• RSS
  • Twitter
  • Facebook

Banner 468 X 60

Tayangan Berita Terbaik Dirangkum Khusus Untuk Anda!

Sunday, May 22, 2016

Manajemen PT PBB (Persero) Dipanggil, Permenakertrans Overlapping?


DITUTUP – Setelah dua hari berturut – turut Senin pagi hingga Selasa malam atau (18 – 19/4). Kantor PT PBB (Persero) pengelola jasa dan ketenagakerjaan (Outsourcing) di Jalan T Amir Hamzah Nomor 10 Kwala Begumit Kecamatan Binjai, diserbu ratusan calon Satpam asal berbagai kota. Terhitung Rabu (20/4) tampak ditutup alias tidak dipungsikan. EXECUTIVE EDITOR – TRACKNEWS
Liputan : Tim Tracknews
BINJAI – TRACKNEWS : "Kami masih menunggu kehadiran pihak manajemen PT PBB (Persero), agar hadir di kantor Kelurahan Kwala Begumit Kecamatan Binjai Langkat, di Jalan Perintis Kemerdekaan". Demikian Ponidi, SPd Kepala Kelurahan Kwala Begumit, mengawali percakapan bersama Tracknews di belakang kantor Camat Binjai Langkat, Kamis pagi (21/4). 

Menurut Ponidi, SPd pemanggilan tersebut, terkait dua unit kantor PBB (Persero) di Jalan T Amir Hamzah, dioperasikan pihak perusahaan pengelola jasa. Yang tidak pernah dilaporkan ke institusinya, selaku kepala pemerintahan terendah kelurahan. Termasuk camat setempat, sebagai kepala pemerintahan di peringkat kecamatan Binjai Langkat, sesuai prosedur yang berlaku.

HANYA SATU – Layaknya pihak manajemen PT PBB (Persero) hanya memfungsikan satu kantornya  yang bertingkat, persis berhampiran dengan pusat perbelanjaan Alfamidi, guna menjalankan operasional perusahaan mereka. EXECUTIVE EDITOR – TRACKNEWS
Menyikapi pertanyaan Tracknews, Ponidi, SPd berupaya menindaklanjuti "dampak ratusan calon Satpam, ketika membanjiri Jalan T Amir Hamzah. Persisnya di seputaran kantor PT PBB (Persero) di komplek Perumahan Anugerah Lestari, sejak Senin pagi hingga Selasa malam (18 – 19/4).

Dengan catatan, agar permasalahan dimaksud tidak terulang lagi ke depan, demi terwujudnya kenyamanan warga setempat. Terutama penghuni perumahan di sepanjang Jalan T Amir Hamzah, yang berhampiran dengan kedua unit kantor PT PBB (Persero). 
REKAMAN PERISTIWA – Suasana Kantor PT PBB (Persero) pengelola jasa dan ketenagakerjaan (Outsourcing) di Jalan T Amir Hamzah Nomor 10 Kwala Begumit Kecamatan Binjai, diserbu ratusan calon Satpam asal berbagai kota, Senin pagi hingga Selasa malam atau (18 – 19/4). EXECUTIVE EDITOR – TRACKNEWS
Baik di seputaran depan Bank Rakyat Indonesia, maupun kantor UPT Dinas P dan P Kecamatan Binjai/PT Bank Sumut, serta pusat perbelanjaan yang letaknya berada di sejajaran Alfamidi.

TABRAK PERMENAKERTRANS 19/2012
Sementara Disnakertrans Langkat, diwakili Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) HM Dayan Nasution, SH,  ketika dikonfirmasi Tracknews "seputar kegiatan Bidang Jasa dan Ketenagakerjaan (Outsourcing), yang dikelola PT PBB (Persero) di Jalan T Amir Hamzah Kwala Begumit Kecamatan Binjai, Kamis sore (21/4)". HM Dayan Nasution, SH menjawab singkat, belum mengetahui hal itu secara rinci.

Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Disnakertrans Langkat HM Dayan Nasution, SH, ketika diwawancarai Tracknews di ruang kerjanya Kamis sore (21/4). EXECUTIVE EDITOR – TRACKNEWS
Alasan HM Dayan Nasution, SH, untuk mendeteksi kegiatan dan keberadaan perusahaan tersebut, bukan menjadi tanggungjawab bidang HI semata. Namun tidak terlepas, kepedulian dan tanggungjawab tugas Bidang Pengawasan untuk melakukan monitoring. Serta hal serupa, merupakan kewenangan terkait yang harus dilakukan Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Langkat, tuturnya memperjelas.
MELAPOR - Inilah rekomendasi institusi Disnakertrans Langkat, sebagai bukti menerima pelaporan tentang keberadaan kantor PT PBB (Persero) di di Jalan T Amir Hamzah Nomor 10 Kwala Begumit Kecamatan Binjai, yang dicatat dalam agenda Nomor 682. EXECUTIVE EDITOR – TRACKNEWS

Di ruangan terpisah,Tracknews memperoleh bocoran Bidang Pengawasan Disnakertrans Langkat, PT PBB (Persero) pengelola Bidang Jasa dan Ketenagakerjaan (Outsourcing) tersebut. Hanya melaporkan keberadaan perusahaannya yang berkantor di Jalan T Amir Hamzah Nomor 10 di Kelurahan Kwala Begumit Kecamatan Binjai Langkat, persisnya Jum'at 26 Juni 2015 lalu. 

Pelapor mencatatkan dirinya di Bidang Pengawasan Disnakertrans Langkat, berinisial DS, jabatan Direktur, warga dusun VI Ulu Berayun Desa Ara Condong Kecamatan Stabat Langkat.

Meskipun demikian para aparatur di ketenagakerjaan tersebut menegaskan, secara sadar ataupun tidak pihak manajemen PT PBB (Persero), ada kemungkinan melanggar bunyi pasal (22) Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 19/2012 tentang tatacara penyerahan pekerjaan untuk merekrut tenaga kerja, wajib lapor ke Disnakertrans. 

Yang isinya antara lain, "Perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh, tidak dapat melakukan operasional pekerjaannya. Sebelum mendapatkan bukti pendaftaran perjanjian penyediaan jasa pekerja/buruh, dari instansi yang bertanggungjawab di bidang ketenagakerjaan kabupaten/kota, tempat pekerjaan dilaksanakan", sekaligus mengakhiri wawancara. 
CUPLIKAN – Cuplikan salah satu bunyi pasal (22 - 23) Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permenakertrans) Nomor 19/2012 tentang tatacara penyerahan pekerjaan untuk merekrut tenaga kerja, wajib lapor ke Disnakertrans. EXECUTIVE EDITOR – TRACKNEWS
PERMENAKERTRANS KONTRADIKTIF
Sedangkan Kasi Penempatan TK/IPK Disnakertrans Langkat Ismail, SH, ketika dimintai tanggapannya via telepon genggam Jum'at pagi (22/4). Penjabaran defenisi Permenakertrans Nomor 19/2012, tentang tatacara penyerahan pekerjaan untuk merekrut tenaga kerja (Outsourcing), wajib lapor ke Disnakertrans. 


Menurutnya Permenakertrans tersebut di atas, sangat kontradiktif atau saling bertolak belakang dengan Permenakertrans Nomor 07/2008 terdahulu, menyangkut Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta (LPTKS). Artinya kedua permenakertrans dimaksud, sudah berada di peringkat Overlapping. 

Kemudian dampaknya membingungkan bagi institusi Dinas yang membidangi ketenagakerjaan di kabupaten/kota, untuk menjalankannya secara profesional. 

Argumentasi Ismail, SH, "apa bedanya pengertian Lembaga Penempatan dengan Lembaga Penyedia Tenaga Kerja (Outsourcing) di bidang Jasa Penempatan Tenagakerja. Padahal kedua lembaga/perusahaan swasta tersebut, sama – sama menempatkan tenaga kerja"? 

Malahan, seleksi dan rekrutmen yang dilakukan pihak perusahaan pengelola out sourching/penyedia tenaga kerja. Nyaris tidak pernah melaporkan total rekrutan mereka, termasuk penempatan pekerja kepada institusi yang berwenang (ketenagakerjaan) di kabupaten/kota.

Ironinya lagi, para pencari kerja yang direkrut perusahaan pengelola out sourching/penyedia tenaga kerja. Sama sekali tidak pernah melengkapi para pencari kerja yang mereka jaring, untuk mengarahkan dan melengkapinya dengan kartu pencari kerja (AK 1). 

Pertanyaannya, sejauh mana kewenangan dan legalitas formal, instusi Dinas Tenaga Kerja kabupaten Kota yang diserahi tanggungjawab membidangi Penempatan Tenaga Kerja. Terkait pertanggungjawaban institusi ketenagakerjaan kabupaten/kota, untuk melayani permintaan pihak Bappeda maupun Statistik. 

Terutama berkaitan dengan total angka pencari kerja dan penempatan, untuk dicatat secara transfaran ke dalam buku statistik sesuai program. 

Di bahagian lain Ismail,SH mempertegas, tidak sekedar ke dua Permenakertrans tersebut di atas, dikategorikannya Overlapping. Kesimpulannya, ke dua Permenakertrans dimaksud sepertinya tak pernah sinkron dengan bunyi Keputusan Presiden RI Nomor 4/1980, berikut Undang – Undang Ketenagakerjaan Nomor 13/2003. 
Editing : Editor Executive

Akhyar Launching Gerakan Tahfizh Al Quran Perguruan Islam Al Ulum Terpadu Medan

Medan ( Berita ) : Wakil Walikota Medan Ir Akhyar nasution MSi menghadiri acara penyerahan kembali siswa siswi SMP Islam Al Ulum terpadu Medan angkatan XI di Hotel Emerald Garden, sabtu (21/5).

Dalam acara yang yang bertemakan "membangun generasi berkarakter dan berperadaban islam" tersebut, selain menghadiri acara Akhyar juga membuka launching gerakan Tahfizh Al Quran yang menggunakan sistem mudah menghapal, one day one vers, 1 hari 1 ayat, dan menyerahkan medali kepada 4 siswa siswi terbaik SMP Al Ulum Terpadu Medan. Acara tersebut diisi dengan doa, syalawat serta Tari Nusantara.

Akhyar berpesan kepada seluruh siswa siswi SMP Al Ulum Terpadu Medan, untuk terus meningkatkan kemauan dalam menimba ilmu, gali lah ilmu pengetahuan sedalam-dalamnya karena melalui ilmu pengetahuan kita dapat memahami apapun yang terjadi di alam semesta, memahami tuhan yang maha esa dan menjadikan kita insane-insan yang selalu taat dan bersyukur atas segala anugerahnya.

"selamat menapaki masa depan yang sudah didepan, genggamlah setiap kesempatan yang ada di hadapan anak-anakku, persiapkan diri dengan baik untuk menjadi kader-kader pemimpin masa depan Kota Medan khususnya dan Indonesia umumnya" ujarnya.

Mengenai gerakan one day one vers Akhyar berharap, gerakan ini dapat menjadi motivasi yang ampuh bagi anak-anak dalam membaca dan menghafal Al Quran sebagai kitab suci umat islam. Akhyar juga berharap, gerakan tersebut tidak hanya membaca dan menghafal ayat saja, tetapi juga dengan makna yang terkandung didalamnya anak-anak mampu menerapkan makna tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Kepada seluruh orang tua Akhyar juga berpesan, untuk terus mendukung anak-anaknya dalam mengenyam pendidikan, berikan pemahaman yang baik kepada mereka tentang arti pentingnya pendidikan dalam membentuk masa depan yang cerah.

Disamping itu Indra Prasetya mewakili Kepala Pengurus Yayasan menyampaikan, perkembangan Perguruan Islam Al Ulum Terpadu tidak terlepas dari peran pemerintah. "Terima kasih kepada Pemko Medan yang sudah mendukung kami secara moral" ( edr )

DPRD Kota Semarang Sharing Perda Sampah Di Kota Medan

Medan ( Berita ) : Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kota Medan Ristanto SH SPN menerima kunjungan kerja DPRD Kota Semarang di Kantor Walikota medan, jumat (20/5).

Kunjungan tersebut dalam rangka sharing mengenai peraturan daerah (perda) sampah di Kota Medan, sehingga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas kinerja dalam bidang pengelolaan sampah di Kota Semarang.

Rombongan anggota DPRD Kota Semarang dipimpin Suharsono SS MSi selaku Ketua Badan Pembentukan Perda Kota Semarang, terdiri dari komisi A, komisi B, komisi C dan komisi D fraksi PKS, PDI-P, PKB, GOLKAR, DEMOKRAT, GERINDRA, PAN, PPP, Sekwan Kota Semarang, Sekretariat Kota Semarang serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang.

Dalam sambutan Walikota Ristanto menjelaskan, dahulunya Kota Medan hanya merupakan salah satu benteng pada masa penjajahan Belanda, kini telah berdiri sedikitnya 43 hotel berbintang, 26 pusat perbelanjaan modern, 17 Restoran besar, 18 Runah Sakit , 8 Bank Pemerintah dan 55 Bank swasta.
"Selain ibukota Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan juga merupakan pintu gerbang Indonesia bagian Barat dan tercatat sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, dan pada tahun 2011 kota Medan bersama dengan Kota Makassar dan kota Denpasar telah ditetapkan menjadi kota Metropolitan baru" ungkapnya.
Disamping itu Suharsono dalam paparannya mengatakan, Kota Semarang lebih luas dari Kota Medan, memiliki luas sebesar 373 m persegi, terdiri dari 16 kecamatan dan berpenduduk sebantyak 1,7 juta jiwa.
"Tujuan kunjungan kerja ini terkait persampahan di Kota Medan, mengkaji mengenai pengelolaan TPA, bagaimana partisipasi masyarakat dan adakah sanksi yang diberikan terhadap pelanggaran sampah di Kota Medan" ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Mewakili Dinas Kebersihan Kota Medan Panangaran Nasution S Sos selaku Kabid Pengembangan dan Pengawasan Dinas Kebersihan Kota Medan mengatakan, Dinas Kebersihan bekerja berdasarkan Perwal No 14 Tahun 2010 dan pada tahun lalu memperoleh PAD sebanyak 87% dari target 25 miliyar.

"Pemko Medan telah melakukan sosialisasi Perda No.6 tahun 2015 Tentang Persampahan. Berdasarkan Perda ini nantinya masyarakat yang membuang sampah sembarangan akan diganjar denda Rp10 juta bagi individu. Sementara jika yang membuang sampah sembarangan berbentuk kolektif dilakukan oleh badan, lembaga, atau kantor hukumannya bisa mencapai Rp50 juta. Diharapkan Perda ini dapat terlaksana pada tahun 2016 dan 2017" ujarnya.

Mengenai pengelolaan sampah di Kota Medan, sebelumnya Pemko Medan pernah membicarakan kerjasama dengan pihak ketiga, namun belum terealisasi. Hingga saat ini, operasioanl sampah murni dilakukan Dinas Kebersihan tanpa adanya keterkaitan dengan pihak ketiga. Terkhusus untuk sampah yang berada di pasar, diolah oleh PD Pasar. Dinas Kebersihan Kota Medan juga memiliki call center guna menangani hal-hal yang harus segera ditangani.

"Volume sampah di Kota Medan 1 hari sebanyak 2 ribu ton, diangkut ke TPA 1500 sampai dengan 1600 ton per hari. Sampah dibuang di 1 TPA, yaitu TPA terjun" ungkapnya. Acara diakhiri dengan saling bertukar cinderamata antara Pemko Medan dengan DPRD Kota Semarang. ( edr )

Hendra/Ahsan Imbangkan Kedudukan Indonesia 1-1

Kunshan, Tiongkok ( Berita ) : Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan mampu mengimbangkan kedudukan tim Thomas Merah-Putih atas Denmark menjadi 1-1 dalam final turnamen Piala Thomas 2016 di Stadion Bulu Tangkis Kunshan, Minggu [22/05] .

Pada laga partai kedua Hendra/Ahsan menang 21-18, 21-13 atas pasangan Denmark Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding dalam laga selama 41 menit. “Kami tidak memikirkan pertandingan partai pertama. Kami hanya fokus dengan pertandingan kami saja. Kami berusaha untuk tetap,” kata Ahsan selepas pertandingan.

Pada game pertama, Hendra/Ahsan telah unggul unggul 4-2. Tapi, pasangan Mads/Mads berhasil menyusul 5-5 dan mengembalikan keadaan 8-11. Serangan ganda andalan Tanah-Air itu sempat buntu ketika bola membentur net maupun keluar garis lapangan. Hanya saja, lawan juga melakukan kesalahan serupa hingga skor imbang 17-17.

Saat beradu pukulan match-point 20-18, Hendra ambil kesempatan smes tajam dan kubu Indonesia meraih game pertama 21-18. Hendra/Ahsan mendapatkan momentumnya pada game kedua baik dengan permainan depan net ataupun smes bola-bola tanggung dari Mads/Mads.

Ganda peringkat dua dunia itu bermain lebih tenang dan tidak meladeni permainan bola cepat pasangan Denmark peringkat sembilan dunia itu sehingga mengembalikan keduduan 3-5 menjadi 5-5, lalu 10-5, 16-7, hingga menang 21-13.

Hendra mengaku instruksi pelatih untuk tetap bermain dengan tenang terbukti manjur untuk menaklukkan pasangan Mads/Mads yang kuat dengan pukulan smes.

“Kami tim ganda putra siap menghadapi partai final. Apapun bisa terjadi,” kata pelatih ganda putra pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Herry Iman Pierngadi di Kunshan.

Pertemuan Indonesia dengan Denmark pada laga final Piala Thomas 2016 merupakan pertemuan ke-empat setelah pertemuan pada 1964 di Tokyo, Jepang; pada 1973 dan 1979 di Jakarta; serta pada 1996 di Hong Kong. (ant )

PWI Sumut Selenggarakan Lomba Azan

Lomba Azan digelar dalam memaknai dan menyemarakkan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriah, sekaligus menyambut bulan puasa Ramadhan 1437 Hijriah.

Ketua PWI Sumut H Hermansjah SE didampingi Sekretaris Edward Thahir S.sos, Wakil Ketua Bidang Organisasi Drs Khairul Muslim, dan Ketua Panitia Drs Eddy Syahputra Sormin MSi, Jumat (20/5) mengatakan, Lomba Azan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumut tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan silaturahmi.

Kegiatan keagamaan ini, kata Herman, sebagai komitmen PWI Sumut terhadap peningkatan kualitas iman keluarga besar PWI Sumut. Sebagaimana juga perayaan Natal bagi wartawan dan keluarga besar umat Kristiani PWI Sumut yang dilaksanakan setiap tahun.

"Sebenarnya, beberapa tahun lalu PWI Sumut aktif menggelar MusabaqohTilawatil Quran (MTQ) antar wartawan dan anak-anak wartawan setiap kali memasuki puasa Ramadhan. “Kegiatan keagamaan ini kita aktifkan lagi tahun ini untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah,” ujar Herman?.

Khusus pada peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW akan tampil Sebagai penceramah Al-Ustaz Drs. H. Amhar Nasution MA, dan pembaca Al-Qur’an qori tingkat Sumut, Amar Akbar.

Bagi Anggota PWI beserta anak yang akan ikut lomba Azan dapat mendaftarkan diri ke Sekretariat PWI Sumut setiap hari kerja. Khusus bagi anak wartawan? dibagi dalam kategori/kelompok SD dan SLTP-SLTA. Pemenang terdiri dari Juara I, II, III dan Harapan I dan II. (rel/edr)

Friday, April 1, 2016

Waspada & Kemenagsu Wilayah Sumut Jalin Kerjasama Road to Dakwah

IR
KEPALA Kantor Kementerian Agama Wilayah Sumut Drs H Tohar Bayaongin, Mag Menandatangani Kesepahaman Bersama Untuk Kegiatan Road To Dakwah Disaksikan Pemimpin Umum Harian Waspada Dr Hj Rayati Syafrin MM Dan Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Andi Leodinata. ( Repro/ WSP/Anum Saskia/B )

MEDAN : Harian Waspada dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut, mengadakan penandatanganan kesepahaman bersama untuk kegiatan Road To Dakwah (RTD) yang akan digelar Waspada didaerah Tobasa, Samosir dan Dairi. Penandatanganan naskah kerjasama di Aula kantor wilayah Kementerian Agama Provsu, Rabu (30/3).

Hadir Kakanwil Kemenagsu Drs H. Tohar Bayoangin,MAg bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kemenagsu, Dra Hj. Elyani Tohar Bayoangin, Pimpinan Umum Harian Waspada dr Hj. Rayati Syafrin, MM, panitia RTD, H. Erwan Efendi, Aji Wahyudi, Wapenjab Harian Waspada, H.Sofyan Harahap.

Kakankemenag Kab/Kota,Ka. KUA, Kabid dan Kasi Kanwil Kemenagsu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Pol Andi Leodinata yang juga menjalin penandatanganan kesepahaman bersama pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta undangan lainnya.

Drs H. Tohar Bayoangin menyambut gembira upaya yang dilakukan Harian Waspada menjalankan kegiatan dakwah dan kemanusiaan dikawasan terpencil bersama Kemenagsu.

"Masih banyak kawasan terpencil memerlukan perhatian dalam berbagai aspek, bukan saja masalah keagamaan tetapi terkait aspek sosial," kata H. Tohar Bayoangin. Dia berharap dengan kegiatan ini kehadiran media semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sebagai sarana memberi perhatian dan pengawasan terhadap kondisi masyarakat sekaligus memberi pencerahan bidang keagamaan.
Pemimpin Umum Harian Waspada dr Hj. Rayati Syafrin menyebutkan RTD yang sudah berlangsung lima tahun telah dilaksanakan di berbagai daerah di Sumatera Utara dan Aceh.

Karenanya, kata Hj. Rayati Syafrin kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif kepada masyarakat luas.Hal senada disampaikan Wapenjab Harian Waspada H. Sofyan Harahap, bahwa kegiatan RTD dilaksanakan sesuai dengan fungsi media, antaranya memberikan pendidikan kepada masyarakat.

Sofyan Harahap juga menyampaikan dukungan terhadap BNN yang terus mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba karena sudah pada tingkat mengkhawatirkan. Dia berharap dengan kerjasama ini, upaya untuk menghapus penyalahgunaan narkoba akan terwujud sehingga generasi bangsa ini terselamatkan.
Bersatu

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut, Brigjen Pol Andi Leodinata dikesempatan itu menyebutkan, perlu bersatu padu memberantas narkoba. Saat ini, kata dia,kondisi penggunaan narkoba sudah tingkat mengkhawatirkan.

Dari 350 orang yang dirazia di tempat hiburan malam ada 75 positif menggunakan narkoba. Demikian juga saat dilakukan razia di rumah kos-kosan dari 50 orang yang dirazia ditemukan 27 positif narkoba.

Maka, kata dia, sangat perlu melakukan sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat agar mereka tidak ikut menjadi pengguna apalagi penjual yang saat ini semakin banyak taktik dan cara mereka lakukan, antaranya tidak mengkonsumsi narkoba yang dijual, karena mereka tahu akan dampaknya.

"Bersama Kemenag akan dijalin kerjasama dengan harapan mampu menekan angka pengguna, melalui kegiatan dakwah dan ceramah bahaya penyalahgunaan narkoba yang pasti diharamkan oleh agama," paparnya. (WSP/m37/J)

Petani Sergai Masih Dalam Belitan Masalah

yap
Bupati Sergai H. Soekirman Menyerahkan Buku Karangannya Kepada pemred Harian Waspada H. Prabudi Said Disaksikan Ketua DPRD Sergaih. Syahlan Siregar, Selasa (29/3) Sore Di Medan. ( Repro/ WSP/Edi Saputra/B )

MEDAN ( Berita ) : Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memiliki areal persawahan dengan luas sekitar 40.000 hektar yang terhampar di 17 Kecamatan dalam setahun mampu dua kali masa panen, jika rata-rata setiap hektar menghasilkan 6 ton maka produksi padi dalam satu tahun mencapai 480.000 ton, sehigga Kab.Sergai surplus beras.

Ungkapan tersebut disampaikan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Sire-gar, ST, Kabag Humas Dra. Indah Dwi Kumala dan Sekretaris DPRD Sergai Drs Suprin kepada Pemimpin Redaksi Harian Waspada H. Prabudi Said pada acara silaturahmi, Selasa (29/3) di Medan.
"Di tahun 2017 mendatang ada dua proyek bendungan yang diperkirakan akan selesai yakni Bendungan Bajayu di Kec. Tebingtinggi dan Bendungan Sei Belutu di Kec. Sei Bamban yang akan mengairi 13.000 hektar lebih areal persawahan, sehingga ke depan petani Sergai dapat lebih mengoptimalkan hasil pertanian yang berimbas pada peningkatan produksi padi di Sergai,"papar Soekirman.

Di satu sisi, imbuh Bupati Sergai, tidak dapat dipungkiri jumlah areal persawahan setiap tahun terus berkurang akibat alih fungsi tanaman dan berubah fungsi menjadi pertapakan rumah mau pun bangunan lainnya. Selain itu bagi petani sendiri dalam pengolahan lahan persawahan kerap dihadapkan dengan berbagai permasalahan berkaitan dengan hukum.

Menurut Soekirman, permasalahan yang dihadapi diantaranya untuk mengolah lahan persawahan menggunakan traktor mau pun handtraktor tidak sedikit dibutuhkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar mau pun Premium.

Jika petani secara berkelompok membeli BBM tersebut di SPBU dianggap melakukan penimbunan BBM sehingga kerap berhadapan dengan pihak kepolisian, di satu sisi belum ada SPBU yang diperuntukkan khusus petani seperti yang diperuntukkan untuk nelayan yakni SPBBN.

"Kemudian bagi petani yang akan melakukan pencetakan sawah baru dengan mengubah rawa-rawa menjadi areal persawahan, tentu menggunakan alat berat beko serta sebagian galian C nya dijual, dalam hal ini petani dihadapkan kembali dengan hokum sehingga berurusan dengan pihak berwajib, karena tidak mengantongi izin pertambangan yang harus diurus ke provinsi dan biayanya tidak sedikit dan dipastikan petani tidak akan mampu.

"Guna mencari solusi tentunya sangat dibutuhkan peran serta media dalam hal ini Harian Waspada, sehingga masyarakat bisa memahami dan tidak terjebak dengan hukum, begitu juga bagi Pemangku Kepentingan dapat memahami permasalahan tersebut, mengingat di satu sisi Pemkab Sergai melalui petani berupaya meningkatkan produksi padi serta meningkatkan jumlah areal persawahan dalam upaya mewujudkan program Swasembada beras, namun di sisi lain upaya petani bertentangan dengan hokum hingga berhadapan dengan pihak kepolisian, sungguh dilematis," kata Soekirman.

Sementara itu Pemimpin Redaksi Harian Waspada, H.Prabudi Said menyatakan menyuarakan aspirasi masyarakat terlebih petani demi perubahan kearah yang lebih baik sudah menjadi kewajiban Waspada, namun di sisi lain dibutuhkan peran serta lebih dari Pemkab baik itu eksekutif maupun legislatif dalam upaya pendampingan dan perlindungan agar petani khususnya dalam beraktivitas tidak berhadapan dengan hokum. 

(WSP/c03/a06/J)

Sebuah Mobilbox BK 8615 CT Asal Medan Terguling ke Dalam Parit

Mobil box BK 8615 CT asal Medan menuju Kota Stabat, setibanya di jembatan "Penceng" di posisi kiri ruas Jalan Proklamasi, kawasan Kwala Bingai Kecamatan Stabat Langkat, terpaksa terjun bebas ke dalam parit dikarenakan supir mengantuk berat. TRACKNEWS – G SITORUS
Liputan : G Sitorus
STABAT :
Dugaan sementara akibat supir mengantuk berat, sehingga mobil box BK 8615 CT asal Medan, yang dikemudikannya menuju inti Kota Stabat terpaksa terjun bebas ke dalam parit. 

Persisnya di posisi kiri jembatan "Penceng", di ruas Jalan Proklamasi kawasan Kwala Bingai Kecamatan Stabat Langkat, Rabu malam (30/3) usai sholat maghrib.
 

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, mobil box BK 8615 CT mengalami rusak berat. Sementara supir bersama kenet mobil box yang mengalami luka  - luka, di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
 

Saksi mata Iskandar 45 yang mengaku warga Desa Banyumas menyebutkan, peristiwa mobil box masuk ke dalam parit dimaksud, sangat mengejutkan warga sekitar. 

Iskandar memprediksi, supir mobil sangat lelah sehingga tak dapat menahan rasa kantuknya. Akhirnya mobil yang dikemudikan si supir tersebut, tidak stabil menelusuri ruas jalan raya.
 

Seketika itu juga, ruas Jalan Proklamasi yang menghubungkan Desa Banyumas ke kawasan Kwala Bingai. Atau antar Stabat menuju Kota Binjai, Rabu malam  mendadak ramai dipadati warga sekitar terjadinya peristiwa, yang ingin menyaksikan kecelakaan tunggal dimaksud.
 

Kemudian membuat kondisi arus lalulintas, di ruas Jalan Proklamasi antar Desa Banyumas dengan kawasan Kwala Bingai Kecamatan Stabat Langkat, spontan macet beberapa saat.
 

Ironisnya, petugas kepolisian yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ketika dihubungi wartawan belum dapat memberi keterangan, terkait peristiwa kecelakaan dimaksud.

Monday, March 21, 2016

2 Kali Telat Check In, Seorang TKW Nekat Terjun Bebas dari Lantai 3 KNIA

Foto: Net Jenazah Siti Rochmadiah, TKW yang tewas melompat dari lantai 3 Bandara KNIA, Sabtu (19/3) malam.

Jenazah Siti Rochmadiah, TKW yang tewas melompat dari lantai 3 Bandara KNIA, Sabtu (19/3) malam. Foto: Net

KUALANAMU – Siti Rochmadiah (48), warga Malang-Jawa Timur yang tewas melompat dari lantai 3 Bandara KNIA pada Sabtu (19/3) malam lalu, masih terbujur kaku di lemari pendingin kamar jenazah RSUD Deli Serdang. Belum satu orang pun keluarganya yang datang untuk menjemput.

Direktur RSUD Deli Serdang, dr Isnaini ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk jasad yang tidak memiliki identitas, pihak RSUD Deli Serdang memberikan tempo 3x24 jam bagi keluarga korban untuk menjemput. Tapi jika tidak datang, pihak rumah sakit akan mengebumikannya. Namun karena identitas Siti Rochmadiah ada, maka pihak rumah sakit memberikan tenggang waktu hingga 7x24 jam.

"Jika dalam waktu yang telah ditentukan itu keluarga korban juga tidak datang maka pihak rumah sakit terpaksa menguburkannya," sebutnya.

Siti Rochmadiah sebelumnya adalah penumpang yang baru tiba di Bandara Kualanamu, namun tidak diketahui secara pasti dari mana terbangnya dan mau ke mana tujuannya.

Keterangan dari petugas maskapai Lion Air, korban sudah 2 kali membeli tiket pesawat Lion Air tujuan Surabaya, namun selalu gagal terbang (berangkat) karena selalu terlambat saat hendak check in di Bandara Kualanamu.

Kegagalan keberangkatan yang kedua ini yang membuat korban stres dan panik. Kondisi itu membuat beberapa security di sana mengamati langkahnya. Namun saat petugas lengah, Siti Rochmadiah langsung melompat dari lantai 3 terminal keberangkatan ke lantai dasar, sehingga tewas di lokasi kejadian.

Informasi lain diperoleh, sebelumnya Siti Rochamadiah yang lahir 26 Desember 1967, tiba bersama suaminya di Bandara Kualanamu. Diduga ribut dengan suami, korban ditinggal sendiri di Bandara Kualanamu.

Di dalam tas sandangnya tidak ditemukan identitas diri berupa KTP dan hanya pasport dengan nama Siti Rochmadiah alamat Malang, sehingga tidak diketahui secara pasti di mana dia di Malang.

Kapolres Deliserdang AKBP Edi Faryadi menuturkan, pihaknya menemukan sebuah buku tabungan cabang Jakarta dan identitas kartu Hong Kong di tempat kejadian. "Diduga korban merupakan TKI dari Hong Kong. Saat kejadian, korban sendirian," kata Kapolres dalam keterangannya.

Edi menjelaskan, berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka di bagian kepala, luka memar pada tangan kiri, luka memar pada tangan kanan dan luka memar di bagian kaki kanan. Saat ini, jenazah telah berada di rumah sakit di Lubuk Pakam. Petugas juga masih menunggu pihak keluarga korban hingga datang.

"Kita telah melakukan olah TKP di lantai satu dan lantai dua Bandara Kualanamu, kita juga memeriksa saksi yang melihat kejadian itu," tandas Edi. (man/deo)


Gadis Cilik Ini Menjerit, Acek Babak Belur Dihajar Masa

Foto: Rizky/PM Bunga (nama samaran) dan ibunya mengadukan kasus percabulan yang dialaminya ke Polresta Medan.


Bunga (nama samaran) dan ibunya mengadukan kasus percabulan yang dialaminya ke Polresta Medan. Foto: Rizky/PM

MEDAN - Dengan kondisi babak belur, Acek (59) warga Kota Bangun, Hamparan Perak, diarak warga ke Polresta Medan. Pasalnya, ia mencabuli seorang balita berusia 5 tahun di Jalan Sekata, Kelurahan Karang Berombak, Medan Barat.

Menurut informasi yang diperoleh, aksi cabul itu terjadi Sabtu (19/3) sekitar pukul13.00 WIB. Saat itu, korban sebut saja namanya Bunga, sedang bermain dengan 2 orang temannya.

Acek yang tiba-tiba datang, mengajak salah satu teman Bunga. Karena tidak mau, Bunga pun diajak dengan diiming-imingi akan diberi sejumlah uang. Ternyata, Acek membawa Bunga ke tepi Sungai Deli. Di sana, Bunga pun dicabulinya.

"Kebetulan ada beberapa warga yang sedang memancing di Sungai Deli mendengar suara anak kecil menjerit, langsung mereka kejar, ternyata bapak (Acek-red) itu sedang membetulkan celananya bersama korban," ungkap Kepala Lingkungan 12, M Azar Lubis, Sabtu (19/3) siang.

Dikatakan Azar, warga yang melihat keadaan tersebut langsung emosi karena  pelaku sudah pasti mencabuli korban dengan bukti cairan sperma yang berceceran di celana. "Dilihat warga ada sperma berceceran di celananya, makanya warga langsung menghajarnya," jelasnya.

Menurut Azar, setelah mendapat kabar itu, ia pun turun ke lokasi dan mengamankan Acek ke Polresta Medan.

"Aku dikabarin sama warga kalau ada yang dipukuli, setelah sampai aku baru tahu kalau dia pelaku pencabulan, makanya aku tadi sama warga langsung membawanya kemari," ucapnya.

Azar mengatakan, pasca kejadian tersebut, korban tak bisa ditanyai lantaran masih trauma dengan kejadian yang dialaminya. "Korban masih trauma karena ketika kami tanyai dia menangis," ucapnya.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono, saat dikonfirmasi mengatakan akan melidik kasus tersebut. "Ya kasusnya akan kita lidik," ujarnya singkat. (riz)

Sunday, March 20, 2016

Ketua Serta Pengurus K3S Kota Tanjungpura Langkat Akan Diganti

Illustrasi
TANJUNGPURA  : Hasanora, SPd Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), beserta pengurus di era kepemimpinannya. Yang kini, membawahi 43 unit satuan pendidikan peringkat dasar negeri/swasta di Kecamatan Tanjungpura. Tempo singkat segera menjalani pergantian, tegas beberapa Kepala SD Negeri di kota itu menjawab pertanyaan Tracknews, Rabu (18/3).

Menurut beberapa Kepala SD Negeri di kawasan Kecamatan Tanjungpura, yang minta identitas mereka dirahasiakan media ini. Pergantian Hasanora, SPd sebagai Ketua K3S, beserta beberapa pengurus lain sudah waktunya untuk segera mungkin dilaksanakan.

Mengingat upaya penyegaran, terhadap kepengurusan organisasi para kaum cendekiawan, sebagai pembuat kebijakan di satuan pendidikan peringkat terendah tersebut, sangat penting.

Terutama yang berkaitan dengan nasib para pendidik itu sendiri, maupun mengupayakan kemajuan anak didik ke depan. Sebagaimana komitmen pemerintah mendorong peserta belajar, agar mampu tampil berkualitas serta berprestasi diberbagai bidang studi.

Menyikapi pertanyaan Tracknews "seputar nasib pendidik", sumber menyebutkan betapa pentingnya para tenaga pengajar terbebas dari berbagai intervensi, yang bersifat non prosedural.

Di antara intervensi yang dialami para tenaga didik tersebut, berupa pungutan liar tanpa memiliki payung hukum. Atau tanpa legalitas, maupun dilindungi undang – undang tegas sumber singkat, tanpa memberi rincian detail terkait pungli dimaksud.

Kesimpulannya, sangat berdampak terhadap kesungguhan tenaga pendidik, melakukan ativitas ajar – mengajar di depan kelas. Artinya tidak terlepas dengan kebutuhan para siswa, untuk memperoleh pengajaran secara maksimal. Demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas terhadap generasi penerus, sebagai cikal bakal bangsa kata sumber.

KEBERUNTUNGAN
Sementara di bahagian lain isu yang sedang bergulir menyebutkan, Majelis, SPd selama ini menjabat bendahara kepengurusan K3S di bawah naungan Hasanora, SPd. Diprediksi akan menjabat posisi Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas P dan P Kecamatan Babalan, menggantikan Elly Herlina SPd.

Sedangkan Elly Herlina, SPd, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas P dan P Kecamatan Babalan, kata sumber bakal menempati posisi serupa di Kecamatan Tanjungpura, menggantikan Suherman?

Editing : Syofian HSy 

Saturday, March 19, 2016

UMSU Keluar Sebagai Juara Lomba Debat Hukum se-Kota Medan



MEDAN (Berita): Sebelas perguruan tinggi se- Kota Medan mengikuti lomba debat hukum yang digelar salah satu perguruan tinggi swasta di Medan. Ajang rutin tersebut merupakan agenda tahunan dalam upaya menumbuhkan wawasan dan kompetensi mahasiswa menyampaikan pendapat melalui ajang debat.

Tampil sebagai juara pada lomba debat itu tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang kembali menorehkan prestasi menggungguli mahasiswa dari PT lainnya. "Pihak rektorat memberikan apresiasi dan merasa bangga atas prestasi mahasiswa fakultas Hukum yang berhasil tampil sebagai juara pertama lomba debat hukum se Kota Medan itu," kata Wakil Rektor III UMSU Rudianto SSos MSi, kemarin. Menurutnya, prestasi tersebut tentunya tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui proses panjang dengan persiapan-persiapan yang cukup matang, apalagi memang lomba debat tersebut juga diikuti utusan perguruan tinggi-perguruan tinggi hebat lainnya. 

Meski demikian pihaknya tetap meminta mereka tidak cepat merasa puas, kalau bisa ke depannya juga dapat mengukir prestasi yang lebih tinggi lagi ditingkat nasional."Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong bagi mahasiswa lainnya untuk belajar dengan keras demi meraih prestasi cemerlang dan mampu menjadi pribadi-pribadi yang memiliki daya saing nantinya seusai menyelesaikan studi," ungkapnya. 

Dijelaskannya, rektorat akan selalu memfasilitasi setiap mahasiswa yang memang bertekad kuat untuk berprestasi. Itu memang sudah menjadi komitmen dalam upaya melahirkan lulusan yang siap pakai dan berdaya saing. Sebelumnya dalam lomba debat hukum yang diikuti 11 perguruan tinggi se-Kota Medan tersebut, UMSU mengirimkan dua tim, yakni tim A dengan personil Rizki Rahayu Fitri, Nesya Viranda dan Guruh Lazuardi Rambe. Sedangkan tim B diperkuat Riki Saputra, Soraya Sakinah dan Azhar Hikmawa yang berhasil menyabet juara pertama. 

(aje)

Friday, March 18, 2016

PRSU 2016 SUMUT Baru Dibuka


MEDAN – Plt Gubsu Ir H Tengku Erry Nuradi MSi dijadwalkan membuka New Pekan Raya Sumatera Utara (NewPRSU) 2016. Pembukaan New PRSU ditandai dengan melepas parade kenderaan hias, Jumat (18/3) malam.


Dalam keterangan persnya manajer promosi pelaksana kegiatan Ira Marian mengatakan, NewPRSU 2016 diikuti 33 Kabupaten/Kota serta BUMN dan BUMD yang ada di provinsi ini.”Untuk saat ini hanya diikuti 13 kenderaan hias. Karena belum semuanya (kabupaten/kota) bisa ikut. Mungkin kendalanya karena daerahnya jauh. Mudah-mudahan tahun selanjutnya bisa diikuti keseluruhannya,” urai Ira Marian.

Pelaksana kegiatan juga menargetkan adanya peningkatan jumlah pengunjung menjadi 250 ribu pengunjung , sehingga persentasinya naik dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya mencapai 100 ribu hingga 170 ribu pengunjung.

Kegiatan New PRSU 2016 yang dikemas event organizer Inspirasi Media Communication ditujukan untuk membuat suatu inovasi baru dari PRSU, yang nantinya acara-acara didalamnya diharapkan dapat lebih optimal ketimbang di tahun-tahun sebelumnya.

Sementara Muhammad Ferry Budiman Sumbayak mengatakan, New PRSU 2016 juga menampilkan berbagai potensi dan intelektualitas dari 33 Kabupaten/kota di Sumatera Utara dan berusaha memaksimalkan sajian rekreasi yang terbilang modern yang kekinian.

"Di tahun ini, kita memiliki berbagai kegiatan menarik yang bersifat modern, seperti misalnya ajang North Sumatera Innovation Award, yang merupakan pengapresiasian dari berbagai karya putra-putri Sumatera Utara, khususnya generasi muda. dan juga nantinya kita punya kegiatan menarik lainnya." ujarnya.

New PRSU 2016 ini juga akan menjanjikan berbagai pengalaman seru yang berbeda setiap malamnya dengan hiburan, perlombaan, special event,community day, serta wisata kuliner baik tradisional maupun modern. Dan yang tak kalah menarik adalah hadiah mobil bagi yang berbelanja di area PRSU nantinya.
Untuk tiket masuk sendiri, pihak PRSU membanderol harga Rp15.000 untuk hari senin hingga Kamis dan Rp20.000 untuk Jumat hingga minggu. “Untuk kegiatan sekolah, kita akan permudah . Tiket masuk dibanderol Rp7000,” pungkas Ferry Budiman. (ali)

Meningkatkan Prestasi Pelajar Medan dan Menumbuhkan Budaya Baca

MEDAN (Berita): Medan sebagai kota ter¬be¬sar ketiga di Indonesia menumbuhkan budaya membaca di kalangan pelajar sebagai upaya meningkatkan prestasi. Untuk itu, sekolah-sekolah mulai menerapkan aksi membaca buku selama 15 menit sekali seminggu di halaman sekolah secara bersama-sama Kepala sekolah, guru dan siswa.

"Penerapan aksi membaca itu dikemas semenarik mungkin, sehingga semua orang terlibat. Kami mendorong agar kegiatan membaca ini lebih bervariasi dan dilakukan lebih giat lagi," kata Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs Masrul Badri MPsi pada lokakarya perencanaan buku bacaan berjenjang yang difasilitasi USAID Prioritas di Hotel Grand Kanaya Medan, Selasa (15/3).

Dijelaskannya, menumbuhkan budaya membaca menjadi salah satu program prioritas di Indonesia. Medan juga ikut menggiatkan budaya membaca tersebut di kalangan pelajar. Namun, sebelumnya harus dipahami tidak mungkin seorang anak menjadi pintar kalau tidak memiliki keterampilan membaca. Jika ingin anak-anak terampil membaca, maka harus menumbuhkan budaya membaca terlebih dulu.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Medan, H Iwan Zulhami SH MAP mengatakan, membaca merupakan kunci menuju ilmu pengetahuan. "Siswa perlu didekatkan kepada ilmu pengetahuan dengan cara meningkatkan keterampilan membacanya. Guna mendukung budaya membaca, maka siswa harus bisa mengakses buku dengan mudah," ungkapnya.

Disebutkannya, buku bukan barang yang harus disembunyikan tapi buku harus dibuat dimana-mana. Di setiap sudut harus ada buku yang bisa dibaca. Koordinator Provinsi USAID Prioritas Sumatera Utara, Agus Marwan mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan menjadikan Medan sebagai Kota Literasi.
Pemko Medan harus didukung mempercepat pembudayaan literasi. Sebab hal itu diyakini mampu menghasilkan manusia-manusia unggul guna mendukung Medan sebagai World Class City.

"Medan adalah rumah kita, jadi harus mendukung segala usaha untuk membuat kota ini menjadi lebih baik. Membangun kota berarti harus membangun manusia, budaya dan infrastruktur. Literasi merupakan salah satu aspek penting dalam membangun manusia dan budaya," katanya.

Agus Marwan mengatakan, USAID Prioritas terus mendukung Pemko Medan menyediakan layanan pendidikan berkualitas. Guna mengembangkan literasi, akan menghibahkan sekitar 100 ribu eksemplar buku bacaan berjenjang kepada 166 SD dan MI di Medan.

Diperkirakan lebih dari 14 ribu siswa kelas 1-3 SD/MI bisa menikmati layanan buku tersebut. Saat ini Kemendikbud sedang mengembangkan kabupaten dan kota pilot literasi. Namun baru Surabaya yang secara resmi mendeklarasikan diri sebagai Kota Literasi. "Untuk itu kami siap men¬dukung jika Medan ingin menjadi Kota Literasi," ujarnya. (aje)

Pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) Di Belawan Tidak Merata



MEDAN – Permasalahan penerimaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi warga kurang mampu yang belum merata, mengemuka dalam kegiatan reses anggota DPRD Medan Hj Umi Kalsum di Belawan.

Seperti yang diutarakan sejumlah warga kepada anggota Fraksi PDIP tersebut, bahwa penyaluran KIS dinilai banyak yang kurang tepat sasaran. Warga menilai masih ada tebang pilih dalam penyaluran KIS.

Ada dugaan, penerima KIS merupakan mereka yang memiliki kedekatan dengan pihak yang mendata. "Sebab kami melihat warga berkecukupan ekonomi seperti memiliki mobil turut terdata menerima kartu pelayanan kesehatan tersebut,"ungkap Lina warga Belawan Bahari, di hadapan Umi Kalsum, baru-baru ini.
Tidak hanya soal BPJS, warga juga berharap kepada Umi Kalsum membantu memfasilitasi mereka dalam pengurusan surat tidak mampu di kelurahan, serta surat rekomendasi dari Dinsos.

"Termasuk juga kami mohonkan agar DPRD Medan memperjuangkan kemudahan pembuatan akta kelahiran dan surat nikah yang hilang, ke instansi terkait bagi warga lanjut usia,” kata Neneng, warga Lingkungan III Belawan II.

Pada kesempatan itu, Hj Umi Kalsum menyatakan siap membantu warga dalam pengurusan surat-surat penting itu.

“Nantinya kami akan melakukan pendataan terhadap warga yang akan mengajukan kebutuhan surat penting,"ungkapnya didampingi Kabid Dinsos Zailun SH.

Dia juga menyesalkan tidak adanya kehadiran dari pejabat kecamatan setempat. "Karena melalui reses Pe­merintah setempat dapat menyerap aspirasi yang tengah berkembang di lingkungan warganya. (win)


Anggota Dewan Ini 11 Kali Nikah, Sehari 3 Kali Bercinta

Ilustrasi

Ilustrasi

Martinus Kajot benar-benar pria flamboyan. Pria yang menjabat sebagai Ketua DPRD Bengkayang itu sudah sebelas kali naik pelaminan dengan wanita berbeda.

Sayangnya, semua pernikahan itu selalu kandas di tengah jalan. Hobinya menikah tentu sempat menimbulkan kabar tak sedap. Salah satunya ialah anggapan bahwa Martinus hypersex.

Namun, Martinus langsung membantahnya. "Saya tidak hypersex, normal biasa saja. Sehari saat bersama bisa antara satu sampai tiga kali. Karena kan kami jarang berkumpul tiap hari," ungkap Kajot pada Rakyat Kalbar, Jumat (11/3) kemarin.

Dia mengakui, semua istrinya memiliki pelayanan yang memuaskan di atas ranjang. Karena itu, Martinus heran ketika semua biduk rumah tangganya selalu karam.

"Jika selama ini ada anggapan saya selalu suka cerai dan menikah itu, itu karena mantan istri yang pergi. Bukan karena saya ceraikan," tambah pria 43 tahun tersebut. (rk/jos/jpnn)


Thursday, March 17, 2016

Hilang Akal.! Seorang Oknum Brimob Tega Tembak Kepala Istri

Peristiwa penembakan yang dilakukan anggota Brigade Mobil (Brimob) Desatemen D Polri Brigadir Aris Candra Kuswanto, 31 terhadap istrinya, Ani Fitriani, 28 masih menimbulkan tanda tanya besar.

Warga penasaran, ingin tahu apa yang telah terjadi kepada keluarga itu. Termasuk kedua orang tua Ani, Dayat Hidayat, 48, dan istrinya, Bu Oom, 44. Kebetulan, kediaman pasangan suami istri (pasutri) tersebut berada di samping rumah Aris dan Ani.

Dayat kaget bukan kepalang saat peristiwa itu, dia melihat putrinya dan sang suami terkapar bersimbah darah di depan si buah hati, Fajar Maulana.

“Posisi tubuh Ani ketika itu sedang sujud dengan luka tembak di kening. Sedangkan Aris dalam posisi telentang dengan luka tembak di leher,” ungkap Dayat di kediamannya kemarin (12/3).

Kepada Jawa Pos, Dayat mengaku tidak percaya bahwa rumah tangga putri pertamanya itu berakhir secara tragis. Sebab, selama tujuh tahun Ani berumah tangga dengan Aris, Dayat nyaris tidak pernah melihat pasangan itu bertengkar. Aris, yang bekerja sebagai anggota Brimob, selalu terlihat rukun dengan istri dan kedua anaknya, Tyo Maulana Sandika, 6, dan Fajar, 2. Dia yakin akan hal tersebut.

“Karena posisi rumah bersebelahan. Jadi, kalau ada pertengkaran, pasti terdengar,” ujarnya.
Sama halnya dengan yang dikatakan Rohana, 40, tetangga korban. Menurut Rohana, pasutri itu selalu terlihat harmonis, meskipun Aris jarang sekali pulang. Biasanya, Aris pulang seminggu sekali.

Rohana mengatakan, Ani ramah terhadap warga lain. Setiap hari Ani rajin berkumpul dengan para tetangga. Entah sekadar mengobrol atau membantu warga. Karena itu, dia tidak percaya bahwa Aris berbuat kejam terhadap istrinya. “Selama tujuh tahun, tidak pernah ngelihat berantem. Rukun-rukunaja,” ucap Rohana, yang tinggal tepat di depan rumah korban. 

Kronologis Kejadian Oknum Brimob Tembak Kepala Istri :

1. Brigadir Aris Candra Kuswanto (ACK), 28, dan istrinya Ani Fitriani (AF), 26, menginap di rumah orang tua AF di Kampung Tower, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi.

2. Sekitar pukul 02.00, Sabtu (12/3), terdengar suara letusan tembakan sebanyak dua kali dari ruang tamu yang disusul tangisan histeris anak Brigadir ACK dan AF, Fajar Maulana, 2 tahun.

3. Ayah AF, Dayat Hidayat, yang tinggal tak jauh mengecek ke rumah Brigadir ACK. Dia menemukan pintu depan terkunci dan setelah diketuk berulang kali tak ada jawaban. Sehingga diputuskan mendobrak pintu

4. Saat berada di dalam, Dayat shock melihat putrinya AF sudah tergeletak bersimbah darah sebelah kasur lantai. Sedangkan Brigadir ACK ditemukan telentang di sebelah AF dengan darah menguncur di rahang kiri dan tangan memegang pistol colt. Diduga Brigadir ACK nekat bunuh diri setelah menembak istrinya.

5. Keduanya langsung dibawah ke rumah sakit. AF dipastikan sudah tewas di TKP. Sedangkan Brigadir ACK masih koma.

(ian/bad/c11/kim/flo/jpnn) 

(Sumber: Polda Metro Jaya dan para saksi di TKP)


Warga Tutup Paksa Akses Jalan Perusahaan Pembuat Semen, Fasilitas Umum Dirusak

TUTUP: warga saat menutup akses jalan keluar masuk PT Karsa Prima Permata Nusa (KPPN) menggunakan seng bekas. FADLI SYAHPUTRA/PM
TUTUP: warga saat menutup paksa akses jalan keluar masuk PT Karsa Prima Permata Nusa (KPPN) menggunakan seng bekas. FADLI SYAHPUTRA/PM 
MEDAN – Ratusan warga yang tergabung dari Forum Pembela Islam (FUI) dan Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Bandar Khalifah, menggelar unjukrasa di pabrik pembuatan semen PT Karsa Prima Permata Nusa (KPPN), Jumat (11/3) sore.

Aksi yang dilakukan masyarakat dari dua desa (Desa Bandar Khalifah dan Medan Estate) itu dikarenakan akses jalan umum yang digunakan warga sebelumnya dalam kondisi bagus beraspal mulus, kini menjadi rusak parah akibat dari aktivitas yang dilakukan pihak PT Karsa Prima Permata Nusa.

Meskipun warga sebelumnya sudah meminta pihak yang bersangkutan untuk memperbaiki jalan tersebut, namun hingga kini perusahaan pembuatan semen itu terkesan tutup mata.

Dalam aksi demo yang nyaris menimbulkan ricuh itu, warga meminta kepada pihak Perusahaan untuk segera melakukan perbaikan terhadap akses jalan umum yang rusak akibat aktifitas keluar masuknya truk perusahaan yang bergerak dalam jasa Cor Beton itu.

Selain akses jalan, warga juga meminta agar pihak PT KPPN, memperbaiki saluran pembuangan air (Drainase) yang kini tak berfungsi lagi akibat gumpalan semen cor beton yang berserakan. Kemudian warga meminta agar pihak PT KPPN, tidak lagi mengoperasikan/menggunakan truk Mixer angkutan cor beton untuk melintas keluar masuk perusahaan itu sesuai dengan kapasitas jalan jika jalan akan diperbaiki.
Dua jam berunjukrasa tak direspon PT KPPN, ratusan pengunjukrasa akhirnya menutup akses jalan keluar masuknya truk mixer menggunakan seng bekas.

"Dulu Jalan Pasar V ini kondisinya sangat bagus dan beraspal. Tapi sekarang setelah berdirinya pabrik semen itu jalanan yang bersumber dari rakyak itu rusak parah," ujar Ayub, seorang pengunjukrasa.
"Namun kenyataannya hingga kini pihak PT KPPN tidak juga memenuhi permintaan masyarakat untuk memperbaiki Jalan Pasar V," terang Ayub selaku ketua koordinator.

Sementara itu, Ketua Laskar Front Umat Islam Sumatera Utara, Ustadz Indra Suheri, saat mengumandangkan orasinya di depan pintu masuk PT KPPN, menyampaikan keberatan dan tuntutan warga dari dua desa itu yang telah disepakati bersama dari unsur masyarakat, pemuka masyarakat dan tokoh agama yang sudah dirapatinya dalam pertemuan yang dilakukan di Masjid Darul Haq, pertengahan Februari lalu.

“Kami dengan terpaksa harus melakukan pemortalan akses jalan agar aktivitas truk milik PT yang keluar masuk, tidak dapat beroperasi sebelum adanya perbaikan. Di samping itu, kami akan memberikan waktu 3×24 jam terhadap pihak PT untuk bisa mengambil keputusan. Jika tidak, kami akan datang kembali dengan massa yang lebih banyak,” katanya.

Habis memasang portal jalan, ratusan pengunjukrasa itu pun membubarkan diri dengan tertib dibawah pengawalan personel kepolisian dari Mapolsek Percut Seituan.

(cr-8/fit)

Poldasu Jemput Ketua KNPI Sumut Masuk Ke Sel Tahanan

Ketua KNPI Sumut, Dodi Sutanto (baju biru) dan pengacaranya Hadiningtyas saat berada di Poldasu.
Ketua KNPI Sumut, Dodi Sutanto (baju biru) dan pengacaranya Hadiningtyas saat berada di Poldasu.
 
MEDAN – Setelah pemeriksaan secara intensif, penyidik Subdit II/Ciber Crime Ditreskrimsus Poldasu akhirnya menjebloskan Ketua KNPI Sumut, Dodi Sutanto (34), warga Jalan Sei Bahmendaria, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, ke penjara. Dodi ditahan terkait kasus pencemaran nama baik H Anif, Jumat (11/3) sore.


Direskrimsus Poldasu Kombes Ahmad Haydar melalui Kasubdit II/Cyber Crime AKBP Yemmi Mandagi mengatakan, penahanan dilakukan pasca pihaknya memeriksa Dodi untuk kedua kalinya dengan status sebagai tersangka. Dalam pemeriksaan, tersangka didampingi kuasa hukumnya, Hadiningtyas dan Afrizal Hamidi Kusuma.

Alasan penahanan sudah kuat dan memenuhi alat bukti, yakni akun facebook milik Dodi yang sudah diprint-out penyidik dan ada juga copy berita yang diserahkan pelapor, diperkuat dengan keterangan saksi-saksi. “Tersangka kita tahan,”terangnya. Dijelaskannya, berita menyangkut H Anif diperoleh Dodi dari salah satu media online di Medan. Kemudian diposting oleh yang bersangkutan.

Hal itu diakui Dodi dalam pemeriksaan. Namun, Dodi mengaku tidak ingat lagi melalui apa dia share ke yang lain, apakah melalui handphone-nya atau melalui laptop. “Kita sudah gelar perkara,’tandasnya. Lanjutnya, penetapan status tersangka terhadap Ketua KNPI Sumut itu tidaklah mudah tetapi melalui proses hukum, seperti melakukan gelar perkara yang menyertakan Wassidik, Bidkum dan lain-lain.

"Artinya, kami siap mempertanggung jawabkan penerapan status tersangka kepada Dodi. Dalam kasus ini, Dodi dipersalahkan melanggar Undang-undang (UU) Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE), Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1 UU No. 11 Tahun 2008 dengan ancaman di atas 5 tahun. Tersangka resmi ditahan,”pungkas perwira dua melati emas di pundaknya itu.

Terpisah, Hadiningtyas SH selaku ketua tim pengacara tersangka mengatakan, pihaknya akan mempraperadilan Kapoldasu Cq Dirreskrimsus Poldasu atas status tersangka yang diterapkan kepada kliennya. Penetapan status tersangka terhadap klien kami sangat prematur dan terkesan dipaksakan. Kita akan lakukan langkah hukum juga,’ucapnya. Dikatakannnya, alasan memprapidkan Poldasu karena ada beberapa faktor antara lain, melanggar Pasal 72 KUHPidana (delik aduan absolut ) diperkuat Surat Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.50 tahun 2008 yang menyebutkan pengadu tidak dapat diwakilkan.

Dalam kasus ini, pelapor diwakilkan kuasa hukumnya H Sandri Alamsyah Harahap SH sebagai kuasa hukum H Anif, sesuai No.LP/1317/XI/2015/SPKT III tanggal 3 Nopember 2015. "Kemudian, alat bukti yang dimiliki penyidik sangat kurang yaitu hanya print out posting. Padahal, akun klien kami jelas-jelas dihack atau dibobol orang lain dan bukti itu sudah kami sampaikan kepada penyidik pada pemeriksaan terdahulu sebagai saksi. Penetapan tersangka sangat prematur,”pungkasnya.

(gib/deo)

2 Bandar Besar Setir Sabu Ke Dalam Rutan Kabanjahe


Bastanta Sembiring yang ditangkap di rumah ES di Jalan Perumahan Rakyat Kecamatan Kabanjahe.
Bastanta Nari Sinarta Sembiring Meliala yang ditangkap petugas gabungan saat dilakukan penggerebekan di rumah BD sabu berinisial ES di kawasan Perumahan Rakyat, Gang Aditia, Lingkungan VI, Kelurahan Gung Negri, Kecamatan Kabanjahe, Senin 20 April 2015 lalu.

KARO – Cerita soal maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II-B Kabanjahe, terus berlanjut. Informasi mencuat, dua orang bandar (BD) besar di Tanah Karo disebut menyetir peredaran sabu di sana.

Keterangan yang dihimpun POSMETRO MEDAN dari salah seorang warga berinisial WS di sekitar Rutan Kabanjahe menyebutkan, kedua BD tersebut bukanlah wajah baru dalam praktek peredaran sabu-sabu di Karo, khususnya Kota Kabanjahe. Ia menyebut, kedua bandar itu berinisial ES dan TS. "Kedua BD ini bukan orang baru. Rata-rata orang sudah kenal. Kalau ES, rumahnya sudah pernah digerebek aparat gabungan. Kalau TS, dia mantan napi. Baru-baru ini dia sudah bebas. Waktu dia masih berstatus tahanan, dia juga 'pemainnya' di dalam Rutan ini," beber WS kepada kru koran ini, Jumat (11/3).

Dibeberkan WS, untuk menjalankan bisnis itu, kedua BD ini tentunya punya akses dan anak main di dalam Rutan Kabanjahe. "Kalau sama petugas Rutan sudah aman, anak mainnya tinggal nyebar saja. Setiap barang yang masuk sudah ada posnya. Soalnya sabu ini kan laris manis di dalam Rutan," kata WS. Ia menuding, komentar Kepala Rutan Kabanjahe, Kriston Napitupulu di media massa hanya isapan jempol belaka. Ia menilai, Kriston Napitupulu telah melakukan pembiaran terhadap maraknya peredaran sabu di Rutan Kabanjahe.

"Peredaran sabu di Rutan Kabanjahe bukan lagi cerita baru dek. Komentar Kepala Rutan sama kalian (wartawan) cuma upaya untuk cuci tangan saja. Kalau nggak percaya, kalian bisa berkunjung ke dalam. Coba aja sama para tahanan disana. Makanya banyak tahanan yang sudah bebas, tapi tidak ada perubahan," ujar WS. Kepala Rutan Kabanjahe, Kriston Napitupulu saat dihubungi melalui selulernya terkait peredaran sabu yang disetir kedua BD tersebut, terkesan salah tingkah. Ia malah meminta wartawan untuk memberikan informasi sedetail mungkin terhadap keberadaan kedua BD itu.

"Siapa kedua BD itu lae? Oh iya sorry, aku kenal sama TS itu. Dia mantan tahanan di sini. Dia baru saja bebas. Tapi tolonglah kasi info sedetail mungkin terkait peran mereka berdua. Kapan orang itu main dan siapa anak mainnya di dalam Rutan ini. Kalau memang benar, biar kita sikat," dalihnya. Sebelumnya, personil gabungan dari Polres Karo dan TNI menggerebek rumah yang merupakan markas BD sabu ES di kawasan Perumahan Rakyat, Gang Aditia, Lingkungan VI, Kelurahan Gung Negri, Kecamatan Kabanjahe, Senin 20 April 2015 lalu. Saat itu, petugas gagal meringkus ES di kediamannya. Petugas hanya mengamankan seorang pria bernama Bastanta Nari Sinarta Sembiring Meliala dan seorang wanita bernama Sari yang mengaku sebagai istri ES.

Dari hasil penggerebekan saat itu, aparat menemukan sabu-sabu seberat 1,4 ons yang disimpan di dalam dompet kain warna merah. Selain itu, juga ditemukan 1 gulung aluminium foil, timbangan elektrik, dompet warna coklat, 16 unit HP, mancis, camera pocket, pipa kaca berisi sabu-sabu dan uang tunai sebesar Rp 30.567.000 yang diduga hasil penjualan sabu-sabu. Sedangkan TS merupakan mantan narapidana di Rutan Kabanjahe. Ia ditahan setelah tertangkap tangan atas kepemilikan sabu-sabu. Meski telah ditahan, TS disebut-sebut tetap menjalankan bisnis haramnya tersebut di dalam Rutan Kabanjahe.


PT.Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Jakarta - Silangit

 
Tampak bagian dari pesawat terbaru Garuda Indonesia, Airbus A330-300, yang diresmikan di Hangar 4 GMF-Aeroasia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (1/2/2016).
 JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk akan membuka rute penerbangan dari bandara internasional Soekarno Hatta, Jakarta, menuju bandara Silangit, Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Maskapai penerbangan pelat merah itu baru saja menyepakati kerja sama dengan PT Angkasa Pura II untuk bisa memulai penerbangan perdana ke rute tersebut pada 22 maret 2016. Garuda berharap, melalui pengembangan rute tersebut bisa meningkatkan pertumbuhan pariwisata di kawasan Danau Toba.

"Pembukaan rute Jakarta-Silangit PP merupakan bagian dari pengembangan jaringan yang terus kami laksanakan, khususnya di wilayah barat Indonesia," ujar Arif Wibowo, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk,Rabu (16/3).

Apalagi, sejak akhir 2013, Garuda tengah menggalakkan program Explore dan Explore Jet agar bisa menjangkau wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan landasan.

Bermodalkan pesawat jenis ATR 72-600 dan Bombardier CRJ 1000 NextGen, menurutnya perusahaan memang terus berusaha untk memngembangkan jaringan penerbangan pasar domestik ke pusat pertumbuhan ekonomi baru.


Editor: Sofyan Akbar 

1.000 Personil Gabungan Tertibkan Para Pedagang Jln.Sutomo

PERTAHANKAN: Salah seorang pedagang saat mempertahankan tiang lapak jualannya dari penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Medan beberapa waktu lalu.  TRIADI/SMG
PERTAHANKAN: Salah seorang pedagang saat mempertahankan tiang lapak jualannya dari penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Medan beberapa waktu lalu.
TRIADI/SMG

MEDAN–Pemko Medan, dalam waktu dekat ini akan segera menurunkan 1000 personel gabungan untuk menertibkan pedagang Jalan Sutomo, Medan. Itu dilakukan untuk menepati janji pemerintah kepada ratusan pedagang Pasar Induk, Kel. Laucih, yang menggelar unjukrasa beberapa waktu lalu.

Hal itu terungkap dalam rapat yang digelar di Pemko Medan, Jumat (11/3) siang, dipimpin Wakil Walikota Medan, Akhyar. Orang nomor dua di Pemko Medan itu mengatakan, Jalan Sutomo dan sekitarnya harus bersih dari pedagang kaki lima. Untuk itu, seluruh pedagang informal yang menggelar lapak di sana harus ditertibkan.

Dalam rapat tersebut Pemko Medan melibatkan perwakilan dari Polresta Medan, Dandim 0201/BS dan Denpom I/5 Medan. Dibahas sejumlah strategi yang akan dilakukan, sehingga hasil penertiban lebih maksimal guna mengembalikan Jalan Sutomo dan sekitarnya menjadi fasilitas umum.

"Jadi, dasar penertiban yang kita lakukan ini bukan karena demo yang dilakukan para pedagang Pasar Induk kemarin. Penertiban ini semata-mata dilakukan untuk penegakan perda. Di samping itu, kita ingin mengamankan aset daerah (Jalan Sutomo dan sekitarnya) dan mengembalikan fungsinya sebagai fasilitas umum," kata Akhyar.

Ditegaskan, penertiban yang dilakukan ini harus berhasil, tidak boleh gagal seperti beberapa kali penertiban yang dilakukan sebelumnya. Usai ditertibkan, kawasan tersebut akan dilakukan penataan, baik infrastruktur jalan, drainase yang tersumbat serta membuat sejumlah taman sehingga warga sekitar merasa lebih aman dan nyaman, termasuk pemasangan lampu jalan sehingga Jalan Sutomo dan sekitarnya terang benderang.

Agar penertiban ini tidak gagal lagi, Akhyar pun minta strategi dirubah. Meski demikian dalam melakukan operasi nanti, mantan anggota DPRD Medan itu menekankan untuk meminimalisir ekses dari penertiban namun hasil yang diperoleh maksimal. Di samping penertiban dilakukan terbuka, artinya seluruh personel yang ikut penertiban menggunakan pakaian dinas.

Selanjutnya saat Akhyar mengevaluasi kekuatan personel yang diturunkan lebih 1.000 personel yang akan mensterilkan kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya dari pedagang kaki lima. Perinciannya, 300 personel Satpol PP, 150 petugas Dinas Perhubungan, 50 petugas PD Pasar serta ditambah lagi dengan 500 orang kepala lingkungan.

"Jumlah ini akan bertambah lagi, sebab pada saat melakukan penertiban nanti kita akan didukung tambahan personel dari Polresta Medan, Kodim 0201/BS serta Denpom I/5 Medan. Sedangkan yang memimpin penertiban adalah Kasatpol PP Kota Medan. Dengan kebersamaan dan dukungan ini, insya Allah penertiban yang dilakukan ini berhasil," ungkapnya.

Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan, menyatakan seluruh personelnya untuk melakukan penertiban sudah siap. Ditambah lagi dengan dukungan personel dari Polresta Medan, Kodim 0201/BS dan Denpom I/5 Medan, Sofyan optimis penertiban kali ini maksimal. Dengan kekuatan lebih dari 1.000 personel setiap harinya, kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya diyakininya akan bersih dari pedagang kaki lima.

Di samping dukungan personel, Sofyan juga minta bantuan dinas terkait Dinas Kebersihan, Dinas Bina Marga dan Dinas Pertamanan untuk menurukan peralatan seperti truk guna mendukung efektifitas dan kelancaran penertiban. "Keberadaan truk diperlukan untuk mengangkut dagangan para pedagang yang ditertibkan nanti," jelas Sofyan.

(bud/win/fit)


Anda Perokok Wajib Baca Ini, Kaki Terpaksa Diamputasi Gara-gara Kebanyakan Merokok


Cecep Sopandi warga Kampung Cigombong RT01/09, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, terbaring lemas akibat mengidap penyakit buerger deseases. FOTO: FARHAAN M RIDWAN/RADAR CIANJUR


Cecep Sopandi warga Kampung Cigombong RT01/09, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, terbaring lemas akibat mengidap penyakit buerger deseases. FOTO: FARHAAN M RIDWAN/RADAR CIANJUR

Penyakit Buerger Deseases menjadi momok bagi para pecandu rokok. Penyakit yang satu ini ditemukan pada pria dengan usia antara 20 dan 40 tahun yang juga merupakan perokok berat. Ironisnya sampai saat ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit yang langka ini.

Cecep Sopandi (31) warga Kampung Cigombong RT01/09, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Cianjur, hanya tergeletak tak berdaya seraya menahan sakit yang dideritanya.

Berawal dari kebiasaanya merokok, pria ini terpaksa harus menderita penyakit Buerger Deseases. Agar penyakitnya tak menyebar, ia terpaksa harus diamputasi. Tanda-tanda penyakit ini bisa diawali dengan adanya ulkus pada jari-jari tangan atau jari-jari kaki yang disertai dengan perasaan nyeri pada tangan dan kaki.

Ini terjadi akibat dari peradangan arteri-arteri dan vena pada lengan dan tungkai yang menyebabkan pembengkakan pembuluh-pembuluh darah.

"Sudah berbulan-bulan kaki saya mengalami nyeri yang berkepanjangan. Awalnya dari kebiasaan saya banyak merokok, kini kaki saya harus diamputasi," aku Cecep.

Demi mencegah penyebaran kerusakan jaringan akibat kondisi medis ke bagian anggota gerak lainnya, ia terpaksa harus diamputasi.
"Kalau kata dokter akibat nikotin dalam rokok sehingga mengakibatkan suplai pembuluh-pembuluh darah terhenti," jelasnya.
Meskipun keterbatasan dana, ia memaksakan diri berobat daripada penyakit yang dideritanya ini, mebuat ia tersiksa seumur hidup.
"Saya menyesal menjadi pecandu rokok. Memang penyesalan itu selalu datang diakhir, dan menjadi pembelajaran bagi para perokok lainnya," harapnya.

(radar cianjur/fhn/sdf)

Regional

    MEDAN :


    BINJAI :


    ACEH :


    LANGKAT :

Delik

    NASIONAL :


    INTERNATIONAL :

Tajuk

    RELIGI :


    PENDIDIKAN :


    EKONOMI :


    HUKUM :

From Twitter

Archive

Powered by Blogger.
Klik dan Isi Surveynya..!!

×

Subcribe

Sign up and receive for eNews & Updates post direct to your email.
download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday download free blogger template everyday

My Video