KEPALA Kantor Kementerian Agama Wilayah Sumut Drs H Tohar Bayaongin, Mag
Menandatangani Kesepahaman Bersama Untuk Kegiatan Road To Dakwah
Disaksikan Pemimpin Umum Harian Waspada Dr Hj Rayati Syafrin MM Dan
Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Andi Leodinata. ( Repro/ WSP/Anum Saskia/B )
MEDAN : Harian Waspada dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut, mengadakan penandatanganan kesepahaman bersama untuk kegiatan Road To Dakwah (RTD) yang akan digelar Waspada didaerah Tobasa, Samosir dan Dairi. Penandatanganan naskah kerjasama di Aula kantor wilayah Kementerian Agama Provsu, Rabu (30/3).
Hadir Kakanwil Kemenagsu Drs H. Tohar Bayoangin,MAg bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kemenagsu, Dra Hj. Elyani Tohar Bayoangin, Pimpinan Umum Harian Waspada dr Hj. Rayati Syafrin, MM, panitia RTD, H. Erwan Efendi, Aji Wahyudi, Wapenjab Harian Waspada, H.Sofyan Harahap.
Kakankemenag Kab/Kota,Ka. KUA, Kabid dan Kasi Kanwil Kemenagsu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Pol Andi Leodinata yang juga menjalin penandatanganan kesepahaman bersama pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta undangan lainnya.
Drs H. Tohar Bayoangin menyambut gembira upaya yang dilakukan Harian Waspada menjalankan kegiatan dakwah dan kemanusiaan dikawasan terpencil bersama Kemenagsu.
"Masih banyak kawasan terpencil memerlukan perhatian dalam berbagai aspek, bukan saja masalah keagamaan tetapi terkait aspek sosial," kata H. Tohar Bayoangin. Dia berharap dengan kegiatan ini kehadiran media semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sebagai sarana memberi perhatian dan pengawasan terhadap kondisi masyarakat sekaligus memberi pencerahan bidang keagamaan.
Pemimpin Umum Harian Waspada dr Hj. Rayati Syafrin menyebutkan RTD yang sudah berlangsung lima tahun telah dilaksanakan di berbagai daerah di Sumatera Utara dan Aceh.
Karenanya, kata Hj. Rayati Syafrin kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif kepada masyarakat luas.Hal senada disampaikan Wapenjab Harian Waspada H. Sofyan Harahap, bahwa kegiatan RTD dilaksanakan sesuai dengan fungsi media, antaranya memberikan pendidikan kepada masyarakat.
Sofyan Harahap juga menyampaikan dukungan terhadap BNN yang terus mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba karena sudah pada tingkat mengkhawatirkan. Dia berharap dengan kerjasama ini, upaya untuk menghapus penyalahgunaan narkoba akan terwujud sehingga generasi bangsa ini terselamatkan.
Bersatu
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut, Brigjen Pol Andi Leodinata dikesempatan itu menyebutkan, perlu bersatu padu memberantas narkoba. Saat ini, kata dia,kondisi penggunaan narkoba sudah tingkat mengkhawatirkan.
Dari 350 orang yang dirazia di tempat hiburan malam ada 75 positif menggunakan narkoba. Demikian juga saat dilakukan razia di rumah kos-kosan dari 50 orang yang dirazia ditemukan 27 positif narkoba.
Maka, kata dia, sangat perlu melakukan sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat agar mereka tidak ikut menjadi pengguna apalagi penjual yang saat ini semakin banyak taktik dan cara mereka lakukan, antaranya tidak mengkonsumsi narkoba yang dijual, karena mereka tahu akan dampaknya.
"Bersama Kemenag akan dijalin kerjasama dengan harapan mampu menekan angka pengguna, melalui kegiatan dakwah dan ceramah bahaya penyalahgunaan narkoba yang pasti diharamkan oleh agama," paparnya. (WSP/m37/J)
