda alias Lili (44) istrinya maupun anaknya tidak mau membuka pintu rumah. Hal itu dikarenakan korban sering mabuk dan memukuli korban jika pulang sehingga karena tidak tahan dipukuli pertengkaran selalu terjadi diantara pasangan suami istri itu. Puncaknya, korban memilih jarang ke rumah dan jika pulang pun sudah dalam kondisi mabuk
Barulah sekitar pukul 06.00 WIB, istri korban (Lili) bangun dan membuka pintu rumah. Lantas korban pun masuk ke dalam rumah dengan aroma bau minuman keras. Pertengkaran pun terjadi antara korban dengan isterinya dan tak lama kemudian, korban memilih masuk kedalam kamar
Awalnya isteri korban tak menaruh curiga karena korban tidak keluar dari dalam kamar. Pun begitu, Lili menyuruh anaknya untuk melihat korban ke dalam kamar. Tiba dalam (kamar), anak korban begitu kaget melihat korban yang bertelanjangd ada memakai celana jeans biru itu tidak bernyawa lagi dengan kondisi leher terikat selang air yang tergantung di kayu kamar. Melihat hal itu, anak korban langsung memberitahukan kepada Lili dan selanjutnya Lili memberitahukan kepada tetangganya.
Tanpa dikomando, warga pun langsung berbondong-bondong menuju rumah korban namun tak satupun berani yang menurunkannya. Tak lama berselang, personel Polsek Tanjung Morawa yang mendapat kabar langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan. Jenazah Aping pun dibawa ke Rumah Sakit PTPN II untuk keperluan visum, dan selanjutnya diboyong ke rumah orangtuanya di Hamparan Perak.
(man/fit)
