• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Thursday, March 17, 2016

Tua Bangka Penjaja Cewek, Setubuhi Semua Cabe-Cabeannya Sebelum Dijajakan

Torik Sulistyanto (baju tahanan), pelaku bisnis prostitusi cabe-cabean. FOTO: fathan/jpnn.com


Torik Sulistyanto (baju tahanan), pelaku bisnis prostitusi cabe-cabean. FOTO: fathan/jpnn.com

Sambil menyelam minum air. Ini pribahasa yang tepat disematkan Torik Sulistyo, 50, yang bekerja sebagai seorang muncikari cabe-cabean. Bermoduskan Torik berbisnis esek-esek di Jalan Tumbu IV, Kelurahan Cipedak, Jakagarsa, Jakarta Selatan.

Nah, parahnya lagi, sebelum cabe-cabean diberdayakan, ayah satu anak ini lebih dulu mencicipi korban dengan dalih agar tahu servis perempuan itu.

“Iya, sebelum dijual, pelaku juga sudah terlebih dahulu (menyetubuhi),” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayangkari di kantornya Jumat (11/3).

Sri melanjutkan, tercatat ada 16 perempuan di bawah umur yang dieksploitasi oleh Torik. Tanpa mengenal rasa iba, pelaku menjalankan bisnis esek-esek ini sudah dua tahun. “Pengakuannya baru dua tahun,” imbuh Sri.

Rahasia Pak Tua yang Bikin Cabe-cabean Klepek-klepek

Muncikari cabe-cabean Torik Sulistyo (50), benar-benar ahli di bidangnya. Dia tahu bagaimana menggeluti bisnis esek-esek.
Nih, sudah puluhan perempuan di bawah umur berhasil ia eksploitasi. Gila! Dia juga berhasil menjalani bisnis itu selama dua tahun tanpa diketahui warga.

Dengan berkedok kedai kopi, Torik menyulapnya menjadi tempat prostitusi singkat bagi pria hidung belang.
‎Seorang warga Jalan Timbul IV, RT 08/03, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Teguh mengatakan Torik memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik. Selain itu, ia sering mengajak perempuan di bawah umur untuk nangkring di kedai kopinya.

‎”Anak-anak itu dijanjikan yang macam-macam yang baik. Seperti dikasih uang dan diberi harapan palsu,” kata Teguh ketika ditemui di kawasan Jalan Timbul, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (11/3).

‎Pria satu anak itu, kata Teguh, diduganya juga memiliki ilmu gaib. Sebab, menurutnya, banyak perempuan di bawah umur terpesona dengan Torik yang sudah kepala lima itu.

‎Dia juga mengungkapkan bahwa putrinya yang baru menginjak di bangku kelas 6 SD dulunya kerap bermain di kedai Torik. Namun, Teguh kemudian melarang putrinya untuk tidak bergabung dan bermain di kedai Torik.

“Saya larang anak saya. Kalau sampai ketahuan main di rumah Torik, bisa saya marahin anak saya,” bebernya.

Sebelumnya, Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayakari mengatakan, untuk merekrut PSK cabe-cabean‎ yang baru, pelaku menawarkan kepada anak asuhannya untuk mencari teman di sekolah yang butuh uang tambahan.

“Jadi pelaku menawarkan kepada korban untuk mencari teman sekolahnya‎ dengan iming-iming uang. Pelaku mengatakan, kegiatan (esek-esek) hanya sebentar dan menghasilkan uang,” tukas Sri. (mg4/jpnn)


Online Visitors


Popular Posts

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video